Sembari Menangis, Jose Mourinho Mengikrarkan Janji: Saya Bertahan di AS Roma!

Yaumil Azis | 26 Mei 2022, 06:01
Jose Mourinho menyeka mata usai membantu AS Roma meraih gelar UEFA Conference League pada hari Kamis (26/5/2022). (c) AP Photo
Jose Mourinho menyeka mata usai membantu AS Roma meraih gelar UEFA Conference League pada hari Kamis (26/5/2022). (c) AP Photo

Bola.net - Jose Mourinho tidak segan meluapkan emosinya saat menemui awak media usai membantu AS Roma memenangkan kompetisi UEFA Conference League. Tenggelam dalam rasa haru, pelatih asal Portugal itu menyatakan kesetiannya kepada Giallorossi.


Roma menjalani laga final UEFA Conference League yang digelar di Air Albania Stadium, Kamis (26/5/2022) dini hari WIB. Mereka dipertemukan dengan wakil Belanda, Feyenoord, yang mampu memberikan perlawanan sengit.

Mulanya, Roma tampak lebih dominan ketimbang Feyenoord. Mereka pun berhasil mendapatkan gol melalui aksi Nicolo Zaniolo pada menit ke-32. Ketika gol tercipta, Mourinho seperti tidak senang dan tetap pada ekspresi wajah mengerutnya.

Ia bahkan melarang para pemain dan stafnya di bangku cadangan melakukan selebrasi. Namun ketika Roma berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 sampai peluit panjang berbunyi, Mourinho jadi pertama yang berselebrasi.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Ikrar Kesetiaan Jose Mourinho

Mourinho menunjukkan gestur angka lima ketika melakukan selebrasi. Ini menandakan keberhasilannya memenangkan lima laga final kompetisi Eropa yang di mana dirinya terlibat. Rekor yang jelas patut dibanggakan olehnya.

'The Special One' sampai tak bisa menahan rasa harunya setelah membantu Roma keluar sebagai juara. Dalam tangis, Mourinho mengikrarkan janji setianya kepada Giallorossi.

"Sekarang saya bertahan, tidak ada keraguan. Meskipun ada beberapa rumor yang bermunculan, saya hanya ingin tetap di Roma," ujar Mourinho kepada Sky Sport Italia usai laga.

"Kami harus memahami apa yang pemilik, yang merupakan sosok fantastis, inginkan musim depan, sebab ini sejarah, tapi kami bisa membangun proyek yang sangat kuat dengan sosok profesional dan jujur. Kami harus duduk dan memahami apa rencana musim depan," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Kesuksesan yang Spesial

Dengan ini, Mourinho menjadi pelatih pertama yang berhasil memenangkan semua pentas Eropa mulai dari Liga Champions, Liga Europa, hingga UEFA Conference League. Prestasi yang membanggakan itu didapatkan bersama klub-klub berbeda.

"Hal yang hebat soal karier saya adalah, selain Liga Europa bersama Manchester United, melakukannya dengan Porto, Inter dan Roma rasanya sangat, sangat spesial," tambahnya.

"Menang adalah satu hal saat semua orang mengharapkannya, ketika anda melakukan investasi untuk menang, tetapi menang adalah hal lain ketika sesuatu bisa menjadi tetap abaid, rasanya sangat istimewa."

"Saya memikirkan diri sendiri, tentu saja, tapi di atas semuanya ada fans Roma yang bisa merayakan malam ini, menikmati dan mengingat malam ini selamanya," pungkasnya.

(Sky Sport Italia)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR