Ketum PSSI Mau Masuk Ruang Ganti Timnas Indonesia di Final Piala AFF 2020, Perasaan Netizen Tidak Enak

Gia Yuda Pradana | 28 Desember 2021, 17:12
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (c) Bola.net/Fitri Apriani
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (c) Bola.net/Fitri Apriani

Bola.net - Timnas Indonesia akan bermain di final Piala AFF 2020 melawan Thailand. Jelang duel tersebut, Ketua PSSI Mochamad Iriawan berkeinginan memberi dukungan langsung ke para pemain dengan masuk ke ruang ganti pemain Indonesia.


Timnas Indonesia bakal menghadapi Thailand dalam partai puncak Piala AFF 2020 yang digelar dua leg pada 29 Desember 2021 dan 1 Januari 2022 di National Stadium, Kallang.

Iriawan mengaku akan terbang ke Singapura pada 31 Desember 2021 untuk mendukung Timnas Indonesia pada pertemuan kedua kontra Thailand.

Iriawan mengungkapkan rencananya itu ketika melakukan video call dengan para pemain Timnas Indonesia, termasuk Asnawi Mangkualam, yang diunggah di akun Instagramnya, @mochamadiriawan84 pada Senin (27/12/2021).

"Pokoknya saya berdoa dari sini, saya kalau jadi," kata Iriawan, yang dipotong oleh Asnawi. "Kapan ke sini Pak," ujar Asnawi bertanya. "Saya pada 31 Desember 2021 ke Singapura," lanjut Iriawan.

"Saya usahakan bisa turun ke tempat ganti pakaian, saya sedang izin ke AFF. Main bagus semuanya, Asnawi dan Egy Maulana Vikri luar biasa. Evan Dimas, kamu top," imbuh Iriawan.

Hal ini ditanggapi negatif oleh mayoritas pendukung Timnas Indonesia. Salah satu alasannya adalah ini terancam melanggar regulasi turnamen.

Lewat media sosial, mereka beramai-ramai menolak keinginan Ketum PSSI tersebut. Berikut beberapa cuitan yang kami temukan.

2 dari 20 halaman

Mohon ya pak...

3 dari 20 halaman

Udah lah pak

4 dari 20 halaman

Gak usah woi

5 dari 20 halaman

Masa terulang?

6 dari 20 halaman

Ini kalo izinnya sampe tembus...

7 dari 20 halaman

Trus maennya jelek...

8 dari 20 halaman

Bubar, bubar!

9 dari 20 halaman

Jadi kzl

10 dari 20 halaman

Di tribune aja ya pak

11 dari 20 halaman

Gausah aneh-aneh dulu

12 dari 20 halaman

Nanti malah nambah beban, pak

13 dari 20 halaman

Saya kontra ya, pak

14 dari 20 halaman

Pelatih bukan, ofisial bukan

15 dari 20 halaman

Jangan kasih masuk

16 dari 20 halaman

Biarkan para pemain fokus

17 dari 20 halaman

Tim butuh privasi, pak

18 dari 20 halaman

Kita masih trauma, pak

19 dari 20 halaman

Gak ada petisinya ya?

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR