BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Lopetegui: Skor 5-1 Tak Mencerminkan Jalannya El Clasico Sesungguhnya

29-10-2018 03:21 | Ari Prayoga

Julen Lopetegui (c) AFP Julen Lopetegui (c) AFP

Bola.net - Entrenador Real Madrid, Julen Lopetegui menyebut bahwa kekalahan timnya dengan skor telak 1-5 dari Barcelona tak mencerminkan apa yang sesungguhnya terjadi dalam laga bertajuk El Clasico tersebut.

Madrid harus pulang dengan tangan hampa dari Camp Nou. Luis Suarez mencetak hat-trick dan dua gol Barca lainnya disumbang Philippe Coutinho serta Arturo Vidal.

Hasil ini membuat Madrid terpaksa melorot ke posisi sembilan di tabel klasemen. Tak hanya itu, kekalahan ini juga membuat Los Blancos hanya mampu meraih satu kemenangan dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi.

1 dari 3 halaman

Penyesalan Lopetegui

Seusai laga, Lopetegui pun mengakui bahwa kekalahan ini sangat berat bagi Los Blancos yang sempat memiliki beberapa peluang ketika masih tertinggal 0-2.

"Ini adalah kekalahan yang berat, dan lebih berat lagi di kandang Barca. Kami merasa kami bisa membalikkan situasi tapi kami tak bisa," ujar Lopetegui seperti dikutip AS.

"Kami memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan. Mereka mendapat hadiah penalti dan kesempatan lain kami memiliki peluang mendapat penalti tapi tak diberikan," lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Pendapat Lopetegui

Lopetegui menyebut bahwa timnya sejatinya sudah tampil cukup impresif di babak kedua. Sayang ketidakberuntungan tengah menaungi Luka Modric cs.

"Kami berubah di babak kedua, dan kami jauh lebih baik. Kami memiliki peluang emas untuk mencetak gol, membentur tiang, dan bisa kembali ke permainan. Itu tak terjadi dan kemudian malapetaka berupa cedera menghampiri kami," tutur Lopetegui.

"Gol ketiga mengakhiri harapan kami dan kami benar-benar dihukum setelah itu, dan papan skor tak mencerminkan apa sesungguhnya yang terjadi dalam pertandingan," tukasnya.

3 dari 3 halaman

Video Menarik

Berita video statistik laga Jepang vs Indonesia di Piala AFC U-19, Minggu (28/10/2018) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

KOMENTAR