BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Menerka Penyebab Kekalahan AC Milan, Karena Starting XI Pilihan Stefano Pioli?

06-11-2020 07:26 | Yaumil Azis

Bintang Lille, Yusuf Yazici merayakan gol ke gawang AC Milan, Jumat (6/11/2020) (c) AP Photo Bintang Lille, Yusuf Yazici merayakan gol ke gawang AC Milan, Jumat (6/11/2020) (c) AP Photo

Bola.net - Secara mengejutkan, AC Milan menelan kekalahan saat bertemu Lille dalam matchday ke-3 fase grup Liga Europa, Jumat (6/11/2020). Kalahnya pun tidak elok, dengan skor telak 0-3.

Ketiga gol yang tercipta dicetak oleh seorang pemain saja, Yusuf Yazici. Pemain berusia 23 tahun tersebut memulai rangkaian hat-tricknya pada menit ke-21 dari titik putih, disusul dua golnya di menit ke-55 dan 58.

Kekalahan Milan cukup mengejutkan, sebab Milan di atas kertas punya materi pemain yang lebih baik dari Lille. Sebagai informasi, ini adalah kekalahan pertama Milan sejak bulan Maret lalu.

Bahkan klub besar seperti Inter Milan, AS Roma, hingga Juventus sekalipun selalu gagal menumbangkan AC Milan. Lantas, apakah penyebab kekalahan Rossoneri pada laga kali ini?

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Karena Pemilihan Starting XI?

Sang pelatih, Stefano Pioli, menegaskan kalau sikap para pemain bukan penyebab kekalahan AC Milan. Ia mengatakan kalau Zlatan Ibrahimovic dkk tidak meremehkan siapapun lawannya termasuk Lille.

Ada yang beranggapan bahwa keputusan Pioli merotasi starting XI punya andil dalam hasil buruk itu. Seperti yang diketahui, Rossoneri tidak memainkan sejumlah pemain kunci seperti Hakan Calhanoglu dan Rafael Leao.

"Saya pikir ini adalah starting XI terbaik untuk keadaan ini, seimbang dan kompetitif," ujarnya dalam konferensi pers pasca pertandingan kepada Sky Sport Italia.

Pioli juga berkata kalau anak asuhnya tampil apik di babak pertama. "Namun pergerakan dan penyelesaian akhir kami di sepertiga akhir tidak berada pada level yang biasanya," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Efektivitas dalam Menciptakan Peluang

Pioli merujuk kepada efektivitas para pemainnya dalam menciptakan peluang. Menurutnya, masalah seperti ini bisa membahayakan tim saat sedang berhadapan dengan lawan yang kuat dalam melakukan serangan balik.

"Kami melawan tim yang kuat dan membuat diri sendiri kesulitan. Kami tidak memulai pertandingan dengan buruk, namun saya rasa kami bisa lebih berbahaya saat menyerang dan kami tidak menciptakan banyak peluang," tambahnya.

"Dengan tim yang kuat dalam serangan balik, begitu kami tertinggal, terciptanya ruang jadi tak bisa terhindarkan dan kami jadi terjebak dalam rencana mereka," tutup Pioli.

Pioli harus segera menemukan solusi atas permasalahan ini. Sebab, pada hari Senin (9/11/2020) nanti, Milan bakalan kembali berlaga di pentas Serie A dengan Hellas Verona sebagai lawannya.

(Football Italia)

KOMENTAR