Piala AFF 2020: Apakah Elkan Baggott Sudah Cukup Teruji untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Gia Yuda Pradana | 13 November 2021, 19:27
Pemain Timnas Indonesia, Elkan Baggott (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan
Pemain Timnas Indonesia, Elkan Baggott (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Elkan Baggott adalah satu pemain yang diproyeksikan untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Namun, ada satu pertanyaan mendasar tentangnya. Apakah dia sudah cukup teruji dan layak?

Sebab, menurut data Transfermarkt, bek 19 tahun tersebut musim ini sama sekali belum bermain di Ipswich Town senior atau U-23.

Elkan Baggott masuk daftar 25 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Turki. Selama di sana, Elkan Baggott dkk. akan melakoni dua laga uji coba melawan Afghanistan (16/11/2021) dan Myanmar (25/11/2021).

"Ini sangat membahagiakan. Saya mengapresiasinya, terima kasih," kata Elkan Baggott saat menggambarkan perasaannya dipanggil ke Timnas Indonesia senior.

Para pemain yang dipanggil Shin Tae-yong adalah nama-nama yang berkualitas dan mendapatkan menit bermain konsisten di klubnya. Namun, standar terakhir itu jelas tak dimiliki Elkan Baggott.

Lantas, mengapa Shin Tae-yong ngotot memasukkan Elkan Baggott ke dalam daftar skuat Timnas Indonesia? Padahal, bila diadu masih banyak pemain yang punya peran sama dengan Elkan Baggott lebih layak dipanggil karena konsisten bermain dengan klubnya di BRI Liga 1 2021/2022.

Selain itu, Piala AFF 2020 bukan ajang coba-coba mengingat turnamen ini memegang peran penting dalam perjalanan sepak bola Indonesia. Pada edisi kali ini, Timnas Indonesia dibebani target juara untuk memutus rentetan tren negatif sekaligus mencetak sejarah pertama kalinya membawa pulang trofi tersebut di Tanah Air.

1 dari 2 halaman

Timnas U-19

Elkan Baggott (c) Instagram/PSSI

Elkan Baggott (c) Instagram/PSSI

Elkan Baggott belum punya catatan debut di Timnas Indonesia senior. Penampilannya sejauh ini sebatas bersama Timnas U-19 pada ajang persahabatan setahun lalu.

Dalam dua laga bersama Timnas U-19, Elkan Baggott memang tampil mengesankan. Pemain yang baru mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) itu berhasil membantu Timnas U-19 sekali menang dan sekali imbang serta hanya kebobolan sekali.

Secara postur, Elkan Baggott memiliki segala kriteria sebagai bek tengah. Elkan Baggott memiliki postur tubuh setinggi 1.94 cm yang jauh dari rata-rata orang Indonesia.

Ini menjadi kelebihan yang bisa dimaksimalkan Elkan Baggott dalam mengawal lini pertahanan Timnas Indonesia. Selain itu, Elkan Baggott juga sering membantu serangan dan mengandalkan tinggi tubuhnya untuk mencetak gol melalui sundulan kepala.

"Saya sangat terkesan di Indonesia. Di sini, ada banyak sekali fans yang memberikan cinta. Pengalaman ini sangat gila. Saya bahagia bisa datang ke sini," ujar Baggott.

2 dari 2 halaman

Persaingan di Jantung Pertahanan

Victor Igbonefo (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Victor Igbonefo (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Postur tubuh tinggi tentu bukan satu-satunya jaminan bagi Elkan Baggott bisa dengan mudah menembus skuat inti Timnas Indonesia. Sejauh ini, peta persaingan di jantung pertahanan skuat Merah Putih sangat ketat.

Selain Elkan Baggot, setidaknya ada lima pemain lainnya yang juga bermain sebagai bek tengah. Mereka adalah Fachruddin Aryanto, Victor Igbonefo, Ryuji Utomo, Alfeandra Dewangga, hingga Rachmat Irianto yang juga bisa diandalkan sebagai bek tengah.

Mengacu pada pengalaman dan catatan bermain di klub, kelimanya tentu mengungguli Elkan Baggott. Situasi inilah yang membuat peta persaingan bakal sangat ketat dan tentunya baik untuk Timnas Indonesia.

Meski demikian, Victor Igbonefo yang berpotensi menghadapi persaingan posisi dengan Elkan Baggot, menyambut antusias kehadirannya di skuat Timnas Indonesia. Igbonefo menilai kehadiran rekannya itu menambah kualitas di lini belakang.

"Sangat bagus karena untuk kompetisi seperti ini butuh pemain bagus dan berpengalaman. Elkan dari liga Inggris dan ke sini sehingga dia akan sangat membantu tim," tutur Igbonefo.

Disadur dari: Bola.com/Zulfirdaus Harahap/Gregah Nurikhsani

Published: 13 November 2021

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR