BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Starting XI Spanyol Saat Juara Euro U-21 2011 Bersama Luis Milla, Di Mana Mereka Sekarang?

15-02-2021 17:18 | Asad Arifin

Luis Milla (c) Antara Luis Milla (c) Antara

Bola.net - Timnas Spanyol menjadi juara Euro U-21 pada 2011 silam. Saat itu, La Furia Roja meraih gelar juara ketiganya dengan Luis Milla sebagai pelatih kepala.

Bagi publik sepak bola Indonesia, nama Luis Milla tentu tidak asing lagi. Sebab, dia pernah menjadi pelatih Timnas Indonesia selama dua musim dan memberi kontribusi bagi sepak bola nasional.

Pada Euro U-21 2011, Spanyol sejak awal dijagokan menjadi juara. Pada laga final, Spanyol menang dengan skor 2-0 atas Swiss lewat gol Ander Herrera dan Thiago Alcantara.

Banyak pemain bintang lahir dari skuad Spanyol saat juara Euro U-21 2011. Simak nasib terkini starting XI Spanyol saat tampil di final Euro U-21 2011 di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 15 halaman

David de Gea

Kiper Manchester United, David De Gea (c) Pool via AP Kiper Manchester United, David De Gea (c) Pool via AP

David de Gea terpilih sebagai kiper dalam Team of the Tournament Euro U-21 2011. David de Gea memang tampil bagus, termasuk sukses meraih cleansheet pada laga final.

Saat bermain di Euro U-21, David de Gea sudah menjadi kiper utama Atletico Madrid musim 2010/2011. Dia tampil bagus. De Gea kemudian dibeli Manchester United dengan harga 20 juta euro.

David de Gea masih bermain untuk Manchester United sampai sekarang.

2 dari 15 halaman

Martin Montoya

Martin Montoya (c) FCIM Martin Montoya (c) FCIM

Montoya mengisi posisi bek kanan pada skuad Spanyol di Euro U-21 2011. Di Barcelona, Montoya acap kali dimainkan sebagai bek tengah karena ada Dani Alves yang sangat dominan sebagai bek kanan.

Karir Montoya di Barcelona tak cukup bagus. Pada Juni 2015, dia pindah ke Inter Milan. Gagal total di Italia, Montoya balik ke Spanyol untuk membela Real Betis.

Sempat bermain untuk Valencia dan Brighton, Montoya kembali ke Betis pada awal musim 2020/2021 ini.

3 dari 15 halaman

Alberto Botia

Satu lagi jebolan La Masia yang bersinar di level junior tapi gagal menembus tim senior. Dia adalah Alberto Botia. Pemain 32 tahun sejak 2018 lalu bermain di Arab Saudi.

Botia sempat membela Al Hilal selama satu musim. Lalu, sejak musim 2019/2020 lalu, Botia bermain untuk Al Wahda.

Botia adalah andalan Luis Milla di posisi bek tengah. Botia hampir tidak tergantikan selama Spanyol bermain di Euro U-21.

4 dari 15 halaman

Alvaro Dominguez

Dominguez tampil menonjol bersama Spanyol U-21. Setelah sukses di Euro U-21, dia segera mendapat panggilan untuk membela tim senior yang dilatih Vicente del Bosque. Dia juga menjadi pemain kunci Atletico Madrid.

Dominguez sejatinya adalah didikan akademi Real Madrid. Akan tetapi, pada 2001, dia dilepas untuk kemudian pindah ke Atletico.

Dominguez sempat pindah ke Jerman pada 2012 dengan membela Borussia Monchengladbach. Namun, dia harus mengambil langkah pensiun dini pada usia 27. Domínguez mengalami cedera punggung yang kronis.

5 dari 15 halaman

Didac Vila

Didac Vila bermain untuk posisi bek kiri pada final Euro U-21. Saat itu, sudah bermain untuk tim utama Espanyol. Setelah sukses di Euro U-21, Didac Vila kemudian pindah ke AC Milan.

Hanya saja, transfer ini menjadi bencana bagi Didac Vila. Dia gagal bersinar di Milan dan hanya mencatatkan satu penampilan.

Didac Vila kembali ke Espanyol pada 2017. Sejak saat itu, dia terus menjadi pilar klub asal Catalan. Dia tetap bertahan walau pada musim 2020/2021 ini Espanyol bermain di Segunda B.

6 dari 15 halaman

Javi Martinez

Javi Martinez (c) AFP Javi Martinez (c) AFP

Javi Martinez menjadi kapten Spanyol pada ajang Euro U-21. Martinez dipercaya menjadi kapten karena dia telah bermain reguler di Athletic Bilbao. Martinez telah bermain reguler di Bilbao sejak 2006/2007.

Martinez menjadi pemain paling mahal Bayern ketika dibeli dengan harga 40 juta euro pada 2012.

Martinez sempat kesulitan di Bayern karena mengalami cedera parah. Namun, belakangan Martinez mampu menjadi pemain penting di Bayern. Kontrak Martinez dengan Bayern akan habis pada Juni 2021 nanti.

7 dari 15 halaman

Juan Mata

Pemain Manchester United, Juan Mata (c) AP Photo Pemain Manchester United, Juan Mata (c) AP Photo

Juan Mata tampil bagus bersama Spanyol U-21. Saat itu, Juan Mata sudah bermain secara reguler bersama Valencia. Dia sudah pernah meraih gelar juara Copa del Rey.

Juan Mata meninggalkan Spanyol pada 2011. Dia pindah ke Chelsea dengan transfer 26.7 juta euro. Dua musim kemudian, Juan Mata pindah ke Manchester United dan masih bertahan hingga sekarang.

8 dari 15 halaman

Thiago Alcantara

Debut Thiago Alcantara bersama Liverpool. (c) AP Photo Debut Thiago Alcantara bersama Liverpool. (c) AP Photo

Thiago mencetak satu gol pada laga final. Sedari muda, dia sudah tampil menonjol di La Masia. Namun, dia kesulitan menembus tim utama karena ada Xavi dan Andres Iniesta.

Thiago kemudian pindah ke Bayern Munchen, mengikuti jejak Pep Guardiola. Walau sempat kesulitan karena banyak dilanda cedera pada awal karirnya, Thiago meraih banyak sukses di Bayern.

Pada musim 2020/2021, Thiago memilih pindah ke Liverpool.

9 dari 15 halaman

Ander Herrera

Ander Herrera (c) MUFC Ander Herrera (c) MUFC

Ander Herrera langsung pindah ke Athletic Bilbao usai juara Euro U-21. Bilbao membelinya dengan harga 7.5 juta euro dari Real Zaragoza.

Bilbao kemudian menjual Ander Herrera ke Manchester United empat tahun berselang. Harga jualnya mencapai 37 juta euro. Bilbao untung besar dari transfer ini.

Herrera punya lima musim yang bagus bersama Manchester United. Dia menjadi pemain yang dicintai fans United. Herrera berpisah dengan United pada akhir musim 2018/2019 karena kontraknya habis. Kini, dia bermain untuk PSG.

10 dari 15 halaman

Iker Muniain

Iker Muniain (c) LaLiga Iker Muniain (c) LaLiga

Iker Muniain telah bermain untuk Athletic Bilbao sejak level junior. Kesetiaan Muniain dengan Bilbao tidak perlu diragukan lagi. Di masa lalu, dia menolak banyak tawaran demi bertahan di Bilbao.

Muniain baru saja membawa Bilbao meraih gelar Supercopa de Espana. Pada laga final, Bilbao menang dengan skor 3-2 atas Barcelona.

11 dari 15 halaman

Adrian

Adrian menjadi top skor di Euro U-21 2011 lalu. Dia mencetak lima gol. Setelah menjadi juara Euro U-21, dia pindah ke Atletico Madrid dengan status bebas transfer.

Adrian masuk dalam skuad Atletico saat menjadi juara La Liga musim 2013/2014 lalu. Namun, dia hanya menjadi super sub. Dia memainkan 22 laga dan hanya empat kali jadi pemain inti.

Adrian kini bermain untuk klub La Liga, Osasuna.

12 dari 15 halaman

Jeffren - Cadangan

Jeffren adalah jebolan La Masia. Dia sempat diprediksi bakal jadi pemain besar. Namun, Jeffren tidak mampu bersinar ketika naik kelas ke tim senior Barcelona.

Jeffren kini bermain untuk klub asal Kroasia, Slaven Koprivnica. Karir Jeffren tidak pernah benar-benar bersinar.

13 dari 15 halaman

Dani Parejo - Cadangan

Pemain Valencia, Dani Parejo. (c) AP Photo Pemain Valencia, Dani Parejo. (c) AP Photo

Dani Parejo bergabung dengan Villarreal pada awal musim 2020/2021 lalu. Parjo pindah dengan status bebas transfer, setelah sembilan musim menjadi andalan Valencia.

Dani Parejo sejatinya adalah pemain didikan akademi Real Madrid. Namun, dia tidak pernah benar-benar menjadi pemain kunci di Madrid.

14 dari 15 halaman

Diego Capel - Cadangan

Diego Capel (c) Ist Diego Capel (c) Ist

Diego Capel melejit bersama Sevilla pada musim 2007/2008. Saat itu, namanya disebut bakal menjadi penerus Jesus Navas. Akan tetapi, dia tidak benar-benar bersinar.

Diego Capel meninggalkan Sevilla pada 2011. Dia bergabung dengan Sporting CP.

Pada musim 2019/2020 lalu, Diego Capel bermain untuk klub asal Malta yakni Birkirkara. Kini, pada usia 32 tahun, Diego Capel tidak terikat kontrak dengan klub mana pun.

15 dari 15 halaman

Luis Milla

Luis Milla (c) Fitri Apriani Luis Milla (c) Fitri Apriani

Selepas melatih Spanyol U-21, Luis Milla sempat melatih beberapa klub Spanyol. Pada 2016, dia melatih Real Zaragoza. Akan tetapi, karirnya tidak berjalan cukup lama.

Pada 2017, Luis Milla ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Bukan hanya pada level senior, Luis Milla juga bertanggung jawab atas Timnas U-23. Luis Milla mendapat kontrak selama dua tahun.

Selepas melatih Indonesia, Luis Milla belum melatih klub mana pun.

Sumber: Berbagai Sumber

KOMENTAR