BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Wenger Masih Patah Hati dengan Performa Arsenal di Final Liga Europa

02-06-2019 13:03 | Yaumil Azis

Pemain Arsenal lesu setelah ditaklukkan Chelsea di final Liga Europa 2018/19. (c) AP Photo Pemain Arsenal lesu setelah ditaklukkan Chelsea di final Liga Europa 2018/19. (c) AP Photo

Bola.net - Salah satu sosok yang kecewa dengan performa Arsenal pada final Liga Europa hari Kamis (30/5) kemarin masih membuat sang mantan pelatih, Arsene Wenger, kecewa berat. Terutama jika melihat penampilan anak asuh Unai Emery itu di babak kedua.

Arsenal sempat menahan imbang sang lawan, Chelsea, pada babak pertama dalam laga yang berlangsung di Baku Olympic Stadium tersebut. Namun mimpi buruknya tiba saat babak kedua dimulai oleh gol cepat Olivier Giroud.

Dengan cepat, The Gunners tertinggal 0-3 setelah Pedro dan Eden Hazard membobol gawang Petr Cech. Arsenal sempat menunjukkan perlawanan melalui gol Alex Iwobi, namun golk kedua Hazard membuat daya juang Arsenal runtuh seketika.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Kekecewaan Wenger

Bencana Arsenal di babak kedua itu menjadi sorotan di mata Arsene Wenger. Pria asal Prancis yang pernah menukangi The Gunners selama 22 tahun itu tak bisa menerima penampilan Pierre-Emerick Aubameyang dkk.

"Saya merasa di babak pertama kami masih cukup baik, tapi begitu Chelsea mencetak gol pertama, kami benar-benar runtuh," tutur Wenger kepada beIN Sports.

Di babak kedua, kami benar-benar menghilang. Itu adalah malam yang menyedihkan," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Saran Wenger

Trofi Liga Europa adalah satu-satunya peluang Arsenal untuk mendapatkan tiket ke Liga Champions musim depan. Seperti yang diketahui, mereka hanya mampu bertengger di peringkat lima klasemen akhir Premier League musim ini.

Untuk kompetisi berikutnya, Wenger menyarankan Emery untuk tidak sepenuhnya berfokus pada Liga Europa saja. Ia berharap pelatih asal Spanyol itu cerdas dalam merotasi tim dan mengutamakan Premier League agar bisa finis di empat besar.

"Premier League sangatlah sulit, hingga perempat final [Liga Europa] tim bermain dengan pemain yang tidak tampil di Premier League," tandasnya.

KOMENTAR

PSSI Siapkan Legenda Sepak Bola Belanda Jadi Pelatih Timnas