Septian David Maulana dan 7 Pemain Andalan Luis Milla yang Belum Dilirik Shin Tae-yong

Serafin Unus Pasi | 22 Oktober 2021, 16:31
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (c) PSSI

Bola.net - Sejak Timnas Indonesia dipegang Shin Tae-yong, ada banyak pemain andalan Luis Milla yang belum dapat kesempatan merasakan kembali panggilan negara. Siapa saja mereka, beberapa nama akan diulas dalam artikel ini.


Luis Milla berhenti menjadi pelatih Timnas Indonesia selepas Asian Games 2018. Setelah itu, kursi pelatih kepala diduduki Simon McMenemy.

Saat skuad Merah Putih dilatih Simon McMenemy, masih banyak pemain andalan Luis Milla yang dipakai. Tapi, masa kerja pelatih asal Skotlandia itu terbilang singkat.

PSSI memberhentikan Simon McMenemy karena Timnas Indonesia hancur lebur di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G. Sebagai gantinya, induk sepak bola di Tanah Air itu menunjuk Shin Tae-yong.

Sejak memegang Timnas Indonesia pada Desember 2019, Shin Tae-yong melakukan revolusi. Pekerjaan pertamanya meremajakan skuad Timnas Indonesia senior.

Akibatnya, banyak pemain yang dulu menjadi andalan Luis Milla, tapi sekarang hampir tidak ada yang masuk proyeksi Shin Tae-yong. Siapa saja mereka? Berikut nama-namanya.

1 dari 8 halaman

1. Hansamu Yama

Hansamu Yama. (c) Bola.com/M. Iqbal Ichsan

Sebetulnya, usia Hansamu Yama ada di masa emas pemain sepak bola. Tapi, bek tengah milik Bhayangkara FC ini tidak pernah dilirik Shin Tae-yong.

Poros pertahanan Timnas Indonesia lebih dipercayakan kepada pemain muda seperti Rachmat Irianto, Rizky Ridho, dan Ryuji Utomo. Walaupun ada juga pemain yang lebih senior, misalnya Victor Igbonefo, atau Fachruddin Aryanto.

2 dari 8 halaman

2. Febri Hariyadi

Pemain Timnas Indonesia, Febri Hariyadi, mengontrol bola saat latihan jelang laga Piala AFF 2018 di Stadion Nasional, Singapura, Kamis (8/11). (c) Bola.com/M. Iqbal Ichsan

Febri Hariyadi merupakan salah satu pemain bintang yang tidak pernah absen dalam pemanggilan Timnas Indonesia ketika ditangani Luis Milla. Pergerakannya yang eksplosif sebagai penyerang sayap, selalu menjadi tumpuan serangan.

Namun di era Shin Tae-yong, karakter bermain Febri Hariyadi mungkin dirasa tidak cocok. Alhasil, penggawa Persib Bandung itu tidak pernah dapat panggilan ke Timnas Indonesia lagi.

3 dari 8 halaman

3. Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly (c) Bola.com/Vitalis Yogi Trisna

Tidak ada yang meragukan kemampuan olah bola dari pemain naturalisasi asal Belanda ini. Luis Milla pun menjadikannya andalan, terutama saat Asian Games 2018.

Tapi selepas itu, ia tidak dapat peluang dari Shin Tae-yong. Barangkali, tipe gelandang seperti
Stefano Lilipaly tak cocok dengan skema permainan yang diterapkan pelatih berusia 52 tahun tersebut.

4 dari 8 halaman

4. Ricky Fajrin

Bek Bali United, Ricky Fajrin (c) Bola.com/Yoppy Renato

Ricky Fajrin bisa beroperasi sebagai bek kanan atau kiri. Posturnya juga mendukung untuk berduel dengan pemain lawan yang punya keunggulan tinggi badan.

Namun faktanya, Shin Tae-yong lebih suka dengan pemain di posisi bek kanan atau kiri yang posturnya lebih pendek, tapi punya akselerasi tinggi seperti Pratama Arhan. Itulah mungkin sebabnya Ricky Fajrin tidak dapat panggilan dari pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut.

5 dari 8 halaman

5. Septian David Maulana

Septian David Maulana. (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Sebagai gelandang serang, penggawa PSIS Semarang ini punya jam terbang tinggi. Kemampuannya mengontrol permainan juga bagus, diiringi dengan tembakan yang akurat.

Namun, Shin Tae-yong belum memberinya kepercayaan. Pada setiap pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia, nama Septian David Maulana selalu absen, padahal usianya ada di umur emas.

6 dari 8 halaman

6. Andritany Ardhiyasa

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Andritany tertunduk lesu usai gawangnya dibobol pemain Thailand pada laga Grup G Penyisihan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno,

Saat Asian Games 2018, Andritany Ardhiyasa menjadi kiper utama Timnas Indonesia. Ia menjadi salah satu pemain senior yang dipanggil Luis Milla untuk berperan sebagai joker senior, selain Stefano Lilipaly dan Alberto Goncalves.

Tapi sekarang, Shin Tae-yong lebih memberi kepercayaan kepada kiper yang lebih muda seperti Muhamad Riyandi. Oleh sebab itu, Andritany tidak pernah lagi dipanggil ke Timnas Indonesia.

7 dari 8 halaman

7. Putu Gede

Bek Timnas Indonesia, Putu Gede, tampak kecewa saat melawan Singapura pada laga Piala AFF di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (9/11). Singapura menang 1-0 atas Indonesia. (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Putu Gede juga tidak pernah mendapatkan kesempatan dari Shin Tae-yong. Tidak peduli meski pernah menjadi andalan pelatih Luis Milla di Timnas Indonesia sebelumnya.

Pemilihan pemain memang wewenang pelatih dan Putu Gede tampaknya tidak memenuhi selera dari tim kepelatihan Timnas Indonesia yang sekarang. Mungkin selama skuad Garuda masih dipegang Shin Tae-yong, Putu Gede akan sulit dapat kesempatan.

8 dari 8 halaman

8. Rezaldi Hehanusa

Bek Indonesia, Rezaldi Hehanussa, berusaha melewati gelandang Chinese Taipei, Chao Minghsiu, pada laga Grup A Asian Games di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (12/8/2018). Indonesia menang 4-0 atas Chin

Pemain yang beroperasi sebagai bek kiri ini merupakan salah satu anak kesayangan Luis Milla. Namanya selalu muncul saat pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia.

Tapi di era Shin Tae-yong, pemain yang akrab disapa Bule ini belum dapat kesempatan lagi. Selain faktor teknis, mungkin ia belum kembali ke performa terbaik menurut Shin Tae-yong setelah lama cedera.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR