Timnas Indonesia U-19 Tetap Bikin Bangga Menpora Meski Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 2022

Ari Prayoga | 12 Juli 2022, 07:40
Pemain Timnas Indonesia U-19 tampak kecewa usai melawan Myanmar pada laga Piala AFF U-19 2022 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (10/7/2022). (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan
Pemain Timnas Indonesia U-19 tampak kecewa usai melawan Myanmar pada laga Piala AFF U-19 2022 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (10/7/2022). (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Menpora Zainudin Amali menegaskan bahwa dirinya tetap bangga dengan Timnas Indonesia U-19 meski gagal melaju ke semifinal Piala AFF U-19 2022.

Timnas Indonesia U-19 sejatinya bermain luar biasa pada babak penyisihan grup. Skuad Garuda Muda tak terkalahkan dalam lima laga, dan mencatatkan produktivitas gol impresif.

Sayangnya, tiket semifinal tak mampu diraih karena Timnas Indonesia U-19 finis di urutan ketiga pada klasemen akhir. Penyebabnya adalah Timnas U-19 kalah head to head dari Vietnam dan Malaysia yang sama-sama mengoleksi 11 poin.

Meskipun gagal merealisasikan target juara sebagai tuan rumah, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali tetap menaruh bangga dengan timnas U-19 besutan Pelatih Shin Tae-yong.

"Saya tetap bangga. Tim yang ada sekarang saya kira itu dimaksimalkan," ucap Menpora Amali usai menyaksikan langsung laga terakhir timnas U-19 yang ada di grup A Piala AFF U-19 melawan Myanmar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (10/7) malam.

1 dari 4 halaman

Menpora Hanya Fasilitasi PSSI

Zainudin Amali dan Shin Tae-yong (c) Kemenpora

Zainudin Amali dan Shin Tae-yong (c) Kemenpora

Terkait strategi pelatih dan federasi dalam hal ini PSSI, Menpora Amali tak ingin turut campur terlalu dalam. Alasannya, karena pemerintah hanya akan fokus memfasilitasi permintaan dari federasi saja.

"Pemerintah menyerahkan sepenuhnya kepada federasi keinginanya seperti apa kita fasilitasi. Pemerintah tak akan ikut turut campur terlalu dalam soal tim dan sebagainya. Tugas penerintah hanya memfasilitasi," tambah Menpora Amali.

2 dari 4 halaman

Soal Pemain Naturalisasi

Menpora Zainuddin Amali (c) Bola.net/Fitri Apriani

Menpora Zainuddin Amali (c) Bola.net/Fitri Apriani

Menurutnya, STY masih melakukan inventarisasi pemain-pemain bukan hanya pemain yang ada saat ini saja, setelah memanggil tiga pemain naturalisasi dan kemungkinan masih akan ada lagi, menurut Menpora Amali tak masalah.

"Jadi apa yang dilakukan STY dengan telah memanggil tiga pemain naturalisasi dan masih melakukan inventarisir lagi, bagi kita tidak ada masalah," urainya.

"Kalau PSSI bisa mendapatkan tambahan naturalisasi ya syukur, kita akan dorong untuk bisa fasilitasi tapi, jangan itu menjadi gantungan harapan utama kita," pesan Menpora Amali didampingi Ketua Umum PSSI Muhamad Iriawan dan Sekjen PSSI Yunus Nusi.

3 dari 4 halaman

Jalannya Pertandingan

Pertandingan Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar di laga terakhir penyisihan grup B Piala AFF U-19. (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Pertandingan Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar di laga terakhir penyisihan grup B Piala AFF U-19. (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Sebelumnya, jalannya pertandingan Indonesia vs Myanmar, timnas U-19 lebih dulu kebobolan. Pemain Mynamar La Min Htwe yang membuka skor lebih dulu untuk Myanmar usai sepak pojok pada menit ke-7.

Sepuluh menit berselang, seperti mendapat lecutan motivasi, timnas Indonesia U-19 mampu membalas dengan skor 4-1 hingga babak pertama usai, kemudian satu gol tambahan di babak kedua.

Gol-gol itu melalui Muhammad Ferarri di menit ke-17 dan menit ke-31, Arkhan Fikri dimenit ke-25 dan Rabbani Tasnim dimenit ke-33 serta gol di babak kedua oleh Ronaldo Kwateh dimenit ke-73.

4 dari 4 halaman

Komentar Muhammad Ferrari soal Pertandingan

Kapten Timnas Indonesia U-19, Muhammad Ferarri merayakan gol ke gawang Myanmar, Minggu (10/7/2022) (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Kapten Timnas Indonesia U-19, Muhammad Ferarri merayakan gol ke gawang Myanmar, Minggu (10/7/2022) (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Meski menang, tim asuhan STY ini gagal melaju ke semifinal karena hanya finis di peringkat ketiga klasemen Grup A.

"Puji syukur kepada Allah kita bermain bagus. Saya mewakili pemain ingin mengucapkan permintaan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia karena hasil bagus tapi kurang memuaskan," ucap Muhammad Ferrari saat jumpa pers usai pertandingan.

Disadur dari: Bola.com (Hendry Wibowo) 11 Juli 2022

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR