Mau Dilepas PSG, Barcelona Buka Pintu untuk Neymar

Serafin Unus Pasi | 25 Mei 2022, 18:20
Penyerang PSG, Neymar (c) AP Photo
Penyerang PSG, Neymar (c) AP Photo

Bola.net - Presiden Barcelona, Joan Laporta angkat bicara seputar rumor transfer Neymar. Ia mempersilakan sang pemain untuk kembali ke Camp Nou jika dia dilepas oleh PSG.


PSG baru-baru ini membuat keputusan besar. Mereka sukses mempertahankan Kylian Mbappe, di mana sang penyerang diberi kontrak dengan nilai yang sangat besar.

Kontrak baru Mbappe ini memberikan beban keuangan yang besar bagi PSG. Alhasil juara Ligue 1 itu berencana melepas beberapa pemain bintangnya, salah satunya adalah Neymar.

Neymar sendiri dirumorkan akan kembali ke Barcelona. Sang penyerang dilaporkan ingin sekali lagi menjadi bagian dari Las Azulgrana.

Simak komentar pihak Barcelona terkait rumor itu di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Bisa Pulang

Joan Laporta baru-baru ini dimintai pendapatnya oleh L'Esportiucat mengenai rumor Neymar yang ingin kembali ke Barcelona.

Presiden Las Azulgrana itu mengaku tidak keberatan jika Neymar kembali ke Barcelona. Karena ia menilai Neymar pemain yang punya kemampuan di atas rata-rata.

"Siapa sih yang tidak suka dengan Neymar? Dia pemain yang sangat luar biasa," ujar Laporta.

2 dari 4 halaman

Tidak Sanggup Beli

Namun Laporta menegaskan bahwa jika Neymar ingin kembali ke Barcelona, ia harus siap berkorban untuk Las Azulgrana.

Ia menyebut Barcelona tidak bisa membayar mahar transfernya, jadi ia hanya bisa kembali ke Barcelona jika ia mau memutus kontraknya dengan PSG dan menanggung penaltinya sendiri.

"Pemain-pemain seperti dia [Neymar] bisa kembali ke Barcelona suatu hari nanti, namun dengan status gratisan. Pemain yang bergabung dengan klub seperti PSG sama seperti menyerahkan diri diperbudak oleh uang," ujarnya.

3 dari 4 halaman

Mahar Transfer

Neymar masih terikat kontrak hingga tahun 2025. Ia diperkirakan masih punya mahar transfer yang tinggi.

PSG dilaporkan bakal melepas sang penyerang ke pasaran dengan mahar sekitar 90 juta Euro, di mana Barcelona tidak punya uang sebanyak itu untuk menebus Neymar.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR