BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Ranking 7 Pemain Real Madrid yang Selalu Jadi Pahlawan di Laga Penting: Ada Cristiano Ronaldo

31-03-2020 15:00 | Richard Andreas

Cristiano Ronaldo. (c) AFP Cristiano Ronaldo. (c) AFP

Bola.net - Sebagai salah satu klub terbesar di dunia sepak bola, Real Madrid berulang kali dibantu pemain-pemain terbaik mereka yang berperan penting pada pertandingan-pertandingan besar. Pemain-pemain ini sering kali jadi penentu kemenangan dengan gol-golnya, juga dengan penyelamatan mereka.

Skuad Los Blancos memang hampir selalu diisi pemain-pemain terbaik di setiap era. Mulai dari awal kejayaan mereka dengan Alfredo Di Stefano, Ferenc Puskas, Raymond Kopa, dan beberapa nama top lain, sampai dengan era modern dengan Cristiano Ronaldo, Sergio Ramos, dan sekarang Eden Hazard.

Adapun dari nama-nama tersebut, setidaknya ada 7 pemain yang layak dipertimbangkan sebagai pemain-pemain terpenting di era modern. 90min merumuskan nama-nama tersebut berdasarkan peran penting mereka terhadap kemenangan Madrid di panggung terbesar.

Siapa saja? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 7 halaman

7. Fernando Hierro

Fernando Hierro. (c) AFPFernando Hierro. (c) AFP

Bek legendaris Real Madrid pernah memimpin Santiago Bernabeu selama 14 tahun, Hierro melewati lebih dari 600 pertandingan untuk Los Blancos.

Selama berkarier di sana, Hierro meraih lima gelar La Liga dan tiga trofi Liga Champions. Meski seorang bek, dia cukup rajin mencetak gol yang membuat pelatih menurunkannya sebagai gelandang bertahan.

Momen terbesar: tampil impresif pada final Liga Champions 1998, saat itu Madrid mengalahkan Juventus 1-0. Hierro dipuji sepanjang laga karena berhasil menetralisir ancaman Alessandro Del Piero.

2 dari 7 halaman

6. Iker Casillas

Iker Casillas (c) AFPIker Casillas (c) AFP

Mungkin merupakan kiper terbaik dalam sejarah Real Madrid. Casillas memulai kariernya di tim muda, tapi harus menunggu cukup lama sampai benar-benar matang masuk tim inti. Casillas muda benar-benar mengejutkan dan sudah jadi kiper inti di usia 18 tahun.

Casillas mengoleksi lima trofi La Liga dan tiga trofi Liga Champions. Dia pun berhasil menjuarai kompetisi internasional bersama Timnas Spanyol, salah satunya Piala Dunia 2010.

Momen terbesar: La Decima, Casillas memegang peran krusial pada final Liga Champions 2014, saat dia menjadi kapten Madrid pada laga final kontra Atletico Madrid di Lisbon.

3 dari 7 halaman

5. Sergio Ramos

Bek sekaligus kapten Real Madrid, Sergio Ramos. (c) AP PhotoBek sekaligus kapten Real Madrid, Sergio Ramos. (c) AP Photo

Butuh gol di menit akhir? Panggil saja Sergio Ramos! Bek tengah andalan Madrid ini dicintai fans dengan caranya sendiri, meski terkadang berulah, menerima kartu merah, lalu membuat tim menderita.

Ramos boleh jadi sudah mengoleksi 26 kartu merah, tapi dia punya kemampuan defensif yang luar biasa, bahkan mungkin salah satu yang terbaik di era modern. Dia juga bisa memimpin tim melewati momen-momen sulit.

Ramos terus meraih trofi bersama Real Madrid, di antaranya empat La Liga dan empat Liga Champions.

Momen terbesar: mencetak gol penyeimbang di menit ke-93, final Liga Champions 2014, ke gawang Atletico Madrid. Ini adalah momen paling krusial dalam sejarah La Decima Los Blancos.

4 dari 7 halaman

4. Gareth Bale

Winger Real Madrid asal Wales, Gareth Bale (c) AP PhotoWinger Real Madrid asal Wales, Gareth Bale (c) AP Photo

Meski dibenci sebagian besar fans, kontribusi Bale sebenarnya cukup besar. Dia bisa diandalkan mencetak gol pada laga-laga penting, termasuk final Copa del Rey dan final Liga Champions.

Fans Madrid boleh membencinya, tapi mereka harus ingat bahwa Bale mencetak gol kemenangan pada final Copa del Rey 2014 ke gawang Barcelona, juga ketika membawa Madrid berbalik unggul 2-1 pada final UCL 2014.

Selain itu, Bale juga pernah mencetak gol salto ke gawang Liverpool yang dikawal Loris Karius. Bale terus dibenci, tapi terus bikin gol.

Momen terbesar: gol tendangan salto ke gawang Liverpool pada final Liga Champions 2018. Laga terkunci pada skor 1-1, Bale turun dari bangku cadangan dan mencetak dua gol untuk membantu Madrid menang.

5 dari 7 halaman

3. Raul

Raul Gonzalez (c) RMCFRaul Gonzalez (c) RMCF

Bicara Madrid berarti bicara Raul Gonzalez, terkait erat. Raul sempat jadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah Real Madrid dengan koleksi 323 gol.

Meski torehan gol itu telah dilampaui oleh pemakai nomor punggung 7 berikutnya, tidak ada yang bisa menyamai Raul tentang jumlah penampilan. Dia sudah membela Madrid pada 741 pertandingan.

Raul telah meraih enam gelar La Liga dan tiga trofi Eropa selama 16 tahun membela Madrid.

Momen terbesar: mencetak gol pembuka pada final Liga Champions 2002 saat Madrid mengalahkan Bayer Leverkusen. Dia adalah pemain pertama yang mencetak gol pada dua final UCL berbeda.

6 dari 7 halaman

2. Zinedine Zidane

Zinedine Zidane. (c) AFPZinedine Zidane. (c) AFP

Sebelum jadi pelatih top, Zidane pernah membantu Madrid berjaya sebagai pemain. Dia dianggap sebagai salah satu pemain paling berbakat yang pernah membela Madrid.

Zidane didatangkan dari Juventus pada tahun 2001, saat itu dikenal sebagai pemain terbaik di dunia. Dia bisa memeuhi ekspektasi publik Santiago Bernabeu dengan baik, termasuk menjuarai Liga Champions 2002 dan La Liga 2003.

Momen terbesar: mencetak gol pada duel final yang dikenal sebagai the greatest european cup final ke gawang Bayer Leverkusen pada tahun 2002. Menyambut umpan silang Roberto Carlos, Zidane melengkungkan badannya dan melepas tendangan voli indah.

7 dari 7 halaman

1. Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo. (c) AFPCristiano Ronaldo. (c) AFP

Mantan yang paling sulit dilupakan: Cristiano Ronaldo, salah satu pemain terbaik di dunia sepanjang masa. Dia berperan penting pada era kejayaan Madrid beberapa tahun lalu.

Ronaldo memecahkan setiap rekor yang bisa dibayangkan. Dia benar-benar menemukan performa terbaiknya bersama Los Blancos, dengan torehan 450 gol dalam 438 pertandingan.

CR7 meraih empat trofi Liga Champions bersama Real Madridy yang dilengkapi dengan torehan individu empat trofi Ballon d'Or.

Momen terbesar: dua gol di final Liga Champions 2017, membantu Madrid mengalahkan Juventus 4-1. Saat itu Madrid berhasil jadi tim pertama di era Liga Champions yang mampu mempertahankan gelar juara mereka.

Sumber: 90min

KOMENTAR