BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Lidah Pedas Gerard Pique yang Sebenarnya Mempermalukan Barcelona Sendiri

03-03-2020 09:40 | Richard Andreas

Skuad Real Madrid merayakan gol kemenangan atas Barcelona di Santiago Bernabeu. (c) AP Photo Skuad Real Madrid merayakan gol kemenangan atas Barcelona di Santiago Bernabeu. (c) AP Photo

Bola.net - Gerard Pique tidak bisa menahan diri untuk tidak membuat kontroversi. Usai kekalahan 0-2 Barcelona dari Real Madrid di La Liga, Senin (2/3/2020) kemarin, Pique langsung melontarkan komentar pedas yang meyakini Barca tidak pantas kalah.

Menurut Pique, penampilan Madrid di babak pertama benar-benar buruk, Barca justru jauh lebih baik. Sayangnya mereka gagal memaksimalkan kesempatan itu dan membiarkan Madrid bangkit di babak kedua.

"Kami melewatkan kesempatan melawan Real Madrid terburuk [di babak pertama] yang pernah saya ingat di Bernabeu," ujar Pique.

Intinya, Pique menyesali kegagalan timnya memaksimalkan penampilan buruk Madrid di babak pertama, tapi pada akhirnya Barca yang kalah, Madrid menang, apa arti komentar Pique?

1 dari 3 halaman

Mempermalukan Barca sendiri?

Mengutip Marca, Pique sepertinya tidak sadar bahwa komentarnya telah mempermalukan Barca sendiri. Pertandingan itu berjalan membingungkan bagi Barca sendiri, sempat dominan tapi gagal bikin gol.

Pique berkata bahwa Madrid saat itu adalah Madrid terburuk yang pernah dia saksikan. Namun, skor akhir sudah cukup jadi bukti, Barca kalah dan Madrid menang.

Bukankah itu berarti Barcelona gagal mengalahkan "Madrid terburuk" seperti yang dikatakan Pique? Bukankah itu berarti Barcelona lebih buruk dari "Madrid terburuk" itu?

2 dari 3 halaman

Dalih-Dalih Barcelona

Tidak hanya Pique yang melontarkan komentar kontroversial. Quique Setien menyebut performa timnya sudah luar biasa dan Sergio Busquets berkata gol Vinicius Junior beruntung karena sempat menyentuh tubuh Pique.

Lionel Messi dibungkam, Barcelona tidak punya cara lain. Kekalahan itu juga datang karena Messi tidak mendapatkan suplai bola yang cukup, tidak punya partner yang seimbang.

Gaya bermain Barca juga tidak benar-benar meyakinkan. Setien mencoba mengembalikan gaya dominasi bola dan umpan-umpan pendek, tapi pemain Barca yang sekarang masih belum cukup kuat.

3 dari 3 halaman

Harus Melihat Sekeliling

Masih mengutip Marca, Barca yang sekarang terbilang cacat. Sepak bola mereka bergantung pada Messi, lalu ada pemain seperti Antoine Griezmann yang digunakan dengan keliru.

Ada kiper sekelas Ter Stegen yang berulang kali menyelamatkan tim, ada beberapa pemain penting yang terpaksa menepi karena cedera.

Barcelona membutuhkan kerendahan hati dan tidak meremehkan kemenangan yang diraih dengan "bermain buruk". Sebab, bagaimanapun hanya tiga poin yang dihitung.

Sumber: Marca

KOMENTAR