Momen-momen Menarik Jepang vs Indonesia di Piala Asia Futsal 2022: Drama Detik Terakhir

Dimas Ardi Prasetya | 4 Oktober 2022, 21:36
Duel antara Jepang vs Indonesia di perempat final Piala Asia Futsal 2022 di Saad Al Abdullah Hall, Kuwait City, Selasa (04/10/2022) petang WIB.  (c) 2022 Asian Football Confederation (AFC)
Duel antara Jepang vs Indonesia di perempat final Piala Asia Futsal 2022 di Saad Al Abdullah Hall, Kuwait City, Selasa (04/10/2022) petang WIB. (c) 2022 Asian Football Confederation (AFC)

Bola.net - Timnas Futsal Indonesia berhadapan dengan Jepang di laga perempat final Piala Asia Futsal 2022 di Saad Al Abdullah Hall, Kuwait City, Selasa (04/10/2022) petang WIB.

Duel ini berlangsung dengan alot. Pasalnya Timnas Indonesia mampu memberikan perlawanan apik pada Jepang, yang merupakan salah satu tim futsal terkuat di Asia.

Indonesia bahkan bisa unggul lebih dahulu melalui sepakan Samuel Eko. Namun Jepang bisa membalas dua gol dalam tempo kilat melalui gol Sora Kanazawa, dan Soma Mizutani.

Higor Pires sempat melebarkan keunggulan Jepang, namun Dewa Rizki Amanda sukses memperkecil skor menjadi 2-3. Sayangnya setelah itu mereka tak bisa mencetak gol balasan lagi.

Jepang pun memaksa Indonesia takluk dengan skor tipis 2-3. Dari laga ini ada beberapa momen menarik yang tercipta. Apa saja itu? Simak informasinya di bawah ini Bolaneters.

1 dari 10 halaman

Sit Kok Nggak Foul?

Menit kedua, Jepang berusaha membangun serangan. Bola dikuasai pemain nomor 6, Tomoki Yoshikawa.

Ia kemudian coba melewati adangan satu pemain Indonesia. Namun kemudian Tomoki terjatuh karena merasa dilanggar.

Namun wasit tak mengatakan ada pelanggaran. Pemain nomor 6 ini tampak mengeluarkan ekspresi tak percaya pada wasit sembari mengangkat kedua tangannya sembari masih terduduk di lapangan.

2 dari 10 halaman

Isyarat Kapten

Mochammad Iqbal Rahmatullah berebut bola dengan Neto Antonio Hirata di laga perempat final Piala Asia Futsal 2022 di Saad Al Abdullah Hall, Kuwait City, Selasa (04/10/2022) petang WIB. (c) 2022 Asian

Mochammad Iqbal Rahmatullah berebut bola dengan Neto Antonio Hirata di laga perempat final Piala Asia Futsal 2022 di Saad Al Abdullah Hall, Kuwait City, Selasa (04/10/2022) petang WIB. (c) 2022 Asian

Menit kelima, Indonesia baru saja kehilangan bola. Jepang kemudian bersiap melakukan serangan.

Pemain Indonesia kemudian bersiap menghadapi serangan lawan. Termasuk sang kapten, Mochammad Iqbal.

Sembari bersiap menunggu serangan lawan, ia tampak memberikan isyarat tangan pada rekannya di belakangnya. Iqbal tampaknya ingin rekan-rekannya terus berbicara agar bisa berkomunikasi dengan baik.

3 dari 10 halaman

Pelatih Indonesia Emosi

Menit ke delapan, Indonesia berusaha menyerang balik. Bola diarahkan kepada pemain nomor 10, Muhammad Fajriyan.

Namun ia kemudian tampak dilanggar pemain Jepang. Otomatis ia terjatuh dan tersungkur.

Namun wasit tak meniup peluit tanda pelanggaran. Kontan saja hal ini membuat pelatih Indonesia, Mohammad Hashemzadeh tampak kesal di pinggir lapangan dan ia memprotes keputusan wasit.

4 dari 10 halaman

Pemain Asing Jepang Emosi

M Fajriyan dikawal Arhur Oliveira di laga perempat final Piala Asia Futsal 2022 antara Jepang vs Indonesia di Saad Al Abdullah Hall, Kuwait City, Selasa (04/10/2022) petang WIB. (c) 2022 Asian Footbal

M Fajriyan dikawal Arhur Oliveira di laga perempat final Piala Asia Futsal 2022 antara Jepang vs Indonesia di Saad Al Abdullah Hall, Kuwait City, Selasa (04/10/2022) petang WIB. (c) 2022 Asian Footbal

Saat laga tersisa sekitar lima menit, Jepang, melalui Arthur Oliveira, berusaha melakukan build-up serangan. Namun usaha itu dengan cepat digagalkan para pemain Indonesia.

Satu pemain dengan cepat menutup ruang umpan sang lawan. Diikuti oleh pemain lain.

AKhirnya bek impor Jepang ini tak punya pilihan selain harus membuang bola keluar. Ia kemudian tampak kesal dan menghardik rekan-rekannya yang tak segera turun membantunya.

5 dari 10 halaman

Fist Pump Nizar

Saat laga tersisa tiga menit, Jepang melancarkan serangan berbahaya. Serangan didapat setelah memutus serangan indonesia.

Alhasil serangan mereka membuat kiper Indonesia, Muhammad Nizar, tinggal berhadapan dengan satu pemain lawan. Sang lawan kemudian melepas tembakan keras mendatar.

Namun Nizar denggan cekatan melakukan blok dengan kakinya. Setelah sukses menghalau peluang itu, ia mengeluarkan tinjunya ke udara alias melakukan fist pump, sebagai ekspresi rasa bangganya karena sukses menggagalkan peluang lawan.

6 dari 10 halaman

Diving Nih

Samuel Eko (kanan) dikawal ketat Ishida Kentaro di laga perempat final Piala Asia Futsal 2022 antara Jepang vs Indonesia di Saad Al Abdullah Hall, Kuwait City, Selasa (04/10/2022) petang WIB.  (c) 202

Samuel Eko (kanan) dikawal ketat Ishida Kentaro di laga perempat final Piala Asia Futsal 2022 antara Jepang vs Indonesia di Saad Al Abdullah Hall, Kuwait City, Selasa (04/10/2022) petang WIB. (c) 202

Menit keempat babak kedua, Jepang menekan pertahanan Indonesia. Mereka menggebrak dari sisi kiri lapangan.

Saat itu M. Iqbal berusaha membantu menghentikan serangan tersebut. Ia tampak berusaha melakukan tekel.

Usahanya gagal, tapi ada satu pemain Jepang yang ikut terjatuh. Pemain Negeri Matahari Terbit ini kemudian mengharapkan pelanggaran tapi ternyata wasit menganggapnya melakukan diving dan memberikan kartu kuning.

7 dari 10 halaman

Reaksi Kontras

Menit ke-12 babak kedua, Indonesia baru saja memulai lagi pertandingan. Mereka sebelumnya kebobolan gol penyama kedudukan.

Akan tetapi kemudian pemain Jepang melakukan pressing dan bisa merebut bola. Mereka kemudian melakukan shooting dan langsung berbuah gol kedua.

Gol ini tampak membuat pemain Indonesia syok. Di sisi lain para pemain Jepang langsung berselebrasi di pinggir lapangan dan mereka melakukan pelukan grup.

8 dari 10 halaman

Aksi Sportif Syauqi

Aksi Syauqi Saud di pertandingan antara Jepang vs Indonesia di perempat final Piala Asia Futsal 2022 di Saad Al Abdullah Hall, Kuwait City, Selasa (04/10/2022) petang WIB. (c) 2022 Asian Football Conf

Aksi Syauqi Saud di pertandingan antara Jepang vs Indonesia di perempat final Piala Asia Futsal 2022 di Saad Al Abdullah Hall, Kuwait City, Selasa (04/10/2022) petang WIB. (c) 2022 Asian Football Conf

Saat laga babak kedua tersisa sekitar lima menit, Jepang melepas serangan tapi gagal berbuah gol. Indonesia kemudian langsung melepas serangan balik juga.

Saat itu bola dikuasai oleh Syauqi Saud. Namun usai melewati garis tengah lapangan, ia berhenti.

Syauqi kemudian membuang bola keluar lapangan. Pasalnya ia melihat ada satu pemain Jepang yang mengalami cedera dan terbaring di lapangan.

Aksi Sportif ini pun langsung disambut pelukan hangat dari pemain Jepang. Kelas!

9 dari 10 halaman

Sikutan Pemain Jepang

Saat laga tersisa tiga menit, Indonesia dalam proses menyerang. Namun usaha mereka digagalkan pemain Jepang.

Saat itu pemain nomor 11 Indonesia, Firman Adriansyah, terjatuh. Ia jatuh bersama dengan pemain Jepang, Neto Antonio Hirata.

Saat akan bangun, terlihat sikut kanan pemain nomor 9 itu mengenai wajah Firman. Sontak ia pun agak emosi namun Neto mengaku pada wasit bahwa ia tak berbuat apa pun.

10 dari 10 halaman

Drama Detik Akhir

Ekspresi kecewa Rio Pangestu Putra di laga perempat final Piala Asia Futsal 2022 antara Jepang vs Indonesia di Saad Al Abdullah Hall, Kuwait City, Selasa (04/10/2022) petang WIB. (c) 2022 Asian Footba

Ekspresi kecewa Rio Pangestu Putra di laga perempat final Piala Asia Futsal 2022 antara Jepang vs Indonesia di Saad Al Abdullah Hall, Kuwait City, Selasa (04/10/2022) petang WIB. (c) 2022 Asian Footba

Ada drama yang terjadi saat laga babak kedua akan berakhir. Saat itu bola keluar lapangan dengan waktu tersisa sekitar tiga detik saja.

Bola dikuasai oleh Indonesia, yang dalam posisi tertinggal 2-3. Merah Putih kemudian melakukan serangan kilat.
Usaha itu membuahkan hasil. Rio Pangestu sukses menjebol gawang Jepang. Sontak hal tersebut membuat semua pemain dan ofisial Indonesia bersorak kegirangan.

Namun mereka kemudian tertunduk lebih. Sebab wasit tak menganggap gol Rio sah. Pasalnya peluit akhir sudah berbunyi hanya sekitar satu detik sebelum gol itu tercipta.

Beberapa pemain dan ofisial coba mengajukan protes. Namun wasit menegaskan gol Rio tetap tidak sah.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR