Piala AFF 2020: Para Bomber Kawakan yang Masih Pantas Bela Timnas Indonesia

Yaumil Azis | 14 November 2021, 17:30
Aksi suporter Timnas Indonesia membentangkan bendera merah-putih raksasa (c) Bola.com/Nicklas Hanoatubun
Aksi suporter Timnas Indonesia membentangkan bendera merah-putih raksasa (c) Bola.com/Nicklas Hanoatubun

Bola.net - Piala AFF 2020 akan segera bergulir. Sebanyak 25 pemain telah dipanggil oleh sang pelatih, Shin Tae-yong, untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Turki.

Bintang FK Senica, Egy Maulana Vikri yang sempat dikabarkan tak bisa bergabung, sudah tampak di latihan perdana Timnas Indonesia. Padahal sebelumnya, klubnya disebut-sebut tak mengizinkan sang pemain pergi.

Piala AFF sendiri memang tak masuk agenda FIFA Matchday. Oleh karena itu, FK Senica berhak menolak panggilan timnas yang diarahkan kepada pemain berusia 21 tahun tersebut.

STY sendiri memang terlihat mencoba menggabungkan pemain-pemain yang bermain di luar negeri seperti Ryuji Utomo hingga Elkan Baggott dengan pemain-pemain yang moncer di kompetisi domestik.

Tetapi dari deretan pemain lokal yang tengah bersinar di BRI Liga 1 2021/2022, ada beberapa nama yang bisa dibilang terlupakan oleh Shin Tae-yong. Siapa saja mereka?

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 3 halaman

Ilija Spasojevic

BRI Liga 1: Selebrasi gol pemain Bali United, Ilija Spasojevic (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

BRI Liga 1: Selebrasi gol pemain Bali United, Ilija Spasojevic (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Tidak masuknya nama kapten Bali United ini sedikit dipertanyakan publik sepak bola nasional. Walaupun usianya tak lagi muda, dia masih merupakan salah satu penyerang tajam di kotak penalti.

Pemain naturalisasi tersebut berhasil melesatkan tujuh gol sejauh ini. DIa hanya kalah dari penyerang Persik Kediri, Youssef Ezzejjari yang telah mencetak delapan gol.

Dalam daftar yang dipanggil STY pun tak ada pemain yang benar-benar bisa dijadikan seorang target-man. Absennya Spasojevic tentu sangat disayangkan mengingat kemampuannya bisa menambah variasi serangan skuad Garuda.

2 dari 3 halaman

Hari Nur Yulianto

Penyerang PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Barito Putra pada laga Piala Menpora di Stadion Manahan, Solo, Minggu (21/3/2021).  (c) Bola.net/M Iqbal Ich

Penyerang PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Barito Putra pada laga Piala Menpora di Stadion Manahan, Solo, Minggu (21/3/2021). (c) Bola.net/M Iqbal Ich

Satu penyerang lokal yang terus dielu-elukan untuk mendapat panggilan Timnas Indonesia adalah Hari Nur Yulianto. Sayangnya, pemain PSIS Semarang tersebut kembali dilupakan oleh sang pelatih.

Padahal, performa pria yang akrab disapa Mukri tersebut tak buruk-buruk amati. Di tengah absensi Bruno Silva dalam beberapa pertandingan terutama di seri pertama BRI Liga 1 2021/22, dia mampu menggantikan kompatriotnya tersebut.

Manajer PSIS, Yoyok Sukawi sempat menyebutkan bila Hari Nur bakal segera dipanggil timnas Indonesia. Nyatanya, hal tersebut belum terjadi setidaknya hingga saat ini.

3 dari 3 halaman

Alberto Goncalves

Alberto Goncalves membagi ilmu sepak bola di ajang JFT Training Camp (c) Dendy Gandakusumah

Alberto Goncalves membagi ilmu sepak bola di ajang JFT Training Camp (c) Dendy Gandakusumah

Alberto Goncalves merupakan pemain naturalisasi lainnya yang tetap moncer di usia senja. Walaupun tak lagi bermain di kompetisi elit tertinggi, pria asal Brasil tersebut masih menjadi momok menakutkan bagi lawan-lawan Persis Solo di Liga 2.

Dalam enam pertandingan yang telah dijalaninya, pria yang akrab disapa Beto ini telah membukukan empat gol. Satu gol lebih sedikit dari winger Sriwijaya FC, Dedi Hartono yang menjadi topskor sementara kompetisi kasta kedua ini.

Selain itu, eks penggawa Madura United itu masih memegang status pencetak gol terbanyak di Liga 1 dengan 54 gol. Walaupun saat ini, status tersebut harus dibagi dengan penyerang Persija Jakarta, Marko Simic yang berhasil menyamai pencapaiannya.

Disadur dari: Bola.com (Wahyu Pratama/Gregah Nurikhsani)

Diunggah pada: 14 November 2021

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR