BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

5 Jebolan SEA Games 2019 yang Bisa Jadi Pembeda di Timnas Indonesia

12-08-2020 09:55 | Gia Yuda Pradana

Evan Dimas dan kawan-kawan di Timnas Indonesia U-22 (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan Evan Dimas dan kawan-kawan di Timnas Indonesia U-22 (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Pelatih Shin Tae-yong memanggil 29 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia yang dimulai sejak 7 Agustus 2020 di Jakarta. Sejumlah nama lama hingga beberapa wajah baru masuk dalam daftar tersebut.

Pemusatan latihan Timnas Indonesia merupakan edisi kedua bersama Shin Tae-yong setelah Februari 2020. Kegiatan ini sebagai bentuk persiapan untuk melakoni pertandingan tersisa di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Timnas Indonesia masih memiliki tiga laga sisa pada Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022, yakni melawan Thailand (8/10/2020), Uni Emirat Arab (13/10/2020), dan Vietnam (12/11/2020). Meskipun sudah tidak punya peluang, tapi laga-laga tersebut bisa menjadi ajang untuk memperbaiki rangking FIFA.

Dalam daftar pemain yang dipanggil, mayoritas berusia di bawah 25 tahun. Bahkan, ada pemain yang dipromosilkan dari Timnas Indonesia U-22.

Contohnya adalah 10 pemain Timnas Indonesia U-22 jebolan SEA Games 2019 dipanggil oleh Shin Tae-yong. Mereka adalah Bagas Adi Nugroho, Muhammad Rafli, Nadeo Argawinata, Muhammad Riyandi, Egy Maulana Vikri, Zulfiandi, Rachmat Irianto, Evan Dimas, Osvaldo Haay, Asnawi Mangkualam Bahar, dan Andy Setyo.

Namun, kami hanya akan memilih lima nama pemain yang berpotensi menghadirkan perbedaan berdasarkan peran di bawah mistar gawang, lini belakang, tengah, dan depan.

Siapa sajakah lima pemain jebolan SEA Games 2019 yang bisa memberikan perbedaan bagi Timnas Indonesia?

1 dari 5 halaman

Nadeo Argawinata

Nadeo Argawinata (c) Bola.com/Vitalis Yogi Trisna Nadeo Argawinata (c) Bola.com/Vitalis Yogi Trisna

Nadeo Argawinata menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Timnas Indonesia U-22 pada SEA Games 2019. Berkat penampilan apik Nadeo di bawah mistar gawang, Tim Merah Putih berhasil melaju ke final.

Sayangnya, dalam laga puncak, Timnas Indonesia U-22 kalah 0-3 dari Vietnam. Meski begitu, sepanjang turnamen Nadeo memberikan penampilan terbaik.

Setelah itu, Nadeo mulai dilirik Timnas Indonesia senior. Namanya sudah dua kali ikut dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong.

Pada usia yang baru menginjak 23 tahun membuat Nadeo menjadi kiper masa depan Timnas Indonesia. Selain itu, kiper Bali United itu juga didukung postur tubuh yang tinggi, yakni 187 cm.

2 dari 5 halaman

Asnawi Mangkualam Bahar

Asnawi Mangkualam dan Osvaldo Haay (c) Bola.com/M Iqbal Asnawi Mangkualam dan Osvaldo Haay (c) Bola.com/M Iqbal

Asnawi Mangkualam Bahar merupakan andalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019. Posisinya di bek sayap kanan tidak tergantikan pada ajang tersebut.

Bahkan, ketika itu Asnawi juga mampu mencetak gol. Penampilan apik Asnawi membuatnya layak mendapatkan panggilan di Timnas Indonesia senior.

Asnawi juga kerap membantu serangan balik yang dilakukan Timnas Indonesia. Pemain asal Makassar itu dikenal lincah dan memiliki kecepatan berlari.

Asnawi juga bisa dimainkan sebagai gelandang bertahan. Kelebihan-kelebihan itulah yang diyakini menjadi perhatian dari Shin Tae-yong.

3 dari 5 halaman

Egy Maulana Vikri

Egy Maulana (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan Egy Maulana (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Egy Maulana Vikri adalah pemain sayap yang dikenal memiliki kelincahan. Egy berperan sebagai sayap di sektor serangan kiri Timnas Indonesia.

Pada SEA Games 2019, Egy Maulana Vikri menjadi motor serangan Timnas Indonesia U-22 di sektor sayap kanan. Pemain Lechia Gdansk itu juga bisa diandalkan dalam urusan mencetak gol dan menyumbang empat gol pada pesta olahraga antarnegara ASEAN itu.

Egy juga didukung kemampuan individu yang sering mengecoh lawan. Namun, terkadang Egy terlalu egois memaksakan akselerasi serangan dari sektor sayap dan sering membuat alur serangan Timnas Indonesia terhenti.

Meski demikian, Egy tetap bisa diandalkan di lini tengah. Kemampuan ganda inilah yang diyakini jadi alasan Shin Tae-yong menyertakan namanya pada pemusatan latihan Timnas Indonesia.

4 dari 5 halaman

Osvaldo Haay

Osvaldo Haay (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan Osvaldo Haay (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Osvaldo Haay adalah sosok kunci di lini depan Timnas Indonesia U-22 pada SEA Games 2019. Osvaldo berhasil meraih predikat top scorer bersama pemain Vietnam, Ha Duc Chinch, dengan torehan delapan gol.

Ketajaman Osvaldo itulah yang diyakini menjadi pertimbangan Shin Tae-yong memasukkan namanya ke pemusatan latihan Timnas Indonesia. Osvaldo Haay dianggap sebagai penyerang sayap masa depan Timnas Indonesia.

Shin Tae-yong akan punya opsi lebih ketika memainkan Osvaldo Haay di dalam timnya. Pemain berusia 23 tahun itu dikenal efisien dan cepat dalam membangun serangan dari sisi sayap.

Osvaldo juga bisa diandalkan sebagai pemecah kebuntuan. Pemain asal Jayapura itu tak kalah tajam ketika dipercaya menjadi seorang striker di lini depan.

5 dari 5 halaman

Evan Dimas

Evan Dimas (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan Evan Dimas (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Evan Dimas merupakan nyawa permainan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019. Evan menjadi motor serangan sekaligus pengatur alur serangan Tim Merah Putih.

Sampai saat ini, tak bisa dimungkiri Evan Dimas adalah gelandang serang lokal dengan kemampuan memukau. Kepiawaian Evan Dimas di lini tengah selalu membuat Evan menjadi langganan dipanggil ke Timnas Indonesia.

Meskipun berperan sebagai gelandang, tapi Evan juga bisa diandalkan dalam urusan mencetak gol. Hal itu selalu dilakukan Evan ketika penyerang kesulitan membobol gawang lawan.

Kemampuan ganda inilah yang diyakini menjadi alasan Shin Tae-yong memanggil Evan Dimas. Apalagi sang pemain juga dikenal memiliki kecepatan sehingga cocok dengan skema permainan agresif yang jadi ciri khas Shin Tae-yong.

Disadur dari: Bola.com/Zulfirdaus Harahap/Benediktus Gerendo Pradigdo

Published: 12 Agustus 2020

KOMENTAR