Kabar Skuad Timnas Indonesia yang Imbang 1-1 Lawan Kuwait Tahun 2009

Gia Yuda Pradana | 8 Juni 2022, 09:21
Eks striker Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas (c) ESA
Eks striker Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas (c) ESA

Bola.net - Timnas Indonesia akan menghadapi Kuwait pada Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023 di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Rabu (8/6/2022). Bicara soal Kualifikasi Piala Asia, dua negara ini juga pernah bertemu dalam ajang yang sama.

Momen itu terjadi pada 2009, tepatnya 18 November 2009. Pertandingan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Ketika itu, Timnas Indonesia dilatih oleh Benny Dollo. Pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.

Timnas Indonesia mencetak gol lebih dulu lewat Budi Sudarsono pada menit ke-45+3. Sementara gol penyama kedudukan Kuwait tercipta di menit ke-72 via Ahmad Alzemi.

Lantas, siapa saja pemain yang saat itu membela Timnas Indonesia dan bagaimana kabarnya sekarang? Apakah ada yang masih aktif bermain? Berikut ulasannya.

1 dari 4 halaman

Kiper dan Bek

Maman Abdurrahman. (c) Bola.com/Vitalis Yogi Trisna

Maman Abdurrahman. (c) Bola.com/Vitalis Yogi Trisna

Dalam line-up pertandingan, ada dua kiper yang tersedia, yaitu Markus Harison dan Feri Rotinsulu. Ketika itu, yang dipasang Benny Dolo sebagai starter adalah Markus.

Saat ini, keduanya sudah gantung sarung tangan dan menjadi pelatih kiper. Marcus di Timnas Indonesia U-16, sementara Feri di Sriwijaya FC.

Sedangkan bek yang dimainkan sejak menit awal adalah Charis Yulianto, Nova Arianto, dan Maman Abdurrahman. Dari tiga nama itu, yang sekarang masih aktif bermain hanya Maman di Persija Jakarta.

Sedangkan Charis dan Nova sama-sama banting setir jadi asisten pelatih. Charis di Persela Lamongan, sementara Nova di Timnas Indonesia.

2 dari 4 halaman

Gelandang

Boaz Solossa (c) Official PSS Sleman

Boaz Solossa (c) Official PSS Sleman

Tiga pemain tengah yang diturunkan sebagai starter adalah Boaz Solossa, Ponaryo Astaman, dan Firman Utina. Sementara sisi sayap diisi oleh Ismed Sofyan dan Muhammad Ridwan.

Dari lima nama itu, yang masih terdaftar sebagai pemain hanya Boaz di PSS Sleman dan Ismed di Persija. Sementara Ponaryo, Firman, dan Muhammad Ridwan sudah gantung sepatu.

Saat ini, Ponaryo jadi Chief Operatating Officer (COO) Borneo FC. Sedangkan Muhammad Ridwan kini melatih tim junior PSIS Semarang, dan Firman menjadi Direktur Akademi Borneo FC.

3 dari 4 halaman

Penyerang dan Pelatih

Benny Dollo (c) Bola.com/Nicklas Hanoatubun

Benny Dollo (c) Bola.com/Nicklas Hanoatubun

Dua striker yang diturunkan Benny Dollo adalah Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas. Dua-duanya sekarang sudah pensiun dari lapangan hijau.

Budi terakhir menjadi Kepala Akademi Belitong FC. Sedangkan Bepe, sapaan akrab Bambang Pamungkas terakhir jadi manajer Persija.

Sementara Benny Dollo sekarang sudah tidak aktif lagi melatih. Ia terpaksa pensiun karena berjuang melawan sakit yang diderita.

4 dari 4 halaman

Pemain Pengganti

Suporter Timnas Indonesia (c) Bola.com/M. Iqbal Ichsan

Suporter Timnas Indonesia (c) Bola.com/M. Iqbal Ichsan

Selain Feri Rotinsulu, ada enam pemain cadangan lainnya yang disiapkan di bench dalam laga tersebut. Mereka adalah Syamsul Bachri, Muhammad Ilham, Eka Ramdani, Isnan Ali, Saktiawan Sinaga, dan Rachmat Latif.

Dari nama-nama itu, yang masih aktif jadi pemain hanya Rachmat Latif. Pada musim ini, ia akan memperkuat Persipa Pati di Liga 2 2022/2023.

Sedangkan sebagian besar pemain cadangan saat itu, sekarang ini ada yang banting setir jadi asisten pelatih. Ada juga yang menjadi pengusaha.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR