BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Menunggu Terbentuknya Susunan Lengkap Panitia Piala Dunia U-20 2021

09-07-2020 12:30 | Gia Yuda Pradana

Peluncuran Panita Piala Dunia U-20 2021, INAFOC (c) Bola.net/Fitri Apriani Peluncuran Panita Piala Dunia U-20 2021, INAFOC (c) Bola.net/Fitri Apriani

Bola.net - Panitia penyelenggara Piala Dunia U-20 2021, INAFOC (Indonesia FIFA U-20 World Cup 2021 Organizing Committee), sudah terbentuk lebih dari satu minggu. Ini terbentuk tepatnya pada 1 Juli 2020 lalu, saat pemerintah menggelar rapat terbatas (ratas) kabinet.

Namun, sejauh ini, strukturnya tak kunjung jua terbentuk. Baru Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali yang masuk ke dalam INAFOC sebagai ketua, lantaran ditunjuk langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat ratas.

Nah, sebagai ketua, Menpora punya kewenangan untuk menunjuk orang-orang yang ada di dalam INAFOC. Lantas, kapan susunan lengkapnya bakal terbentuk?

"Seperti kita ketahui, Minggu lalu pak presiden sudah menetapkan tentang penunjukan pak menteri sebagai ketua INAFOC. Sambil menunggu untuk ditandatangani Keputusan Presiden (Keppres) dan Instruksi Presiden (Inpres), moga-moga di bulan Juli ini sudah," ujar Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S. Dewa Broto.

"Kami akan sambil menyusun bayangan untuk INAFOC, sehingga jangan sampai nanti kepres sudah ditandatangani, inpres sudah ditandatangani, kami baru menyusun," katanya menambahkan.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.

1 dari 1 halaman

Diisi Orang-orang Kompeten

Gatot S Dewa Broto (c) Bola.net/Fitri Apriani Gatot S Dewa Broto (c) Bola.net/Fitri Apriani

Nantinya, INAFOC tak hanya diisi oleh Kemenpora. Semua unsur akan terlibat di dalamnya, mulai dari PSSI, TNI, Polri, hingga sejumlah Kementerian atau Lembaga.

Lantas, berapakah persentasenya?

"Oh engga engga, itu tidak menggambarkan persentase, tapi menggambarkan kompetensi," tutur Gatot.

"Sejauh memang kalau ada kompetensi, pasti akan direkrut oleh pak menteri. Kewenangan untuk merekrut sepenuhnya ada di tangan pak menteri," imbuhnya.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR