Selain Witan dan Egy, Bagaimana Nasib Pemain Muda Indonesia yang Mengadu Nasib di Eropa?

Serafin Unus Pasi | 12 Juli 2022, 21:57
Selain Witan dan Egy, Bagaimana Nasib Pemain Muda Indonesia yang Mengadu Nasib di Eropa?
Penyerang Timnas Indonesia U-23, Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri ketika tampil melawan Australia U-23 di leg pertama Kualifikasi Piala Asia U-23, Rabu (27/10/2021) malam WIB. (c) dok.PSSI

Bola.net - Mantan pemain Timnas Indonesia U-19, Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri berstatus tanpa klub usai kontraknya habis bersama FC Utrecht. Kerjasamanya dengan klub Belanda itu berakhir pada 30 Juni 2022.

Bagus Kahfi berpisah dengan FC Utrecht setelah gagal mendapatkan kepercayaan di klub tersebut. Dia hanya mendapat kesempatan tampil dua kali di Eerste Divisie, kompetisi kasta kedua Liga Belanda.

Bahkan, dari dua penampilannya tersebut, mantan pemain Barito Putera itu hanya bermain selama 7 menit dengan status sebagai pengganti. Dia diturunkan menghadapi Telstar dan ADO Den Haag.

Namun, Bagus Kahfi bukan satu-satunya pemain yang gagal bersinar di Eropa. Sejumlah bintang muda Indonesia juga tidak mampu bersaing di Benua Biru.

Penasaran siapa saja mereka? Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters

1 dari 4 halaman

Hambali Tolib

Hambali Tolib (c) Official PSS Sleman

Hambali Tolib (c) Official PSS Sleman

Gelandang PSS Sleman, Hambali Tolib pernah mencoba peruntungan di Eropa. Kesempatan itu datang pada tahun 2019 saat dirinya masih berstatus sebagai pemain Persela Lamongan.

Hambali Tolib terbang ke Eropa untuk menjalani trial di Kroasia dan Norwegia. Lokomotiva Zagreb dan KFUM-Kameratene Oslo menjadi tujuannya.

Kameratene Oslo sebenarnya tertarik untuk merekrut Hambali Tolib. Namun, sponsor menjadi kendala pemain asal Makassar itu untuk bermain Norwegia.

2 dari 4 halaman

Firza Andika

Firza Andika (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Firza Andika (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Bek asal Medan, Firza Andika juga pernah merasakan atmosfer kompetisi Eropa. Dia pernah direkrut klub asal Belgia, AFC Tubize pada 30 Januari 2019.

Sayangnya, bukan kesempatan yang didapatkan bersama klub divisi kedua Liga Belgia tersebut, Firza Andika harus mengalami nasib tragis. Sebab, perusahaan yang mensponsorinya tak memenuhi janji.

Firza Andika kemudian dipulangkan ke Indonesia dan memilih bergabung dengan PSM Makassar sebagai pemain pinjaman. Kontraknya bersama AFC Tubize baru berakhir pada penghujung 2020.

3 dari 4 halaman

Brylian Aldama

Brylian Aldama (c) Instagram HNK Rijeka

Brylian Aldama (c) Instagram HNK Rijeka

Brylian Aldama bermain di Eropa bersama HNK Rijeka, klub kasta teratas Liga Kroasia. Akan tetapi, kerjasamanya dengan klub tersebut berakhir di tengah jalan.

Brylian Aldama resmi diperkenalkan HNK Rijeka pada 3 April 2021. Dia dikontrak dengan durasi selama 1,5 tahun oleh klub yang bermarkas di Stadion Rujevica tersebut.

Sayangnya, Brylian Aldama gagal berkembang di sana. Dia kemudian dicoret oleh HNK Rijeka dan memutuskan pulang ke Indonesia.

4 dari 4 halaman

David Maulana

Penggawa Garuda Select, David Maulana (c) Garuda Select for Bola.net

Penggawa Garuda Select, David Maulana (c) Garuda Select for Bola.net

Mantan pemain Timnas Indonesia U-19, David Maulana juga menapaki karier di Eropa. Dia bergabung dengan HNK Rijeka bersama kompatriotnya, Brylian Aldama.

Sama Brylian Aldama, David Maulana juga gagal bersinar dengan klub tersebut. Dia justru dipinjamkan ke NK Pomorac.

David Maulana sebenarnya mendapat kontrak hingga Juni mendatang. Tapi dia meninggalkan Kroasia dan memilih bergabung dengan Bhayangkara FC.

(Bola.net/Mustopa El Abdy)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR