Kilas Balik Duet Maut dan Top Skor Timnas Indonesia di Ajang Piala AFF

Gia Yuda Pradana | 13 November 2021, 18:24
Aksi suporter Timnas Indonesia membentangkan bendera merah-putih raksasa (c) Bola.com/Nicklas Hanoatubun
Aksi suporter Timnas Indonesia membentangkan bendera merah-putih raksasa (c) Bola.com/Nicklas Hanoatubun

Bola.net - Timnas Indonesia beberapa kali mengirim pemainnya menjadi top skor Piala AFF. Namun, Timnas Indonesia sangat akrab dengan kekalahan pada laga final.


Noh Alam Shah, striker Singapura yang pernah merumput bersama Arema, masih tercatat sebagai top skor sepanjang masa Piala AFF dengan lesakan 17 golnya. Teerasil Dangda, Worrawoot Srimaka, dan Le Cong Vinh mengekor dengan 15 gol.

Timnas Indonesia mengirimkan Kurniawan Dwi Yulianto (13) dan Bambang Pamungkas (12) di daftar tersebut. Nama terakhir pernah keluar sebagai top skor pada Piala AFF.

Bambang Pamungkas mencetak 8 gol dan menjadi top skor pada Piala AFF edisi 2002 yang saat itu masih bernama Tiger Cup. Dua tahun berselang, guliran Ilham Jaya Kesuma (7) yang mencetak gol terbanyak.

Sebelumnya, pada 2000, muncul nama Gendut Doni yang keluar sebagai top skor dengan lesakan lima gol. Namun, torehan golnya sama dengan Worrawoot Srimaka sehingga harus berbagi gelar tersebut.

Sementara itu, Budi Sudarsono menjadi top skor pada edisi 2008. Hanya saja, ia harus berbagi gelar dengan dua pemain, yakni Agu Casmir (Singapura) dan Teerasil Dangda (Thailand).

Pada lima edisi Piala AFF berikutnya, tidak ada pemain Timnas Indonesia yang berhasil menjadi top skor.

1 dari 4 halaman

Duet Gendut Doni dan Kurniawan Dwi Yulianto

Kurniawan Dwi Yulianto (c) Fitri Apriani

Pada Piala Tiger 2000, Kurniawan Dwi Yulianto yang berduet dengan Gendut Doni. Kedua penyerang beringas itu berhasil tampil mengesankan sepanjang turnamen.

Keduanya sanggup mencetak delapan gol sepanjang turnamen. Rinciannya adalah Gendut Doni mencetak lima gol, sedangkan Kurniawan menyumbang tiga gol.

Namun, ketajaman keduanya tetap tak mampu memberikan gelar juara buat Timnas Indonesia. Pada laga final, Tim Merah Putih menyerah 1-4 dari Thailand.

2 dari 4 halaman

Bambang Pamungkas Sang Legenda

Bambang Pamungkas (c) Bola.net

Penyerang yang akrab disapa Bepe itu, merupakan pemain dengan penampilan dan pencetak gol terbanyak bersama tim nasional Indonesia. Bepe sudah membela tim Garuda sebanyak 85 kali dan telah mencetak 37 gol.

Di kancah regional, pemain yang akrab dengan nomor punggung 20 di Persija Jakarta itu diingat sebagai pencetak gol terbanyak Piala AFF 2002 dengan dengan delapan gol.

Total, Bepe membuat 12 gol di Piala AFF dan menjadikannya sebagai pembuat gol terbanyak kelima sepanjang sejarah kompetisi itu bersama legenda Thailand, Kiatisuk Senamuang.

Pada Piala Tiger 2002, Bambang Pamungkas yang berduet dengan Zaenal Arif sukses membukukan delapan gol. Sementara rekannya mencatatkan enam gol.

Sayang, pada laga final, Timnas Indonesia menyerah 2-4 dari Tim Thailand lewat drama adu penalti.

3 dari 4 halaman

Ilham Jaya Kesuma dan Kemunculan Boaz Solossa

Boaz Solossa (c) Bola.com/Nicklas Hanoatubun

Piala Tiger 2004 giliran nama Ilham Jaya Kesuma dan Boaz Solossa yang tampil menggila. Keduanya sukses mengumpulkan 11 gol, Ilham dengan tujuh gol dan Boaz Solossa empat gol.

Piala Tiger ini bisa dibilang panggungnya pemain Indonesia. Selain dua nama tersebut, ada pula Kurniawan Dwi Yulianto yang tampil tajam dengan lima gol dan Elie Aiboy dengan empat gol.

Namun, Timnas Indonesia kembali gagal menjadi juara. Pada laga final, Tim Merah Putih menyerah 1-3 dan 1-2 dari Singapura, di mana laga final sudah menggunakan sistem dua leg.

4 dari 4 halaman

Budi Sudarsono, Galak di Awal

Suporter Timnas Indonesia (c) Bola.com/M. Iqbal Ichsan

Piala AFF 2008 jadi cerita tersendiri buat Budi Sudarsono. Pada laga kedua kontra Kamboja, ia menjadi pemain yang sangat disorot dalam pertandingan tersebut. Dalam 70 menit eks pemain Sriwijaya FC itu berhasil mencetak hattrick ke gawang Kamboja.

Sayangnya, keran golnya terhenti di angka empat dengan tambahan satu gol pada laga pembuka kontra Myanmar. Pada laga berikutnya melawan Singapura saat Timnas Indonesia kalah 0-2, Budi Sudarsono gagal menampilkan performa apik.

Pada semifinal kontra Thailand, Timnas Indonesia menyerah dari Thailand lewat gol tunggal Teerasil Dangda. Begitu pula dengan leg kedua, di mana Merah Putih kembali takluk 1-2.

Disadur dari: Bola.com/Gregah Nurikhsani

Published: 13 November 2021

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR