Ramadhan Sananta, Kerja Kerasnya di PSM Makassar Berbuah Panggilan ke Timnas Indonesia

Gia Yuda Pradana | 20 September 2022, 11:45
Pemain PSM Makassar, M Ramadhan Sananta (kiri) berebut bola dengan pemain Dewa United, Rangga Muslim Perkasa di BRI Liga 1 2022/2023 (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi
Pemain PSM Makassar, M Ramadhan Sananta (kiri) berebut bola dengan pemain Dewa United, Rangga Muslim Perkasa di BRI Liga 1 2022/2023 (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Kerja keras Muhammad Ramadhan Sananta di PSM Makassar berbuah manis. Striker berusia 19 tahun itu dipanggil ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday kontra Curacao.

Direktur Utama PSM, Munafri Arifuddin mengaku senang dengan hasil yang dicapai Sananta.

”Khusus Sananta, ini juga yang membuat kami memberi apresiasi lebih. Karena Sananta ini baru pertama kali dipanggil timnas senior di usianya yang sangat muda,” ujarnya, Senin (19/09/2022).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Appi itu mengatakan, perkembangan Sananta dimulai dari bawah. Dia awalnya menjadi pelapis bagi Everton Nascimento di ujung tombak PSM.

Namun, cederanya Everton membuat Bernardo Tavares memberikan kepercayaan penuh kepadanya. Lumbung gol PSM Makassar banyak tertumpu di pundaknya dan dia berhasil membuktikan kemampuannya.

”Yang paling penting, dia (Sananta) mendapat perhatian dari pelatih Tavares untuk bermain secara reguler di PSM. Hasil ini jugalah yang membut pelatih timnas kepincut untuk mengambilnya,” kata Appi.

1 dari 3 halaman

Diingatkan untuk Tetap Rendah Hati

Duel Persik Kediri vs PSM Makassar di laga pekan ke delapan BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (02/09/2022) malam WIB. (c) BRI Liga 1 Official Twitter

Duel Persik Kediri vs PSM Makassar di laga pekan ke delapan BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (02/09/2022) malam WIB. (c) BRI Liga 1 Official Twitter

Meski begitu, bos PSM Makassar itu berharap Sananta tidak kelewat percaya diri. Pencapaiannya menembus skuad Timnas Indonesia tidak boleh membuat dirinya melayang.

”Namun, yang terpenting, masuk ke timnas bukanlah segalanya. Jangan sampai pulang dari timnas dia merasa bahwa sampai di situlah pencapaiannya. Harus tetap rendah hati,” kata dia.

Appi bahkan berharap, dipanggilnya Sananta ini bisa menjadi pemicu untuk semua pemain PSM, khususnya pemain muda, agar terus berjuang memberikan yang terbaik dan mengeluarkan kemampuan maksimalnya.

”Kan seharusnya pada saat masuk timnas, mereka berpikir bahwa bisa lebih dari pencapaian sekarang. Ini juga bagus untuk memantik semangat pemain yang lain,” jelasnya.

2 dari 3 halaman

Peran Penting di PSM

PSM Makassar (c) Bola.com/Maheswara Putra

PSM Makassar (c) Bola.com/Maheswara Putra

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, mengakui peran Sananta di dalam tim cukup penting. Dalam beberapa kesempatan, dia bahkan mengistirahatkan Everton dan mempercayakan lini serang untuk Sananta.

”Soal Everton? Apakah anda harus mendapat penjelasan lagi? Kalian bisa lihat sendiri, ada dia (Sananta). Dan dia (Sananta) alasan dari pertanyaan itu,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Selain itu, Bernardo juga mengakui bahwa pemainnya itu punya kualitas fisik yang bagus, kuat dalam berduel, rajin mencari bola, serta pandai mencari posisi.

”Saya lihat semua pemain bagus. Dzaky, Dethan, Raehan, dan tentu saja dia (Sananta). Bekerja keras, berduel, membuka ruang yang tepat, dan juga selalu membuat gol,” kata Tavares.

3 dari 3 halaman

Kualitas dan Perkembangan di PSM Membawanya ke Timnas

Timnas Indonesia berlatih di Bandung untuk melawan Curacao (c) PSSI

Timnas Indonesia berlatih di Bandung untuk melawan Curacao (c) PSSI

Walaupun usianya masih belum 20 tahun, Sananta tercatat belum pernah mengecap pertandingan di timnas kelompok umur. Pemanggilan ini pun murni karena kualitas dan perkembangannya di PSM.

Ia sudah mendapatkan enam kali kesempatan tampil dari total sembilan pertandingan yang sudah dijalani tim. Lima di antaranya bahkan turun sejak menit awal, di tengah persaingan dengan penyerang asing PSM.

Namun, Sananta menunjukkan bahwa ia bisa diandalkan. Tiga gol sudah dicatatkannya musim ini. Rinciannya adalah dua gol ke gawang Persib Bandung dan satu gol ke gawang Persebaya Surabaya.

Disadur dari: Bola.com/Nandang Permana/Benediktus Gerendo Pradigdo, 20 September 2022

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR