BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Ketika Komentar Ronald Koeman Berlawanan dengan Prinsip Barcelona

21-12-2020 04:30 | Richard Andreas

Pelatih Barcelona Ronald Koeman. (c) AP Photo Pelatih Barcelona Ronald Koeman. (c) AP Photo

Bola.net - Ronald Koeman kembali diragukan setelah Barcelona lagi-lagi kehilangan poin di La Liga. Sabtu (19/12/2020) akhir pekan lalu, Barca hanya sanggup bermain imbang 2-2 kala menjamu Valencia di Camp Nou.

Hasil ini terbilang mengecewakan. Baca tertahan di peringkat ke-5 klasemen sementara dengan 21 poin dari 13 pertandingan, jarak antara pemuncak klasemen semakin lebar.

Adapun dari ke-13 pertandingan itu, Barca lebih banyak imbang dan kalah (3+4) daripada menang (6). Situasi mulai mengkhawatirkan meski musim masih sangat panjang.

Koeman bisa berdalih proyek perubahan besar-besaran yang butuh waktu, tapi sepertinya perubahan ini pun terlalu ekstrem dan berlawanan dengan prinsip klub.

Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

Main lima bek, bukan kebiasaan Barca

Pada laga kemarin, saat skor masih imbang 2-2, Koeman justru memasukkan Clement Lenglet untuk menutup pertandingan dengan tiga bek tengah, alias formasi lima bek dalam mode defensif.

"Saat skor masih 2-1 kami menyerang, tapi kami pun tahu kapan harus bertahan dan saya bermain dengan tiga bek tengah di belakang untuk mengontrol pertandingan lebih baik," kata Koeman.

Ini bukan pertama kalinya Koeman memilih mengakhiri pertandingan dengan lima bek dan skor ketat, inilah yang berlawanan dengan prinsip Barca 'bertahan dengan bola'.

2 dari 2 halaman

Semakin diragukan

"Ada masa-masa di mana tidaklah penting bermain baik atau menciptakan banyak peluang, lebih penting meraih hasil di akhir pertandingan," lanjut Koeman.

Keputusan Koeman ini terbilang ekstrem. Gaya bermainnya pun tidak terlalu meyakinkan, justru semakin membuatnya diragukan.

Keputusannya memilih starting line-up, pergantian pemain, manajemen skuad, dan konflik dengan Riqui Puig serta Miralem Pjanic pun tidak membantu posisi Koeman.

Kini dengan pemilihan presiden baru kian dekat, mungkinkah Koeman dipertahankan musim depan?

Sumber: Marca

KOMENTAR