BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Melasnya Lionel Messi, Kesepian dan Terkurung di Lini Serang Barcelona

03-03-2020 09:20 | Richard Andreas

Kapten Barcelona, Lionel Messi. (c) AP Photo Kapten Barcelona, Lionel Messi. (c) AP Photo

Bola.net - Barcelona dinilai telah membuang kesempatan berharga ketika menyerah 0-2 di Santiago Bernabeu (2/3/2020). Mereka membiarkan Real Madrid menang dan mengubah wajah klasemen sementara, dengan Los Blancos unggul satu poin di puncak.

Pandangan di atas disampaikan oleh mantan pemain Barca dan legenda Brasil, Rivaldo. Menurutnya, kekalahan ini adalah pukulan mundur yang telak bagi Barca dalam perjalanan menuju trofi musim ini.

Selain itu, Rivaldo menyoroti kesulitan Messi dalam pertandingan tersebut. Dia menilai Messi benar-benar bekerja keras seorang diri dalam pertandingan, tidak ada bantuan berarti dari rekan-rekannya.

Apa maksud Rivaldo?

1 dari 2 halaman

Pentingnya El Clasico

Sebelum duel sengit itu, Barca bertakhta di puncak klasemen dengan keunggulan dua poin dari Madrid. Artinya, kemenangan seharusnya bisa mengantar Barca memperlebar keunggulan dan memukul mundur Madrid.

Sayangnya, Barca justru kehilangan kesempatan tersebut. Mereka kalah dan membiarkan Madrid menyalip.

"Pemain-pemain Quique Setien memahami bahwa El Clasico adalah kesempatan besar bagi mereka untuk melaju kencang di puncak klasemen La Liga," tutur Rivaldo kepada Marca.

"Dengan kekalahan di Santiago Bernabeu, mereka pasti merasa telah membuang kesempatan pada tahapan penting musim ini."

2 dari 2 halaman

Messi yang Kesepian

Pada pertandingan tersebut, Rivaldo merasa kasihan pada Messi yang melakukan segalanya seorang diri. Messi sudah mencoba melakukan segalanya, jelas berusaha menciptakan serangan. Namun, pemain-pemain Barca yang lain tidak cukup membantu.

"Seperti biasa, Messi tidak punya banyak ruang untuk bermain. Dia adalah pembuat perbedaan di Barcelona dan jika dia bisa ditahan dengan baik maka kesempatan mereka untuk menciptakan serangan mengancam jelas berkurang," sambung Rivaldo.

"Saat ini, dialah satu-satunya pemain Barcelona yang bertanggung jawab dengan membawa bola, mulai menembak dari luar kotak penalti dan mencoba merusak keseimbangan pertahanan lawan."

"Tidak ada pemain lain dalam tim mereka yang bisa membantunya dalam urusan itu," tutupnya.

Sumber: Marca

KOMENTAR