3 Pemain Persija Dipanggil Timnas, Thomas Doll Sindir Shin Tae-yong: Gak Pernah Diajak Ngobrol

Asad Arifin | 7 Desember 2022, 14:43
3 Pemain Persija Dipanggil Timnas, Thomas Doll Sindir Shin Tae-yong: Gak Pernah Diajak Ngobrol
Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, tidak puas dengan cara dipanggilnya tiga pemainnya ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2022. Salah satu alasannya karena tidak ada komunikasi dari Shin Tae-yong.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyertakan tiga pemain Persija Jakarta, Tiga pemain tersebut terdiri dari Syahrian Abimanyu, Muhammad Ferarri, dan Hansamu Yama untuk pemusatan latihan di Bali sejak 28 November 2022.

Sementara itu, mulai Senin (5/12/2022), BRI Liga 1 kembali dimulai, namun dengan format sentralisasi di Jawa Tengah dan Yogyakarta serta tanpa penonton hingga 24 Desember 2022.

Dalam periode itu atau selama 19 hari, Persija Jakarta harus bertanding enam kali dan hanya punya waktu istirahat selama tiga hari setiap kali bermain. Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 4 halaman

Piala AFF Bukan Agenda FIFA

Persija tidak bisa memakai jasa tiga pemain yang dipanggil Timnas Indonesia untuk laga-laga BRI Liga 1. Kondisi ini tentu tidak ideal bagi Persija. Thomas Doll pun geram karena komunikasi yang ada tidak bagus.

"Semua orang tahu ini situasi yang aneh karena para pemain tidak ada di sini. Lebih penting mereka berlatih dengan kami. Mereka tidak bermain dalam dua bulan, dan sekarang mereka berada di Bali," ujar Thomas Doll.

"Setiap tim tentu merindukan pemainnya di Timnas Indonesia. Tapi, ini tidak benar karena ini bukan agenda FIFA. Dan juga untuk pemain, mereka bahagia jika bersama kami. Saya pikir setiap pelatih marah dengan situasi ini."

"Sebab, tidak ada yang berbicara dengan pelatih di klub. Tidak ada. Mereka melakukan apa yang mereka inginkan. Mereka mengambil pemain. Tidak ada komunikasi. Ini pengalaman baru buat saya. Tapi, saya tidak menyukai pengalaman ini," jelasnya.

2 dari 4 halaman

Sindir Kebijakan Shin Tae-yong

Ekspresi Shin Tae-yong ketika mendampingi Timnas Indonesia U-20 pada laga melawan Prancis U-20 (c) PSSI

Ekspresi Shin Tae-yong ketika mendampingi Timnas Indonesia U-20 pada laga melawan Prancis U-20 (c) PSSI

Thomas Doll juga menyinggung kebijakan pemusatan latihan jangka panjang timnas U-20 yang juga mencomot banyak pemain Persija dan membuat Muhammad Ferrari dkk. Hal tersebut membuat banyak pemain jarang berlatih bersama Persija.

"Mereka tidak pernah bersama kami. Sama seperti pemain timnas U-20. Setiap kali bersama kami, mereka pergi selama dua bulan. Mereka di Turki dan Spanyol. Ketika mereka kembali, mereka lelah. Mental mereka juga lelah. Mereka berisiko cedera," tuturnya.

3 dari 4 halaman

Tidak Pernah Diajak Bicara Shin Tae-yong

Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Thomas Doll makin bingung karena tidak pernah diajak bicara oleh Shin Tae-yong. Dia merasa bahwa pelatih timnas harus ngobrol dengan pelatih di klub. Mantan juru taktik Borussia Dortmund itu sampai membawa-bawa pengalamannya sebagai pemain dan pelatih.

"Selama enam bulan saya di sini, saya tidak pernah berkomunikasi dengan pelatih Timnas Indonesia. Tidak pernah sekali pun. Saya berusia 56 tahun. Saya bermain sekitar 50 kali buat Jerman. Saya melatih selama 20 tahun. Ini adalah pertama kalinya dalam hidup saya bahwa saya tidak berkomunikasi dengan seseorang," ungkap Thomas Doll.

"Saya tidak pernah mendapatkan hasil dari sesi latihan. Saya tidak tahu bagaimana kondisi pemain ketika kembali. Cara kerja saya berbeda. Saya berbicara sedikit lebih banyak karena sekarang Anda tidak perlu ke Bali untuk bertanya apakah tiga pemain saya bisa bermain untuk kami saat ini," kata Thomas Doll menutup.

Disadur dari Bola.com: Muhammad Adiyaksa/Gregah Nurikhsani, 7 Desember 2022

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR