BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Presiden La Liga Mengaku Bisa Buktikan PSG Curangi FFP, Rusak Sepak Bola!

08-10-2021 05:00 | Richard Andreas

Dua pemain bintang PSG, Neymar dan Lionel Messi. (c) AP Photo
Dua pemain bintang PSG, Neymar dan Lionel Messi. (c) AP Photo

Bola.net - Presiden La Liga, Javier Tebas, termasuk salah satu sosok yang vokal mengkritik PSG beberapa tahun terakhir. Kini dia kembali bicara dan menegaskan bahwa PSG telah melanggar FFP.

PSG memang dikenal sebagai salah satu klub kaya di sepak bola Eropa, tepatnya sejak diakuisisi oleh Qatar Sports Investments di bawah pimpinan Nasser Al-Khelaifi.

Cukup melihat skuad PSG untuk membuktikan betapa tangguhnya kekuatan uang klub Prancis tersebut. PSG bisa merekrut Messi musim panas lalu, padahal mereka sudah memiliki Neymar dan Kylian Mbappe.

Tidak hanya itu, PSG juga masih memiliki banyak bintang lain dengan gaji besar seperti Sergio Ramos, Donnarumma, Wijnaldum, dan beberapa pemain lain.

1 dari 3 halaman

Kritik keras Tebas

FFP alias Financial Fair Play adalah aturan khusus yang diciptakan UEFA untuk membentuk iklim bisnis yang lebih adil. Singkatnya, klub tidak boleh membuat pengeluaran lebih besar dari pendapatan mereka.

PSG dikelola oleh pemilik kaya raya. Diduga uang pribadi pemilik menyokong pengelolaan klub, inilah yang seharusnya dilarang.

"Saya mengkritik PSG karena mereka tidak bisa menghasilkan uang untuk memiliki skuad seperti sekarang. Ini menyebabkan distorsi dalam persaingan di ekonomi sepak bola Eropa," ujar Tebas kepada l'Equipe via Goal.

"Bagaimana bisa PSG menjelaskan bahwa mereka memiliki skuad yang bernilai nyaris 600 juta euro? Padahal dengan menjuarai Ligue 1 Anda tidak mendapatkan lebih dari 45 juta euro. Ini mustahil."

2 dari 3 halaman

Siap sajikan bukti

Tebas tidak bicara kosong. Dia mengaku siap menyajikan bukti pendukung pernyataannya. Menurutnya, sangat disayangkan bahwa PSG tidak bisa menjelaskan situasi secara terbuka.

"Saya mengundang presiden PSG dan presiden Liga Prancis supaya kami bisa menunjukkan angka-angka yang ada dan letak pelanggarannya. Mereka tidak menjawab saya," lanjut Tebas.

"Saya dapat menunjukkan dengan bukti angka pendukung, bahwa mereka melakukan pelanggaran terhadap FFP."

3 dari 3 halaman

Bukan karena pemain

Diduga Tebas masih kesal karena PSG merekrut beberapa pemain terbaik La Liga. PSG mendatangkan Neymar dan Messi, membuat La Liga jadi kehilangan penonton.

"Saya tidak peduli jika Messi dan Neymar tetap di PSG. Poinnya adalah, tindakan mereka sangat merugikan bagi sepak bola Eropa," tutupnya.

Sumber: L'equipe, Goal

KOMENTAR