Soal GBT yang Dikabarakan Batal Jadi Venue Piala Dunia U-20 2023, Ketum PSSI: Belum ada Putusan FIFA

Ari Prayoga | 16 Agustus 2022, 12:58
Ketua PSSI, Mochamad Iriawan dan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (c) PSSI
Ketua PSSI, Mochamad Iriawan dan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (c) PSSI

Bola.net - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan merespons kabar yang menyebut Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, urung jadi venue Piala Dunia U-20 2023 yang akan digelar pada 20 Mei hingga 11 Juni 2023.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini menegaskan, hingga sekarang belum ada putusan dari FIFA. Oleh karenanya, GBT masih menjadi salah satu venue untuk pesta sepak bola level usia terakbar di dunia itu.

Selain GBT, ada lima stadion lainnya yang akan jadi venue Piala Dunia U-20 2023. Kelimanya yaitu Gelora Bung Karno (Jakarta), Si Jalak Harupat (Bandung), Manahan (Solo), Kapten I Wayan Dipta (Bali), dan Jakabaring (Palembang).

"Belum ada keputusan. Nanti tunggu perkembangan, harus ada surat resmi dari FIFA," ujar Iwan Bule.

"Enam venue masih ada dalam form di FIFA, dan nanti kami tunggu, apa pun hasilnya tentu itu hak FIFA untuk bisa menentukan venue dimana dan sebagainya. Kami sudah maksimal," katanya menambahkan.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters

1 dari 1 halaman

FIFA Inspeksi GBT

Stadion Gelora Bung Tomo (c) Persebaya

Stadion Gelora Bung Tomo (c) Persebaya

Kabar GBT urung jadi venue Piala Dunia U-20 2023 berhembus setelah FIFA melakukan inspeksi. Usai peninjauan, FIFA mengeluarkan banyak catatan untuk stadion yang kini memiliki kapasitas 46.806 itu.

Federasi Sepak Bola Dunia itu menyoroti masalah lalu lintas menuju GBT. Lalu bau dari TPA Benowo yang kini sudah teratasi setelah ditutup dengan geomembran dan dilakukan penyemprotan anti bau secara rutin.

Tak hanya itu, FIFA juga meminta adanya pembangunan tangga lapangan, pemasangan permanen area kamera, penambahan area difabel, dan penambahan genset cadangan.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR