BERITA PIALA EROPA BUNDESLIGA LAINNYA

Sebelum Bertolak ke Dubai, Penggawa Timnas Indonesia Minta Doa Restu Orang Tua

15-05-2021 16:48 | Gia Yuda Pradana

Saddam Gaffar (c) PSSI Saddam Gaffar (c) PSSI

Bola.net - Saddam Gaffar menjadi salah satu pemain yang dibawa pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, ke Dubai, Uni Emirates Arab (UEA). Total, juru taktik asal Korea Selatan itu memboyong 28 personel.

Saddam bersama 22 pemain lainnya beserta rombongan rencananya akan bertolak ke Dubai dari Tanah Air pada 17 Mei 2021. Sementara itu, lima personel yang berkiprah di luar negeri yaitu Elkan Baggott (Inggris), Asnawi Mangkualam (Korea Selatan), Egy Maulana (Polandia), Witan Sulaeman (Serbia), dan Ryuji Utomo (Malaysia), bakal langsung bergabung di sana.

Saddam pun sangat bersyukur karena diajak Shin Tae-yong ke Dubai. Apalagi, keberangkatan Timnas Indonesia ke sana adalah untuk persiapan menghadapi tiga partai sisa putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G melawan Thailand (3/6), Vietnam (7/6), dan UEA (11/6).

“Alhamdulillah saya menjadi salah satu pemain yang dipercaya oleh coach Shin Tae-yong untuk berangkat ke Dubai,” ujar Saddam, dalam keterangan resmi PSS Sleman yang diterima Bola.net, Sabtu (15/5).

Selain Saddam, ada satu pemain PSS lainnya yang juga diboyong Shin Tae-yong ke Dubai. Dia adalah penjaga gawang, M Adi Satryo.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.

1 dari 1 halaman

Minta Doa Restu

Pemain PS Sleman, Saddam Emiruddin Gaffar (kanan) berebut bola dengan Persib Bandung, Dedi Kusnandar dalam pertandingan semifinal leg kedua Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, senin (19/4/202 Pemain PS Sleman, Saddam Emiruddin Gaffar (kanan) berebut bola dengan Persib Bandung, Dedi Kusnandar dalam pertandingan semifinal leg kedua Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, senin (19/4/202

Tak lupa, Saddam meminta doa restu dari kedua orang tuanya sebelum bertolak ke Dubai. Pemain yang berposisi sebagai striker ini juga sedikit curhat tentang pengalamannya tak bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.

“Sebelum berangkat pastinya selalu minta doa restu dari orang tua," tutur pesepakbola berusia 19 tahun ini.

"Ada sedihnya sih karena tidak bisa lebaran sama keluarga, tapi tidak apa-apa. Mereka semua mengerti, dan mendukung sekali dengan apa yang saya lakukan sekarang,” imbuh Saddam.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR