Simon McMenemy Akan Segera Digusur dari Timnas Indonesia

Dimas Ardi Prasetya | 6 November 2019, 02:43
Simon McMenemy, pelatih Timnas Indonesia (c) Bola.com/Yoppy Renato
Simon McMenemy, pelatih Timnas Indonesia (c) Bola.com/Yoppy Renato

Bola.net - Setelah menggelar rapat perdana Komite Eksekutif, PSSI kini resmi menyiapkan dua kandidat pengganti Simon McMenemy yakni Luis Milla dan Shin Tae-Yong.


Rapat Executive Committee (Exco) PSSI itu digelar di Jakarta pada Selasa (5/11/2019). Seperti dilansir Antara, satu di antara topik pembahasan rapat itu adalah perihal Timnas Indonesia, termasuk status sang pelatih kepala timnas senior, Simon McMenemy.

Dengan disiapkannya dua nama itu, berarti, pelatih asal Skotlandia itu tampaknya harus rela lengser sebelum kontraknya berakhir setelah Piala AFF 2020 usai. Dua nama pengganti itu sebelumnya sudah disodorkan oleh Ketua Umum PSSI baru yakni Mochamad Iriawan.

"Dua pelatih itu sudah dikontak oleh Sekjen PSSI, tapi mereka masih terikat kontrak dengan pekerjaan lain sampai November 2019. Nantinya mereka akan kami undang ke Indonesia untuk memaparkan programnya di Timnas Indonesia di depan Komite Eksekutif PSSI, termasuk saya," tutur pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.

1 dari 2 halaman

Tak Asal Pilih

Iwan Bule menegaskan PSSI tak akan asal-asalan dalam mencari pengganti Simon McMenemy untuk Timnas Indonesia. Pasalnya, pelatih terpilih nantinya diproyeksikan turut membantu persiapan Timnas Indonesia U-20 menuju Piala Dunia U-20 2021.

"Ia akan terus melatih sampai 2021. Kalau kami salah pilih, kasihan timnas," ucapnya.

Mengacu pada proses pemilihan dua kandidat Simon McMenemy tersebut, Iwan Bule menargetkan Timnas Indonesia memiliki pelatih baru pada awal 2020.

Pasalnya, tentu pemilihan memakan waktu. Termasuk juga untuk melakukan fit and proper test pada dua kandidat, apalagi keduanya baru bisa ke Indonesia setelah November 2019.

2 dari 2 halaman

Panen Kritikan

Simon McMenemy panen kritikan menyusul kegagalannya membawa Timnas Indonesia memenangi satu pertandingan pun dalam empat partai yang sudah dijalani di penyisihan Grup G putaran kedua Piala Dunia 2022 zona Asia. Hal itu dianggap memalukan.

Tim Garuda kalah dari negara-negara tetangga, yakni Malaysia (5/9/2019), Thailand (10/9/2019), dan Vietnam (15/10/2019), pius Uni Emirat Arab (10/10/2019).

Imbasnya, Timnas Indonesia berada di dasar klasemen sementara. Kans untuk melaju ke putaran ketiga sekaligus lolos ke Piala Asia 2023 secara otomatis pun menjadi begitu tipis.

Sumber Asli: Antara
Disadur dari: Bola.com/Penulis Aning Jati/Editor Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 5 November 2019

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR