BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Skuad Real Madrid Sudah Berubah Drastis sejak final Liga Champions 2018

05-12-2020 20:07 | Aga Deta

Skuad Real Madrid merayakan gol Karim Benzema ke gawang Huesca dalam ajang La Liga, Sabtu (31/10/2020) malam WIB. (c) AP Photo Skuad Real Madrid merayakan gol Karim Benzema ke gawang Huesca dalam ajang La Liga, Sabtu (31/10/2020) malam WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Real Madrid berhasil meraih kesuksesan di final Liga Champions 2018 melawan Liverpool. Namun, sejak saat itu, skuad Los Blancos terus berevolusi.

Setelah menjadi juara Eropa untuk ketiga kalinya secara beruntun, Madrid ditinggal Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane. Kepergian mereka menandai era baru telah dimulai di Santiago Bernabeu.

Namun, dua setengah tahun memasuki era baru ini, Los Merengues mengalami kemunduran. Mereka kehilangan tempat di antara tim elit di benua Eropa.

Zidane mungkin telah kembali ke ruang ganti. Namun, skuadnya sudah tidak lagi sama.

Apa saja yang telah berubah dari skuad Madrid setelah kesuksesan di final Liga Champions 2018? Mengutip Marca, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 5 halaman

Rekrutan yang Mengecewakan

Pemain Real Madrid, Eden Hazard (c) AP Photo Pemain Real Madrid, Eden Hazard (c) AP Photo

Real Madrid menghabiskan 100 juta euro yang mereka terima dari Cristiano Ronaldo untuk Vinicius Junior dan Rodrygo Goes. Meskipun kedua pemain Brasil itu adalah pemain yang sangat menjanjikan, mereka tidak akan memenangkan Liga Champions untuk Madrid sekarang.

Vinicius telah membuat 83 penampilan untuk Los Blancos pada usia 20 tahun. Namun, dia baru mencetak 11 gol. Adapun Rodrygo, dia belum siap untuk memikul tanggung jawab untuk mencetak gol di dalam tim setelah mencetak delapan gol dalam 37 pertandingan.

Dua penyerang baru sejak final di Kiev, Luka Jovic dan Mariano Diaz, belum mampu menantang Karim Benzema di tempat utama. Mereka juga tidak mencetak gol sebanyak yang dilakukan Cristiano.

Eden Hazard merupakan rekrutan terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Namun, cedera merusak karirnya di Real Madrid sejak tiba dengan harga 100 juta euro dari Chelsea pada musim panas 2019.

Di lini pertahanan, baik Eder Militao (50 juta euro dari Porto) maupun Alvaro Odriozola (40 juta euro dari Real Sociedad) tidak mendapatkan tempat di skuad.

2 dari 5 halaman

Pemain yang Gagal Bersinar

Marco Asensio (c) La Liga Marco Asensio (c) La Liga

Setelah kepergian Cristiano, Real Madrid berharap banyak dari Marco Asensio. Musim 2018/19 tidak bagus untuknya dan dia absen hampir sepanjang musim 2019/20 karena cedera lutut yang serius.

Sejak awal musim 2018/19, Asensio telah mencetak sembilan gol dalam 66 pertandingan. Itu bukan statistik yang buruk, tapi juga tidak sesuai dengan standar tinggi Real Madrid. Namun, gol masih bisa mengalir saat dia mendapatkan kembali kebugaran dan performanya.

Sementara itu, Raphael Varane diharapkan menjadi pemimpin dalam skuad Real Madrid saat ini. Meskipun kadang-kadang mengenakan ban kapten, Varane belum mengambil peran itu. Kesalahan fatal telah merusak reputasinya dalam beberapa bulan terakhir.

3 dari 5 halaman

Satu Satunya Pencerahan

Federico Valverde (c) AP Photo Federico Valverde (c) AP Photo

Federico Valverde adalah satu-satunya pemain di skuad Real Madrid yang membawa sesuatu yang baru. Pemain Uruguay itu telah berhasil masuk ke trio lini tengah Casemiro, Toni Kroos dan Luka Modric.

4 dari 5 halaman

Pemain yang Menurun

Bek kiri Real Madrid, Marcelo (c) AP Photo Bek kiri Real Madrid, Marcelo (c) AP Photo

Marcelo dan Isco merupakan pemain penting dari tiga kemenangan beruntun Real Madrid di Liga Champions. Namun, penampilan mereka menurun sejak saat itu.

Santiago Solari menggunakan mereka selama masa jabatannya. Sementara Zidane mencoba untuk memulihkan performa mereka, tapi kedua pemain berpengalaman itu masih belum menunjukkan yang terbaik.

5 dari 5 halaman

Dua Pemain Veteran Penting

Sergio Ramos dan Benzema masih tetap menjadi tulang punggung tim Real Madrid ini. Mereka menerima tugas mencetak gol sejak Cristiano pergi sehingga meningkatkan jumlah gol mereka di gawang lawan.

Sumber: Marca

KOMENTAR