Makan Konate Ingin Membela Timnas Indonesia, Tapi Sudah Dipanggil Timnas Mali

Gia Yuda Pradana | 12 Januari 2022, 10:46
Pemain Persija Jakarta, Makan Konate (c) Media Persija

Bola.net - Makan Konate mengaku bahwa dia sebenarnya berminat untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan membela Timnas Indonesia. Namun, keinginan itu menemui kendala.


Sebab, playmaker anyar Persija Jakarta itu sudah dipanggil oleh Timnas Mali.

"Kalau ada alasan dan rezekinya, pasti bisa menjadi WNI. Sebab sebelumnya pernah diproses," kata Makan Konate dalam YouTube Atep TV.

"Namun, saya dipanggil ke Mali. Kalau ada kesempatan untuk menjadi WNI, tidak ada masalah," imbuh pemain berusia 30 tahun itu.

1 dari 3 halaman

Karier Makan Konate di Persepakbolaan Indonesia

Makan Konate (c) Bola.com/Dody Iryawan

Syarat untuk menjadi WNI selain punya garis keturunan atau mendapatkan naturalisasi melalui jalur istimewa, setiap warga negara asing perlu tinggal lima tahun beruntun atau sepuluh tahun tidak berturut-turut di Indonesia.

Konate tidak punya darah Indonesia dan belum pernah menetap lima tahun berturut-turut, tapi telah lama berkarier di Indonesia.

Selama berada di Indonesia, Konate membela PSPS Pekanbaru pada 2012-2013, Barito Putera pada 2013, Persib Bandung pada 2014-2015, Sriwijaya FC pada 2018, Arema FC pada 2018-2019, Persebaya Surabaya pada 2020, dan Persija Jakarta pada 2021.

Pada Juni 2021, Makan Konate dipanggil Mali untuk tiga partai uji coba melawan Aljazair, Kongo, dan Tunisia. Namun, pemain kelahiran 10 November 1991 itu tidak pernah dimainkan.

2 dari 3 halaman

Sedih Timnas Indonesia Gagal Juara Piala AFF 2020

Terima kasih sudah berjuang di Piala AFF 2020, Timnas Indonesia (c) Bola

Makan Konate mengatakan mengikuti perjuangan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Mantan pemain Terengganu FC itu mengaku sedih Asnawi Mangkualam dkk. gagal menjadi juara.

"Saya sedih Timnas Indonesia gagal juara. Tapi, Thailand memang kuat dan pertandingan berat," tutur Konate.

"Timnas Indonesia punya banyak pemain muda. Step by step. Mereka punya tim bagus. Dua sampai tiga tahun lagi bisa solid dan kompak."

"Kalau saya ada di situ, alhamdulillah, tim bisa kuat. Mereka punya banyak pemain berkualitas, pintar, dan semangat besar," imbuhnya.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR