BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Mengintip Rencana Jangka Panjang Real Madrid untuk Boyong Kylian Mbappe

04-02-2020 20:42 | Dimas Ardi Prasetya

Kylian Mbappe (c) AP Photo Kylian Mbappe (c) AP Photo

Bola.net - Real Madrid diklaim telah merancang rencana jangka panjang yang diharap bakal bisa membuat mereka mendatangkan Kylian Mbappe dari PSG pada musim panas 2021 mendatang.

Kemampuan Mbappe membuat banyak klub besar ngiler untuk mendapatkan servisnya. Akan tetapi belakangan hanya ada dua klub saja yang disebut paling mungkin menjadi pelabuhan karirnya berikutnya.

Dua klub itu adalah Real Madrid dan Liverpool. Keduanya disebut siap merekrutnya secara finansial.

Selain itu juga karena pemain berusia 21 tahun itu sendiri kerap memberikan kode kepada kedua klub tersebut. Ia pernah mengaku mengidolakan pelatih Real Madrid Zinedine Zidane dan mengagumi performa Liverpool.

Namun pihak Liverpool sendiri sudah membantah berniat memboyong Mbappe. Menurut Jurgen Klopp, klubnya tak akan mampu mendanai perekrutannya yang bakal menelan banyak duit.

1 dari 5 halaman

Tunggu Dua Tahun

Florentino Perez (c) AFP Florentino Perez (c) AFP

Kini Real Madrid akhirnya disebut tengah bergerak untuk segera mendatangkan Kylian Mbappe dari PSG. Menurut AS, presiden klub tersebut yakni Florentino Perez telah menyiapkan rencana jangka panjang untuk memboyongnya ke Santiago Bernabeu.

Langkah awalnya adalah bersabar dan menunggu lebih dahulu. Dalam dua tahun ke depan, kontrak Mbappe di PSG akan tersisa satu tahun saja.

Maka hal itu akan membuat PSG wajib melepasnya. AS mengklaim Les Parisiens kemungkinan akan melepasnya dengan bandrol sekitar 150 hingga 200 juta euro.

Sebab jika tidak, ia akan lepas dengan status bebas transfer pada musim panas 2022. Saat itu kontraknya dengan klub Paris itu berakhir.

2 dari 5 halaman

Sama Seperti Eden Hazard

Eden Hazard diperkenalkan sebagai pemain anyar Real Madrid (c) AP Photo Eden Hazard diperkenalkan sebagai pemain anyar Real Madrid (c) AP Photo

Dan sembari menunggu, Florentina Perez akan menjalin kontak dengan orang-orang yang ada di sekitar Kylian Mbappe. Namun yang wajib diingat, mereka tak boleh secara menjalin kontak secara langsung dengan orang-orang tersebut.

Tujuan pendekatan ini adalah untuk memastikan agar Mbappe tidak memperbaharui kontraknya dengan PSG. Jika sampai pemain Timnas Prancis ini meneken kontrak baru, maka Madrid akan kesulitan untuk bisa membayar gajinya dan tentunya biaya transfernya.

Strategi ini sama dengan yang dilakukan oleh Madrid saat mereka mendekati Eden Hazard. Saat itu Madrid akhirnya berhasil mendapatkannya dengan harga yang rasional dari Chelsea (100 juta euro) untuk pemain sekaliber dirinya dalam bursa transfer yang telah mengalami inflasi.

3 dari 5 halaman

Masalah yang Dihadapi Madrid

Pelatih PSG Thomas Tuchel menyaksikan timnya dalam pertandingan Ligue 1 antara PSG dan Nice di stadion Parc des Princes, Sabtu, 4 Mei 2019. (c) AP Photo Pelatih PSG Thomas Tuchel menyaksikan timnya dalam pertandingan Ligue 1 antara PSG dan Nice di stadion Parc des Princes, Sabtu, 4 Mei 2019. (c) AP Photo

Akan tetapi ada masalah cukup besar yang bisa membuat rencana Real Madrid berantakan. Hal ini tak lepas dari tidak harmonisnya hubungan antara Kylian Mbappe dengan pelatih PSG, Thomas Tuchel.

Sebelumnya, Mbappe terlihat ngambek ketika ditarik keluar di pertengahan babak kedua lawan Montpellier. Tuchel berusaha untuk memberikan pengertian namun mantan pemain AS Monaco itu masih terlihat kesal.

Hal itu bisa memacu Mbappe untuk angkat kaki lebih cepat dari PSG. Terlebih ia juga ingin punya kesempatan untuk bersaing merebut penghargaan Ballon d'Or.

Musim panas lalu, Mbappe sempat memberikan isyarat siap hengkang dari PSG. “Saya mungkin bahagia di Paris - tetapi mungkin saya akan bahagia di tempat lain, sebagai bagian dari proyek lain.”

Sejak saat itu, Kylian Mbappe telah menolak tawaran perpanjangan kontrak dari PSG. Tak cuma sekali tapi dua kali.

4 dari 5 halaman

Pendekatan yang Gagal

Kylian Mbappe saat masih di AS Monaco (c) AFP Kylian Mbappe saat masih di AS Monaco (c) AFP

Sebelumnya Real Madrid pernah mencoba mendekati Kylian Mbappe pada tahun 2017 silam. Menurut laporan dari Football Leaks, Los Blancos siap merekrutnya dari AS Monaco dengan harga sekitar 214 juta euro.

Namun Madrid terpaksa menginjak rem saat berdiskusi secara personal dengannya. Pasalnya saat itu ia meminta gaji 12 juta euro, bebas pajak.

Jumlah itu membuat struktur gaji Madrid kacau. Pasalnya sudah ada Sergio Ramos dan Gareth Bale yang menjadi pemain dengan gaji tertinggi di klub tersebut. Mereka masing-masih dibayar 14.5 juta euro per musim.

Pada akhirnya, Kylian Mbappe diboyong PSG dari AS Monaco dengan harga sekitar 180 juta euro. Nominal transfernya jauh lebih kecil karena transfernya terjadi antar klub dalam negeri. Sementar jika Real Madrid yang membelinya, mereka wajib membayar pajak dalam jumlah besar pada pemerintah Spanyol.

5 dari 5 halaman

Gaji Sekarang Tak Masalah

Florentino Perez (c) AP Photo Florentino Perez (c) AP Photo

Sekarang, jika Real Madrid memboyongnya pada musim panas 2021, gaji tak akan jadi masalah lagi bagi mereka. Sebab Kylian Mbappe kini sudah berstatus sebagai superstar.

Ia sudah pernah meraih banyak gelar, termasuk juara Piala Dunia 2018. Ia juga berpeluang besar jadi pemenang penghargaan Ballon d'Or.

Florentino Perez paham betul akan kekuatan marketing dari seorang Kylian Mbappe. Menurut perhitungan Forbes tahun lalu, Mbappe menghasilkan pemasukan bersih sebesar empat juta euro dari publisitas saja.

Florentino Perez pun yakin jumlah itu bisa meningkat tiga kali lipat jika Kylian Mbappe hengkang dari PSG dan bergabung dengan Real Madrid. Mengingat bahwa Madrid berbagi image rights dengan pemain sebesar 50%, Mbappe bahkan bisa menghasilkan cukup uang untuk membayar upahnya sendiri - terutama jika ia memenangkan Ballon d'Or.

(as)

KOMENTAR