BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Sering Adu Sindir, Koeman Bicara Soal Hubungannya dengan Laporta

14-09-2021 05:00 | Richard Andreas

Pelatih Barcelona Ronald Koeman. (c) AP Photo
Pelatih Barcelona Ronald Koeman. (c) AP Photo

Bola.net - Hubungan Ronald Koeman dengan Joan Laporta terbilang unik. Keduanya pernah berslisih, kini tampak saling percaya, tapi menyimpan bom waktu.

Masalah dimulai ketika Laporta terpilih kembali sebagai presiden Barcelona. Saat itu, Laporta mengaku butuh beberapa pekan untuk mempertimbangkan situasi, sebelum akhirnya memilih mempertahankan Koeman.

Sejak saat itu, gosip soal hubungan keduanya terus bermunculan. Laporta beberapa kali menyindir Koeman, begitu pula sebaliknya. Keduanya sering adu sindir, meski dalam hal ini posisi Laporta sedikit lebih unggul.

Terkini, Koeman bicara cukup panjang soal hubungannya dengan Laporta. Apa katanya?

1 dari 2 halaman

Hubungan baik kok!

Koeman menegaskan bahwa hubungannya dengan Laporta berjalan sangat baik. Mereka terikat hubungan profesional, artinya segala keputusan dan ucapan mereka adalah demi kebaikan klub.

"Hubungan kami baik. Jika ada sesuatu, kami membicarakannya. Kami berdua menginginkan yang terbaik bagi klub. Klub adalah yang paling penting," ujar Koeman kepada Sport.

"Ada hal-hal yang kami bicarakan, tapi saya tidak punya masalah apa pun dengan presiden. Dia sering datang ke sini, kami bicara banyak hal soal klub, tidak ada komplain."

"Kami pernah memiliki sejumlah masalah, kami sudah bicara dan mencapai sepakat," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Soal kontrak baru

Koeman juga membantah kabar miring soal klausul tertentu yang harus dia penuhi untuk mendapatkan kontrak baru. Kabarnya, Koeman harus memenuhi sejumlah kondisi musim ini, seperti memainkan pemain tertentu, taktik tertentu.

"Tidaklah benar bahwa ada beberapa kondisi untuk pembaruan kontrak. Bagaimanapun, saat ini kami sedang tidak membicarakan hal itu," lanjut Koeman.

"Menjadi pelatih Barca adalah soal memenangi pertandingan. Kami berada di situasi menantang bagi tim, kami menerima itu dan harus bekerja keras."

"Masa depan saya tidaklah penting, masa depan tim dan klub jauh lebih penting," tandasnya.

Sumber: Sport

KOMENTAR