BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

5 Pelajaran Laga Arsenal vs Dundalk: Lulusan Hale End Kembali Berbicara

30-10-2020 09:06 | Yaumil Azis

Joe Willock (c) AP Photo Joe Willock (c) AP Photo

Bola.net - Kemenangan yang didapatkan Arsenal saat bertemu Dundalk dalam laga fase grup Liga Europa, Jumat (30/10/2020) dinihari tadi bukan sebuah hal yang mengejutkan. Sebab, klub asuhan Mikel Arteta itu punya materi yang di atas kertas lebih baik.

Bermain di Emirates Stadium, the Gunners menghujam jala gawang Dundalk tiga kali tanpa balas. Ketiga golnya pada laga tersebut dicetak secara bergantian oleh Eddie Nketiah, Joe Willock dan Nicolas Pepe.

Hasil ini mengantarkan Arsenal ke puncak klasemen Grup B dengan koleksi enam poin. Sayangnya, mereka tidak mampu membuat jarak dengan Molde yang juga meraih kemenangan atas Rapid Vienna 1-0.

Pertandingan kali ini menyajikan 5 pelajaran untuk diketahui oleh Bolaneters sekalian. Informasi yang lebih lengkap bisa disimak dengan melakukan scroll ke bawah.

1 dari 5 halaman

Penampilan Cemerlang dari Kiper Debutan

Arteta membuat kejutan kecil dengan mencadangkan Bernd Leno dalam pertandingan kali ini. Sebagai gantinya, pria asal Spanyol itu menempatkan Alex Runarsson sebagai pengawal gawang the Gunners di pertandingan kali ini.

Penampilannya cukup impresif. Ia menghentikan sejumlah peluang emas yang bisa diciptakan oleh barisan penyerang Dundalk. Alhasil, pertandingan ditutup dengan catatan clean sheet darinya.

Performa Runarsson seolah menjadi kabar baik buat Arteta. Pasalnya, ia kehilangan sosok penjaga gawang berkualitas sebagai deputi Leno baru-baru ini karena Emiliano Martinez memilih hengkang ke Aston Villa beberapa bulan yang lalu.

2 dari 5 halaman

Dundalk Butuh Dewi Fortuna

Penampilan Dundalk sejauh ini sebenarnya tidak bisa dikatakan buruk. Mereka mampu membuat Arsenal cukup kerepotan selama 40 menit sebelum Eddie Nketiah sukses memecah kebuntuan timnya.

Hal serupa juga terjadi saat Dundalk berhadapan dengan Molde di pertandingan sebelumnya. Sempat unggul selama satu jam lamanya, mereka harus menutup pertandingan dengan kekalahan 1-2 atas klub asal Denmark tersebut.

Dundalk telah menelan kekalahan dalam dua pertandingan. Buruknya lagi, mereka tidak bisa menggunakan markasnya sendiri. Dalam situasi ini, Dundalk membutuhkan sosok Dewi Fortuna agar bisa lolos ke babak berikutnya.

3 dari 5 halaman

Lulusan Hale End Kembali Berbicara

Sudah bukan rahasia lagi kalau Arsenal memiliki tradisi sebagai pencetak talenta-talenta berbakat. Pada laga kali ini, jebolan akademi Hale End milik mereka menunjukkan aksi yang memukau.

Nketiah dan Willock merupakan dua dari sekian banyak jebolan Hale End yang bermain untuk tim inti Arsenal. Tak Reiss Nelson yang juga tampil tak kalah gemilangnya dengan kedua rekannya tersebut.

Arsenal juga memperkenalkan jebolan Hale End terbaru di laga kali ini. Folarin Balogun, penyerang berusia 19 tahun, menjadi pemain ke-876 yang pernah mengenakan serta bermain untuk tim inti dalam sejarah panjang Arsenal.

4 dari 5 halaman

Nicolas Pepe yang Panas Dingin

Nicolas Pepe patut berbangga karena menjadi salah satu pemain kunci dalam kemenangan Arsenal atas Dundalk. Namun ia juga harus sadar bahwa performanya pada babak pertama jauh di bawah standar.

Menurut catatan dari Squawka, Pepe kehilangan bola sebanyak 15 kali di babak pertama. Lebih banyak lima kali daripada pemain lainnya yang turut berpartisipasi di periode tersebut. Jelas, itu bukan torehan yang apik.

Meskipun demikian, ia tetap mampu menghiasi pertandingan kali ini dengan momen yang menakjubkan. Beberapa menit di awal babak kedua, ia melepaskan tembakan melengkung menggunakan kaki kanan menuju sudut gawang Dundalk.

Tentu ada satu sisi positif yang bisa diterima dari performa Pepe. Ini seolah membuktikan bahwa meskipun penggawa utama the Gunners sedang tampil buruk, mereka mampu memberikan hasil yang maksimal buat tim.

5 dari 5 halaman

Perkembangan Lini Depan Arsenal

Pada laga sebelumnya, melawan Leicester City di Premier League, performa lini depan Arsenal cukup mengkhawatirkan. Namun kekhawatiran itu sirna setelah mereka melepaskan total 16 tembakan hanya pada babak pertama saja.

Itu adalah catatan terbanyak yang pernah dibukukan the Gunners sejak masa kepemimpinan Arsene Wenger. Hanya kurang sedikit dari catatan terbaiknya yang dibukukan pada tahun 2017 lalu melawan Everton, 17 tembakan.

Perlu dicatat juga kalau Arsenal tidak memainkan bomber andalannya di babak pertama. Penyerang andalan, Pierre-Emerick Aubameyang hanya duduk di bangku cadangan selama 90 menit sementara Willian baru bermain di babak kedua.

(Sportskeeda)

KOMENTAR