BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Alasan Mengapa TC Virtual Timnas Indonesia U-19 Minus Witan Sulaeman dan Elkan Baggott

05-11-2020 09:18 | Gia Yuda Pradana

Elkan Baggott (c) PSSI Elkan Baggott (c) PSSI

Bola.net - PSSI telah merilis nama-nama pemain yang dipanggil Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) virtual Timnas Indonesia U-19 pada 5-15 November 2020. Jumlahnya mencapai 33 personil.

Namun, dari daftar tersebut, tidak ada nama Witan Sulaeman dan Elkan Baggott. Padahal, keduanya merupakan pilar Timnas Indonesia U-19 ketika melakoni serangkaian laga uji coba saat TC di Kroasia beberapa waktu lalu.

Ternyata, Witan dan Baggott ditepikan bukan karena dicoret oleh Shin Tae-yong. Keduanya tak bisa mengikuti TC secara online tersebut lantaran sudah kembali ke klubnya masing-masing.

Saat ini, Witan sudah bergabung dengan FK Radnik Surdulica di Serbia. Sementara itu, Baggott kembali ke Inggris untuk menjadi andalan Ipswich Town.

"Untuk Witan dan Baggot yang tidak ada dalam daftar pemain yang dipanggil, sebab mereka sedang mengikuti kompetisi di klub mereka masing-masing dan adanya perbedaan waktu," tulis keterangan PSSI.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.

1 dari 1 halaman

Nama Lain yang Tak Dipanggil

Witan Sulaeman (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan Witan Sulaeman (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Selain Witan dan Baggott, ada satu alumnus TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia lainnya yang juga ditepikan Shin Tae-yong. Dia adalah Ahmad Rusadi.

Namun untuk Ahmad, PSSI tak menyebut alasan dibalik pencoretan namanya. Adapun, ia merupakan pemain yang beroperasi sebagai bek tengah.

Alhasil, TC virtual diikuti oleh 25 alumnus TC Kroasia. Mereka adalah Rizky Ridho, Erlangga Setyo, Bagas Kaffa, Beckham Putra, Mohammad Kanu, M Adi Satrio, Mochammad Supriadi, Irfan Jauhari, Pratama Arhan, Braif Fatari, Bayu M Fiqri, Khairul Imam Zakiri, Yudha Febrian, Saddam Gaffar, Muhammad Fadhil, Irfan, Sandi Samosir, Komang Tri, Andre Oktaviansyah, Komang Teguh, Brylian Aldama, David Maulana, Jack Brown, Yofandani Damai, dan Moh Bahril Fajar.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR