Timnas Indonesia vs Timor Leste: Tetap Tajam Tanpa Egy dan Witan?

Gia Yuda Pradana | 20 Januari 2022, 11:09
Pemain Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri dan Irfan Jaya (c) AP Photo
Pemain Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri dan Irfan Jaya (c) AP Photo

Bola.net - Timnas Indonesia bakal menghadapi Timor Leste di Bali pada FIFA Matchday akhir Januari 2022. 'Perang Saudara' ini bakal digelar dua kali di Pulau Dewata.


Dua laga melawan Timor Leste bakal dimainkan Timnas Indonesia pada 24 dan 27 Januari 2022. Lokasinya adalah Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman tak masuk dalam daftar 27 pemain Timnas Indonesia yang dipanggil oleh Shin Tae-yong. Skuadnya kali ini hampir full lokal.

Kecuali Elkan Baggott, skuad Timnas Indonesia murni berkekuatan pemain lokal. Shin Tae-yong tidak melibatkan sejumlah pesepak bola di luar negeri, seperti Egy Maulana Vikri, Asnawi Mangkualam, hingga Witan Suleman.

"Untuk FIFA Matchday nanti, saya tidak akan memanggil pemain dari luar negeri, melainkan memanggil pemain dari BRI Liga 1 dan dalam negeri," kata Shin Tae-yong beberapa waktu lalu.

Pernyataan Shin Tae-yong cukup jelas dan tegas, sehingga tidak dipanggilnya Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri tidak perlu dipertanyakan. Tapi hal itu menyisakan lubang di lini depan.

Selain Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri yang berposisi sebagai winger, Ezra Walian dan Kushedya Hari Yudo juga tidak dibawa. Adapun sebagai gantinya, ada Muhammad Rafli dan Ronaldo Kwateh di lini serang Timnas Indonesia.

Apakah Timnas Indonesia masih akan tetap tajam? Bagaimana kira-kira kans Skuad Garuda untuk mencetak gol?

1 dari 2 halaman

Nuansa Baru dari Ronaldo Kwateh

BRI Liga 1: Pemain Madura United, Ronaldo Joybera Kwateh (nomor 77) (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Ronaldo Kwateh merupakan satu dari lima pemain 'baru' di Timnas Indonesia. Empat lainnya adalah Achmad Figo (Arema FC), Sani Rizki (Bhayangkara FC), Terens Puhiri (Borneo FC), dan Marselino Ferdinan (Persebaya).

Pemain bernama lengkap Ronaldo Joybera Kwateh ini merupakan wonderkid yang turut bersinar bersama Marselino Ferdinan sepanjang BRI Liga 1 2021/2022. Ia mencatatkan rekor debutan termuda, yakni 16 tahun, 10 bulan, dan 15 hari.

Sebelumnya, ia sudah menunjukkan kebintangannya bersama Timnas Indonesia U-18. Pemanggilannya ke Timnas Indonesia senior tidak mengherankan, namun menarik untuk menanti persaingannya dengan striker 'senior' lainnya.

Shin Tae-yong juga masih mempertahankan Hanis Saghara, penyerang Timnas Indonesia di Piala AFF.

Keputusan Shin Tae-yong yang setia dengan Dedik cukup menarik perhatian. Soalnya, penyerang berusia 27 tahun itu terbilang bermain mengecewakan di Piala AFF.

Yang jelas, perbedaan gaya bermain Ronaldo Kwateh bakal sangat ditunggu.

2 dari 2 halaman

Maksimalkan Lini Tengah

Pemain Persebaya Surabaya, Marselino Ferdinan. (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Berkat Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman, ditambah peran nyata Ricky Kambuaya dan Irfan Jaya, lini tengah Timnas Indonesia jadi senjata utama.

Namun kini, ketiadaan Egy dan Witan menuntut sektor gelandang Timnas Indonesia bekerja lebih ekstra. Pemain-pemain yang diharuskan menggantikan peran keduanya adalah Sani Rizki, Marselino Ferdinan, dan Terens Puhiri.

Khusus Marselino, pemanggilannya memang dianggap layak dan dilakukan pada momen yang pas. Bersama Persebaya Surabaya, pemain yang pernah masuk daftar wonderkid paling prospektif versi media Inggris itu seperti paket komplet.

Visi bermainnya bak perpaduan antara Evan Dimas dan Ricky Kambuaya. Skill-nya pun tak kalah dengan Witan.

Kali ini pun, sepertinya Shin Tae-yong bakal kembali mengandalkan lini tengah saat strikernya menemui jalan buntu dalam menciptakan peluang.

Disadur dari: Bola.com/Gregah Nurikhsani

Published: 20 Januari 2022

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR