Iwan Bule Soal Poster Kontroversial di Piala AFF 2020: Buat Apa? Saya Tidak Perlu Itu

Asad Arifin | 19 Januari 2022, 15:25
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (c) Bola.net/Fitri Apriani
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (c) Bola.net/Fitri Apriani

Bola.net - Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, bicara tentang poster kontroversial dirinya saat Piala AFF 2020 lalu. Sosok yang karib disapa Iwan Bule itu mengaku tidak tahu siapa yang membuat dan mengunggah poster itu.


Iwan Bule sempat menjadi gunjingan fans Timnas Indonesia pada Piala AFF 2020 lalu. Sebab, jelang laga final leg pertama melawan Thailand, Iwan Bule mengunggah poster dukungan kepada Evan Dimas dan kawan-kawan.

Poster itu mendapat respon negatif lantaran foto Iwan Bule jauh lebih besar dibanding foto pemain Timnas Indonesia. Bahkan, tidak ada foto pelatih Shin Tae-yong pada poster yang diunggah di twitter Iwan Bule, @iriawan84.

1 dari 2 halaman

Marah

Lewat podcast Close The Door di YouTube milik Deddy Corbuzier, Iwan Bule mengaku tidak tahu asal-usul poster tersebut. Iwan Bule tidak mendapat laporan tentang poster itu dan marah dengan situasi yang terjadi.

"Iya betul itu (tidak tahu)," ucap Iwan Bule.

"Saya marah kepada yang menaruh itu. Tapi ya sudah, sudah terjadi mau diapain. Ya, itu resiko kita menjadi ketua PSSI. Apalagi zaman sekarang netizen bebas bicara," sambung Iwan Bule.

Menurut Iwan Bule, tim yang mengelola media sosialnya tidak melapor tentang poster tersebut. Iwan Bule sendiri baru tahu tentang poster itu begitu terjadi kegaduhan di media sosial.

"Tidak pernah ngomong ke saya juga, tiba-tiba keluar dan jadi ramai. Dia juga binggung," tegasnya.

2 dari 2 halaman

Untuk Apa?

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, memberikan sambutan saat Kongres PSSI di Hotel Raffles, Jakarta, Sabtu (29/5/2021). Kongres tersebut akan membahas kepastian Liga 1 dan 2 musim 2021-2022. (c) Bola.com/M

Iwan Bule memastikan bahwa poster itu bukan atas inisiatifnya. Pria berusia 59 tahun tersebut mengaku tidak butuh poster seperti itu. Menurutnya, pemain dan pelatih lah yang harus mendapat panggung.

"Saya tegur (yang membuat), kamu tidak boleh begitu. Itu kan tidak bagus. Untuk apa? Saya tidak perlu. Yang perlu ditampilkan itu adalah pemain dengan pelatih. Sudah tahu kok kalau ketuanya saya," kata Iwan Bule.

"Saya yang kena getahnya di-bully, ya sudahlah kita terima saja. Bagi saya begini, kalau hanya di-bully saja biasa. Jangankan cuma saya, petinggi negara pun di-bully," tegasnya.

Sumber: YouTube Deddy Corbuzier

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR