Skenario Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia U-17 2023: Bagaimana Jika Kalah Lawan Malaysia?

Asad Arifin | 8 Oktober 2022, 18:26
Skenario Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia U-17 2023: Bagaimana Jika Kalah Lawan Malaysia?
Selebrasi Arkhan Kaka dalam laga Timnas Indonesia U-17 vs Uni Emirat Arab U-17, Rabu (5/10/2022) (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Timnas Indonesia U-17 akan berjumpa Malaysia pada laga terakhir fase grup Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Andai kalah, bagaimana peluang Garuda Muda lolos ke Piala Asia U-17 2023?

Timnas Indonesia berjumpa Malaysia pada laga terakhir Grup B babak Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Laga ini akan digelar di Stadion Pakansari pada hari Minggu, 9 Oktober 2022 mulai pukul 20.00 WIB.

Saat ini, Indonesia berada di puncak klasemen Grup dengan raihan sembilan poin. Indonesia selalu menang pada tiga laga yang dimainkan. Sementara, Malaysia berada di posisi kedua dengan tujuh poin.

Indonesia hanya butuh hasil imbang untuk menjadi juara Grup B dan lolos ke Piala Asia U-17 2023. Lalu, bagaimana jika kalah? Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 4 halaman

Skenario Timnas Indonesia ke Piala Asia U-17 2023

Laga Palestina U-17 vs Indonesia U-17 di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (07/10/2022) malam WIB. (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

Laga Palestina U-17 vs Indonesia U-17 di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (07/10/2022) malam WIB. (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

Peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Asia U-17 2023 sangat besar. Dengan keunggulan dua poin dari Malaysia, maka Indonesia akan lolos ke Piala Asia U-17 2023 dengan hasil imbang.

Sementara, kemenangan adalah target ideal karena akan membuat Garuda Muda menutup fase grup dengan hasil sempurna. Namun, bagaimana jika Indonesia kalah?

Jika kalah, maka poin Indonesia masih tetap sembilan. Sementara, Malaysia akan meraih 10 poin dan menjadi juara Grup B. Malaysia sudah pasti lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2023.

Peluang Indonesia belum tertutup untuk lolos ke Piala Asia U-17 2023. Sebab, masih ada jalur runner-up terbaik. Dari 10 runner-up fase grup, enam yang terbaik akan melaju ke putaran final Piala Asia U-17 2023.

2 dari 4 halaman

Penentuan Runner-up Terbaik

Bima Sakti dan Timnas Indonesia U-17 usai laga versus Umi Emirat Arab U-17, Rabu (5/10/2022) (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Bima Sakti dan Timnas Indonesia U-17 usai laga versus Umi Emirat Arab U-17, Rabu (5/10/2022) (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Situasi bakal cukup rumit jika Timnas Indonesia harus bersaing sebagai runner-up terbaik. Sebab, hasil yang didapat melawan Guam dan Palestina pada fase grup tidak dihitung dalam penentuan runner-up terbaik.

Jumlah peserta tiap grup Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 tidak sama. Di Grup B, ada lima negara yang bersaing. Di Grup H, hanya tiga negara yang bersaing.

Nantinya, penentuan poin runner-up terbaik akan mengikuti situasi pada grup dengan peserta paling sedikit (salah satunya Grup H). Jadi, hanya poin dari dua laga yang dihitung pada klasemen runner-up terbaik. Hal ini agar tercipta situasi yang sama dalam jumlah pertandingan.

Pada grup yang terdiri dari empat tim, maka hasil melawan tim peringkat keempat tidak dihitung. Sementara, pada grup dengan lima tim, seperti grup Timnas Indonesia, hasil lawan tim posisi keempat dan kelima tidak akan dihitung.

Artinya, kemenangan Indonesia lawan Guam dengan skor 14-0 tidak akan dihitung pada klasemen runner-up terbaik. Sebab, Guam saat ini berada di posisi ke-4 klasemen dan tidak bisa naik ke posisi ketiga.

3 dari 4 halaman

Regulasi Runner-up Terbaik

Selain perhitungan seperti yang sudah diuraikan di atas, ada beberapa aturan lain untuk menentukan klasemen runner-up terbaik. Jumlah poin jadi indikator pertama penentuan posisi di klasemen.

Berikut adalah kriteria penentuan runner-up terbaik Kualifikasi Piala Asia U-17 2022:

1. Poin;
2. Selisih gol;
3. Gol yang dicetak;
4. Poin disiplin*;
5. Undian.

*Keterangan poin disiplin adalah jumlah kartu kuning dan merah yang didapatkan.

4 dari 4 halaman

Hasil dan Klasemen Grup B

Sabtu, 1 Oktober 2022

  • Palestina 0-4 Malaysia (Anjasmirza 51', Faris 69', Arami 75', Zainurhakimi 87')
  • Uni Emirat Arab 9-0 Guam (Al-Marzouki 12', 86', 90+2', Malallah 31', 66', Juma'a 36', Abdullah 43', Al-Suwaidi 75', Jamal 90')

Senin, 3 Oktober 2022

  • Guam 0-14 Indonesia (Arkhan 8', 11', 26'-pen, 35', Narendra 27', Riski 32', Zaky 45', Moss 46'-bd, Jehan 48', Gaoshirowi 58', Habil 80', Figo 84', Nabil 88'-pen, Ji Da-bin 90')
  • Uni Emirat Arab 4-3 Pelestina (Amer 22'-pen, Juma'a 26', Abdullah 70', Malallah 86'; Alshaer 3', Radi 18', Awawda 45')

Rabu, 5 Oktober 2022

  • Indonesia 3-2 Uni Emirat Arab (Nabil 18', Arkhan 30', 54'; Malallah 32', Abdullah 39')
  • Malaysia 1-1  Guam (Qahir 73'; Meyar 84')

Jumat, 7 Oktober 2022

  • Malaysia vs Uni Emirat Arab (Arami 45+1', Anjasmirza 51', Faris 90+3'; Amer 76', Al-Marzouki 84')
  • Palestina 0-2 Indonesia (Ibrahim 9'-bd, Habil Abdillah 51')

Minggu, 9 Oktober 2022

  • Guam vs Palestina
  • 20.00 WIB: Indonesia vs Malaysia

Klasemen Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2022 (c) WikipediaKlasemen Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2022 (c) Wikipedia

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR