Sadar Belum Layak Masuk Timnas Indonesia, Begini Kata Bagas Kaffa

Richard Andreas | 2 Desember 2021, 15:11
Selebrasi pemain Timnas Indonesia U-16 (c) PSSI

Bola.net - Bagas Kaffa sudah terbukti sebagai salahs atu pemain muda terbaik dalam sepak bola Indonesia. Dia menorehkan menit bermain terbanyak di antara pemain muda di BRI Liga 1.


Tercatat, Bagas Kaffa sudah mencapai 13 penampilan dengan torehan satu gol dan tiga assists untuk Barito Putera. Ini catatan yang istimewa untuk pemain 19 tahun.

Dalam channel youtube KR TV, Bagas menegaskan dirinya saat ini lebih fokus mengembangkan kemampuannya bersama Barito Putera.

"Sebagai pemain muda, saya merasa masih memiliki banyak kekurangan yang harus dibenahi. Itulah mengapa saya tak masalah belum mendapat panggilan Timnas Indonesia senior. Coach Shin Tae-yong yang lebih tahu urusan teknis," ungkap Bagas.

Apalagi, menurut Bagas, saat ini, ia bersama koleganya di Barito Putera sedang berjuang keras untuk memperbaiki posisi tim di klasemen BRI Liga 1.

Sampai pekan ke-14, tim kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan ini masih berkutat di papan bawah. Hasil yang tak sepadan dengan materi yang dimiliki Barito Putera.

"Kami sudah berusaha bermain bagus di setiap laga. Hanya, sampai saat ini Barito Putera belum beruntung. Semoga di laga selanjutnya, hasilnya lebih baik," terang Bagas.

Satu di antaranya ketika Barito Putera dikalahkan PSIS Semarang dengan skor 0-1 pada laga pekan ke-8 BRI Liga di Stadion Sultan Agung, 20 Oktober silam.

Hasil akhir bisa saja tidak sama andai Barito Putera mendapat hadiah penalti usai dilanggar bek PSIS, Rio Saputro pada menit ke-17. Dari tayangan ulang, pelanggaran itu terjadi di dalam kotak penalti, namun wasit Bachrul Ulum yang memimpin pertandingan menunjuk pelanggaran di luar kotak.

"Sebagai pemain, saya harus menerima apa pun keputusan wasit," kata Bagas.

Bagas pun menegaskan selama berkarier di sepak bola, dirinya selalu berpikir positif.

"Saya tak tahu dan tidak mau tahu soal adanya dugaan pengaturan skor di sepak bola Indonesia. Itu bukan urusan saya. Sebagai pemain, saya selalu berusaha bermain sepenuh hati di setiap laga," tegas Bagas Kaffa.

1 dari 2 halaman

Momen Berkesan Bersama Timnas Indonesia

Karier Bagas Kaffa di sepak bola terbilang mulus. Selain bermain di klub peserta kompetisi kasta tertinggi, ia juga sudah melewati dua jenjang kategori usia timnas Indonesia yakni U-16 dan U-19.

Layaknya seorang pemain, ia pun menyimpan momen baik dan buruk ketika memperkuat timnas Indonesia. Momen baik yang paling berkesan terjadi ketika ia memperkuat skuat Garuda Muda di Piala AFC U-16 yang berlangsung di Malaysia 2018.

Pada satu laga di Grup C, Indonesia berhasil mengalahkan Iran dengan skor 2-0 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, 21 September.

Dua gol Indonesia lahir dari aksi Bagus dan Bagas. Bagus mencetak gol pembuka pada menit ke-empat dan Bagas kemudian melengkapinya pada menit 90+1.

"Momen sedihnya kalau tidak mendapat panggilan timnas. Tapi, saya tak pernah larut. Justru saya semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan agar bisa dipanggil lagi," terang Bagas.

2 dari 2 halaman

Impian Bermain di luar Negeri

Sebagai pemain muda, Bagas juga memendam keinginan bermain diluar negeri seperti saudara kembarnya, Bagus yang saat ini tercatat sebagai bagian Jong Utrecht, klub kasta kedua Liga Belanda.

"Saat ini saya memang fokus menghormati kontrak bersama Barito Putera. Tentu, kalau ada kesempatan ke luar negeri, saya tak akan melewatkannya," kata Bagas.

Kalau terwujud, Bagas berharap bisa merasakan atmosfer kompetisi yang baik.

"Misalnya, Jepang atau Thailand di Asia. Kalau di Eropa, terserah negara mana. Kita lihat saja nanti," pungkas Bagas.

Disadur dari: Bola.com (Abdi Satria/Wiwig Prayugi), 2 Desember 2021

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR