Shin Tae-yong Kena Semprot Pengamat Jelang Kualifikasi Piala Asia 2023

Dimas Ardi Prasetya | 4 Juni 2022, 03:28
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (c) Bola.com/Erwin Snaz
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (c) Bola.com/Erwin Snaz

Bola.net - Kegagalan Timnas Indonesia meraih kemenangan lawan Bangladesh membuat Shin Tae-yong disemprot oleh Tony Ho.

Timnas Indonesia berduel lawan Bangladesh di FIFA matchday di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (1/6/2022). Laga itu berakhir imbang 0-0 saja.

Hasil ini dinilai minor bagi Timnas Indonesia. Hasil tersebut bukan bekal yang bagus untuk bersaing pada putaran ketiga kualifikasi Piala Asia 2023 di Kuwait, 8-14 Juni mendatang.

Tony Ho, pengamat sepak bola asal Makassar, lantas menjelaskan bahwa ujicoba dengan Bangladesh jadi acuan sulitnya langkah Timnas Indonesia untuk memenuhi target lolos ke putaran final Piala Asia 2023.

"Bayangkan, tim seperti Bangladesh saja kita kesulitan mencetak gol. Bagaimana menghadapi Kuwait dan Yordania," tegas Tony Ho.

1 dari 4 halaman

Beri Spaso Kesempatan

Menurut Tony, pada laga kontra Bangladesh, tim asuhan Shin Tae-yong lebih mendominasi pertandingan. Hanya skuad Garuda gagal mencetak gol karena tak mampu memanfaatkan peluang baik open play atau set-piece serta tak memiliki pemain yang mampu melepaskan tendangan jarak jauh.

"Yang paling menonjol adalah Timnas Indonesia tak memiliki striker murni yang mumpuni," terang Tony Ho.

Namun, Tony Ho enggan berkomentar banyak terkait keputusan Shin Tae-yon tak memasukkan nama Ilija Spasojevic yang notabene pencetak gol terbanyak BRI Liga 1 2021/2022.

"Seharusnya coach Shin Tae-yong memberikan kesempatan kepada Spaso untuk unjuk kemampuan di timnas. Tapi, mungkin ada pertimbangan tersendiri dari coach sehingga tak memanggil Spaso,'" kata Tony Ho.

2 dari 4 halaman

Semakin Sulit Tanpa Egy

Apalagi, di Kuwait nanti, Shin Tae-yong terpaksa memarkir Egy Maulana Vikri yang masih bergelut dengan cedera. Padahal, eks FK Senica ini tak hanya piawai dalam merusak konsentrasi bek lawan tapi juga mencetak gol.

Egy menunjukkan kelebihannya itu dengan mengoleksi tiga gol di Sea Games 2021. Shin Tae-yong hanya membawa rekan Egy di Senica, Witan Sulaiman yang baru saja melangsungkan pernikahannya.

"Indonesia sulit meraih tiket otomatis dengan status juara grup. Jadi, peluang yang tersisa adalah menjadi satu diantara lima runner-up terbaik. Artinya, kita butuh sosok pencetak gol untuk membuka peluang itu," tegas Tony Ho.

3 dari 4 halaman

Tetap Pertahankan Shin Tae-yong

Meski pesimistis dengan peluang Indonesia di Kuwait nanti, Tony Ho meminta PSSI tetap mempertahankan Shin Tae-yong untuk menangani timnas. Tapi, dengan catatan, sebaiknya Shin Tae-yong difokuskan menangani satu tim.

"Sekarang kita lihat, apa prioritas utama PSSI. Kalau Piala Dunia U-20, maka sebaiknya sepulang dari Kuwait, coach Shin Tae-yong lebih baik menangani timnas U-20," papar Tony Ho.

Tony pun berharap, pelatih lokal diberikan kesempatan menangani timnas kategori lainnya. Karena menurutnya, secara ilmu sepak bola, pelatih lokal juga mampu dan banyak yang sudah memiliki lisensi Pro-AFC.

"Kalau Shin Tae-yong dinilai memiliki kelebihan soal disiplin, saya yakin pelatih kita juga bisa asal diberikan kewenangan penuh," tutur Tony Ho.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR