BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Mengenal 'Koeman Kids': Virgil van Dijk, Zlatan Ibrahimovic, hingga Pedri

30-10-2020 12:37 | Yaumil Azis

Ronald Koeman (c) AP Photo Ronald Koeman (c) AP Photo

Bola.net - Performa apik Pedri saat Barcelona mengalahkan Juventus di Liga Champions, Kamis (30/10/20) mengejutkan banyak orang. Namun seharusnya itu tidak lagi menjadi kejutan jika melihat kiprah Ronald Koeman di dunia kepelatihan selama ini.

Koeman memang terkenal sering memberikan kepercayaan besar kepada para pemain muda. Ansu Fati merupakan salah satu nama yang paling merasakan manfaat dari kehadiran pelatih asal Belanda tersebut.

Koeman menggantikan Quique Setien yang dipecat pasca Barcelona dipermalukan Bayern Munchen. Kedatangannya terbilang cepat, sebab Koeman seringkali berkata ingin melatih Barcelona usai menukangi Timnas Belanda di Euro.

Sayangnya, Euro 2020 harus diundur sampai tahun 2021 nanti karena pandemi Covid-19. Namun Koeman dan Barcelona tak bisa menunggu lebih lama lagi, dan akhirnya sepakat untuk bekerja sama pada bulan Agustus lalu.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 6 halaman

Koeman Kids

Barcelona butuh sosok yang bisa mempermulus transisinya. Starting XI mereka memang diisi oleh sejumlah pemain berpengalaman, seperti Lionel Messi dan Gerard Pique. Namun pemain mudanya nampak belum siap untuk menggantikan mereka.

Koeman hadir untuk mengatasi permasalahan tersebut. Selain rajin memainkan Fati, ia juga memberikan panggung aksi untuk Pedri yang sekarang baru berusia 17 tahun.

Memang, dalam karir kepelatihannya yang sangat panjang, Koeman punya sejarah mencetak pemain-pemain muda jadi sosok berbahaya di masa depan. Berikut ini sederet pemain yang disulap Koeman menjadi sosok hebat di era sekarang.

2 dari 6 halaman

Zlatan Ibrahimovic dan Ajax

Ajax menjadi klub kedua yang dilatih Koeman. Selama empat musim, mulai tahun 2001 hingga 2005, ia menukangi klub asal Belanda tersebut dan mencetak sejumlah pemain berbakat yang tidak hanya berasal dari Negara Kincir Angin.

Ibrahimovic mungkin bisa disebut sebagai 'karya' terbaiknya semasa menukangi Ajax. Pemain asal Swedia tersebut selalu menjadi pencetak gol andalan sejak Koeman memberinya seragam tim utama Ajax.

Setahun sebelum Koeman pergi, Ibrahimovic bergabung dengan Juventus dan mulai menggebrak Serie A, kompetisi yang dikenal 'angker' untuk para penyerang. Jelas, ia harus berterima kasih kepada Koeman yang memperkenalkan dirinya ke dunia.

3 dari 6 halaman

Juan Mata dan Valencia

Perjalanan Koeman di Valencia tergolong rumit. Walaupun mereka mampu memenangkan Copa del Rey, ada banyak masalah yang harus ditemui pria berusia 57 tahun tersebut bersama klub Spanyol itu.

Kendati demikian, Koeman tidak berhenti mencetak pemain bertalenta walaupun hanya bertahan selama satu musim di Mestalla. Koeman adalah sosok yang bertanggung jawab atas perkembangan Juan Mata.

Ia menumbuhkan rasa percaya diri pemain yang kala itu masih berusia 19 tahun itu. Di beberapa kesempatan, Koeman tidak ragu untuk memainkan Mata dan mengasah potensinya jadi seperti sekarang.

4 dari 6 halaman

Sadio Mane dan Virgil van Dijk

Siapa yang tidak mengenal kedua pemain ini? Sadio Mane dan Virgil van Dijk adalah sosok yang bertanggung jawab atas segala kesuksesan yang diterima Liverpool dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini.

Bakat Mane dan Van Dijk mungkin takkan ditemukan jika Koeman tidak membawanya ke Southampton. Keduanya mendarat di St Mary's setelah ditebus dari klubnya masing-masing, RB Salzburg dan Celtic, dengan menghabiskan dana sebesar 40 juta euro.

Southampton tidak salah memercayakan Koeman dalam hal berinvestasi kepada pemain muda. Selang beberapa tahun kemudian, keduanya dibeli Liverpool pada musim yang berbeda dengan nominal 125 juta euro.

5 dari 6 halaman

Perubahan Generasi di Belanda

Belanda pernah berada di titik yang paling terpuruk beberapa tahun lalu. Mereka gagal berpartisipasi di dua ajang terbesar level internasional, Euro dan Piala Dunia, masing-masing pada tahun 2016 dan 2018.

Koeman harus memikul beban berat karena ditugaskan untuk mengembalikan status Belanda sebagai salah satu raksasa di pentas internasional. Untuk mencapai titik tersebut, jelas Koeman butuh pemain yang berpengalaman.

Namun ia justru mengambil langkah sebaliknya. Koeman memercayakan tempat buat pemain muda seperti Matthijs De Ligt dan Frenkie De Jong. Hasilnya, mereka lolos ke Euro 2020 dan menjadi finalis di ajang UEFA Nations League 2019.

6 dari 6 halaman

Masa Depan Barcelona

Kurang lebih sama seperti waktu di Belanda, Koeman juga dibebankan tugas untuk membangkitkan Barcelona seperti sedia kala. Namun Koeman memilih untuk percaya kepada pemain muda dan melengserkan nama-nama penting seperti Arturo Vidal dan Luis Suarez.

Koeman mendatangkan Sergino Dest, pemain berkebangsaan Amerika Serikat dan masih berusia 19 tahun. Kewarganegaran serta umurnya membuat publik diselimuti keraguan, namun tidak dengan Koeman.

Dest pun membuktikan bahwa dirinya bisa menjadi salah satu bek kanan terbaik dalam sejarah Barcelona pasca Dani Alves hengkang. Itu sudah terlihat dalam beberapa pertandingan.

Pedri dan Ansu Fati adalah 'Koeman Kids' lainnya, ditambah lagi Francisco Trincao yang mampu menunjukkan aksi-aksi menjanjikan di beberapa kesempatan. Koeman pun sedang berupaya menghidupkan kualitas Ousmane Dembele.

(Marca)

KOMENTAR