BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Ternyata, Messi Sudah Cedera Sejak Akhir Tahun 2018 Lalu

30-03-2019 00:01 | Yaumil Azis

Lionel Messi dalam laga Argentina vs Venezuela (c) AP Photo Lionel Messi dalam laga Argentina vs Venezuela (c) AP Photo

Bola.net - Lionel Messi harus menepi untuk sementara karena mengalami cedera kala membela Timnas Argentina. Kata pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, itu adalah puncak dari rasa sakit yang ditahan oleh pemain berumur 31 tahun itu sejak natal tahun lalu.

Messi bermain selama 90 menit penuh kala Argentina tumbang atas Venezuela dalam laga uji coba pada Sabtu (23/3) lalu. Tapi ia terpaksa harus melewatkan laga kontra Maroko empat hari setelahnya karena mengalami cedera.

Berkat itu, peraih lima Ballon d'Or tersebut harus meninggalkan kamp latihan Argentina lebih dini guna menjalani perawatan di Barcelona. Beruntung, kondisinya tak parah dan kini Messi telah terlihat dalam sesi latihan penuh bersama rekan-rekan setimnya.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 3 halaman

Menahan Sakit Sejak Lama

Kabar cederanya Messi tersebut sempat membuat publik khawatir, tapi bukan sebuah kejutan di telinga Valverde. Sebab pelatih kelahiran 1964 itu tahu bahwa Messi bermain dengan menahan rasa sakit sejak natal tahun 2018 lalu.

"Kami sudah mengurusnya [cedera Messi] sejak sebelum Natal. Kami mencoba membuat rasa sakitnya berkurang dan akan meneruskan itu. Sekarang dia punya waktu beberapa hari untuk beristirahat," ujar Valverde dalam konferensi persnya, dikutip dari Goal.

"Kami melakukan semuanya secara natural, kami berbicara dengan dirinya setelah mengalami masalah kecil dalam latihan dan kami melakukan semuanya secara bersama-sama," lanjutnya.

Meski bermain dengan rasa sakit, namun Messi masih mampu menorehkan 39 gol dari 36 penampilannya di semua kompetisi. Kontribusinya jelas sangat dibutuhkan Barcelona untuk merengkuh titel treble pada musim ini.

2 dari 3 halaman

Soal Treble

Soal treble sendiri, Valverde belum berani untuk menjanjikan apapun kepada para penggemar setia Barcelona. Ia hanya bisa menampik semua pemberitaan agar publik tidak tenggelam dalam euforia terlalu dalam.

"Setiap waktu mereka berbicara kepada saya soal treble dan double. Apa yang takkan kami tampik adalah orang-orang telah merasa bersemangat melihat tim," tambahnya.

"Kami berada di tiga kompetisi dan saya membayangkan orang-orang akan merayakan setiap opsi yang kami punya, tapi kami belum memenangkan apapun," tandasnya.

Dua gelar domestik sudah hampir mereka dapatkan pada musim ini. Seperti yang diketahui, Blaugrana kini sedang memuncaki klasemen La Liga dengan keunggulan 10 poin atas peringkat dua, Atletico Madrid, dan telah mencapai babak final Copa del Rey.

Selain itu, mereka juga masih punya peluang besar untuk merengkuh gelar Liga Champions. Namun pertemuan dengan Manchester United pada babak perempat final membuat kemungkinan untuk tersingkir masih cukup besar.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Ini

Berita video momen kesedihan Manchester United terakhir kali bertemu Barcelona di Liga Champions. Kenapa sedih?

Sederet Kontroversi Liverpool Kalahkan Man City

KOMENTAR