5 Pemain Senior yang Layak Dapat Kans Dibawa Shin Tae-yong ke Piala AFF 2020

Anindhya Danartikanya | 25 November 2021, 12:18
Septian David, Hansamu Yama, Andik Vermansah (c) Bola.com/Adreanus Titus

Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, harus cermat dalam memilih pemain untuk dibawa ke Piala AFF 2020. Pasalnya, dia hanya diizinkan mencomot maksimal dua nama dari masing-masing klub. Masalahnya, ada beberapa klub berisi pemain-pemain top yang layak membela timnas.


Sebut saja Persib Bandung dan Persebaya Surabaya yang punya banyak pemain berkualitas. Hasilnya, hanya ada dua nama dari masing-masing klub itu untuk agenda TC dan uji coba saat ini. Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto dari Persebaya, sedangkan Persib mengirim Victor Igbonefo dan Ezra Walian.

Saat ini, Skuad Garuda sedang dalam masa persiapan Piala AFF 2020. Evan Dimas dkk. sedang bersiap melakoni uji coba melawan Myanmar di Gloria Sports Arena, Antalya, Turki, Kamis (25/11/2021). Piala AFF 2020 sendiri akan dimulai pada awal Desember mendatang di Singapura.

Timnas Indonesia yang tergabung di Grup B bakal mengawali kiprah dengan berjumpa Kamboja pada 9 Desember. Terdapat setidaknya lima pemain senior yang layak untuk mendapat kesempatan di timnas dalam ajang Piala AFF 2020. Siapa saja mereka? Simak ulasan berikut seperti yang dilansir dari Bola.com.

1 dari 5 halaman

Ilija Spasojevic (Bali United)

BRI Liga 1: Selebrasi gol Ilija Spasojevic (tengah) untuk Bali United (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Nama satu ini sebenarnya terhitung sebagai striker gaek karena sudah berusia 34 tahun. Tapi, jangan salah, Ilija Spasojevic adalah striker lokal tertajam di BRI Liga 1. Dia bahkan menjadi pencetak gol terbanyak dengan sembilan gol bersama Youssef Ezejjari milik Persik Kediri.

Pemain yang akrab disapa Spaso itu tentu layak masuk skuat Timnas Indonesia lagi. Dia masih memiliki ketajaman. Kemampuan pemain milik Bali United itu tentu saja akan sangat membantu barisan serangan Tim Garuda.

Sayang, saat ini sudah ada dua pemain Bali United yang bergabung Timnas Indonesia, yakni Kadek Agung dan Yabes Roni. Pelatih Shin Tae-yong tentu saja harus mencoret satu dari dua nama itu demi memberi tempat untuk Ilija Spasojevic.

Ilija Spasojevic padahal sangat menginginkan kesempatan untuk membela Timnas Indonesia. Sejak dinaturalisasi menjadi WNI pada 2017, Spasojevic sangat bergairah jika bicara soal Timnas Indonesia. Namun, ia jarang mendapatkan panggilan, apalagi untuk ikut dalam turnamen.

2 dari 5 halaman

Septian David Maulana (PSIS Semarang)

BRI Liga 1: Pemain PSIS Semarang, Septian David Maulana (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Winger berusia 25 tahun ini termasuk pemain yang memberi kontribusi optimal untuk PSIS Semarang. Dia adalah penyerang sayap yang mampu mengirim umpan maupun melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan yang berbuah gol.

Septian David Maulana selalu tampil dalam 13 pertandingan BRI Liga 1 dan selalu masuk starting eleven. Dia tentu akan menambah variasi serangan Timnas Indonesia yang juga kerap mengandalkan kecepatan sayap.

Lagi-lagi, PSIS sudah mengirim dua nama yang bahkan masih belia. Alfeandra Dewangga dan Pratama Arhan yang sama-sama berusia 20 tahun. Tentu, satu dari mereka harus rela kehilangan kesempatan jika Septian masuk.

Septian David Maulana juga merupakan pemain yang bersinar bersama Timnas Indonesia U-22 dalam SEA Games 2017 di Kuala Lumpur. Kala itu, Septian diberikan peran berbeda oleh Luis Milla, yaitu sebagai gelandang serang, dan mampu tampil luar biasa bahkan mencetak gol.

3 dari 5 halaman

Hansamu Yama (Bhayangkara FC)

Hansamu Yama (c) Bola.com/Aditya Wany

Stoper satu ini juga terlewat dari radar Shin Tae-yong. Padahal, Hansamu Yama adalah pemain kunci di lini belakang Bhayangkara FC. Duetnya di lini belakang bersama Anderson Salles membuatnya The Guardians hanya kebobolan 10 gol dari 13 laga BRI Liga 1.

Hansamu termasuk pemain penting yang membawa Bhayangkara FC masih masih duduk di puncak klasemen sementara. Kemampuannya dalam duel udara, intersep, hingga sapuan dalam menghalau serangan lawan amat dibutuhkan.

Kebetulan, hanya Evan Dimas saja pemain milik Bhayangkara yang dipanggil Timnas Indonesia. Artinya, masih ada satu slot lagi dari klubnya yang bisa diisi oleh Hansamu untuk memperkokoh pertahanan tim Merah-Putih.

Hansamu Yama pun sebenarnya sudah membuktikan bagaimana kualitasnya setiap kali memperkuat Timnas Indonesia. Keberaniannya untuk berduel udara, terutama di depan gawang lawan, sering menguntungkan Tim Garuda, termasuk mencetak gol.

4 dari 5 halaman

Riko Simanjuntak (Persija Jakarta)

Pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak dilanggar oleh pemain Persebaya Surabaya saat laga pekan kesembilan BRI Liga 1 2021/2022, Selasa (26/10/2021). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Winger berusia 29 tahun ini masih menjadi pemain andalan Persija Jakarta di BRI Liga 1. Kerja samanya dengan Marko Simic di lini depan membuat Macan Kemayoran bisa melahirkan banyak serangan apik.

Riko Simanjuntak tercatat sudah membukukan empat assist dari 10 penampilannya bersama Persija musim ini. Kemampuan dribel dan melepas umpan tentu akan diperlukan dalam variasi serangan Timnas Indonesia.

Di sisi lain, Persija juga baru mengirim stoper Ryuji Utomo ke Timnas Indonesia. Riko bisa menambah daftar pemain Macan Kemayoran yang bisa diandalkan untuk Piala AFF 2020 mendatang.

Penampilan Riko Simanjuntak bersama Timnas Indonesia cukup baik di Piala AFF 2018, di mana saat itu ia memang merupakan pemain sayap dengan keunggulan kecepatan yang luar biasa. Sayang Tim Garuda tidak mampu bersaing kuat di edisi tersebut dan tersingkir di fase grup.

5 dari 5 halaman

Andik Vermansah (Bhayangkara Solo FC)

Pemain Bhayangkara Solo FC, Andik Vermansyah (kiri) dijaga pemain PSM Makassar Erwin Gutawa, dalam pertandingan Babak Penyisihan Grup B Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Malang. Sabtu (27/3/20

Pemain yang satu ini merupakan andalan Timnas Indonesia dari Piala AFF 2012 hingga 2018. Skill yang mumpuni sebagai winger, dengan kecepatan, umpan akurat, serta kemampuan dribel yang mampu menusuk lini pertahanan lawan, membuat Andik Vermansah diandalkan di Timnas Indonesia.

Namun, Andik Vermansah belum membuat Shin Tae-yong melirik kepadanya. Padahal, meski tak lagi muda, Andik Vermansah bisa menjadi pembimbing para pemain muda untuk berkembang matang bersama Tim Garuda.

Kesempatan Andik untuk membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 pun sebenarnya masih bisa terbuka mengingat baru ada nama Evan Dimas, yang berasal dari Bhayangkara FC, dalam skuad asuhan Shin Tae-yong saat ini. Jika bukan Hansamu Yama, tentu Andik pun layak untuk dijajal kembali.

Disadur dari: Bolacom (Aditya Wany, Benediktus Gerendo Pradigdo) | Dipublikasi: 24 November 2021

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR