BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Kepergian Lionel Messi dari Barcelona Akan Terasa Sangat Menyakitkan Bagi La Liga

27-08-2020 04:21 | Ari Prayoga

Bintang Barcelona, Lionel Messi, tampak kecewa saat timnya kalah atas Bayern Munchen pada babak perempat final Liga Champions hari Sabtu (15/8/2020). (c) AP Photo Bintang Barcelona, Lionel Messi, tampak kecewa saat timnya kalah atas Bayern Munchen pada babak perempat final Liga Champions hari Sabtu (15/8/2020). (c) AP Photo

Bola.net - Kepergian Lionel Messi dari Barcelona akan menjadi pukulan telak bagi La Liga. Hal tersebut disampaikan oleh mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon.

Seperti diberitakan sebelumnya, Messi kabarnya telah mengajukan permintaan kepada pihak manajemen Barcelona untuk hengkang pada musim panas ini.

Messi diyakini sangat kecewa dengan prestasi Barcelona pada musim 2019/20, terutama setelah kekalahan memalukan dengan skor 2-8 dari Bayern Munchen di perempat final Liga Champions.

1 dari 2 halaman

Penilaian Ramon Calderon

Hanya berselang dua tahun setelah ditinggal Cristiano Ronaldo, kini La Liga bakal kehilangan satu megabintang lagi. Calderon pun turut sedih dengan situasi ini.

"[Jika Messi pergi], itu akan sangat menyakitkan bagi citra, kualitas, pertunjukan La Liga. Kami sangat beruntung memiliki Cristiano Ronaldo dan Messi bermain di liga kami dalam 10 tahun terakhir, dua pemain terbaik di dunia sejauh ini," ujar Calderon kepada Stats Perform News.

"Mereka tak akan ada di sini lagi, tak satu pun dari mereka akan bersama kami. Hal ini sangat menyakitkan bagi liga kami dan para fans," tambah Calderon.

2 dari 2 halaman

Kekagetan Ramon Calderon

Lebih lanjut, Calderon mengaku sangat terkejut dengan keinginan Messi untuk meninggalkan Barcelona, terutama karena ia sudah meraih segalanya bersama klub Catalan tersebut.

"Kekalahan atas Bayern pasti sangat menyakiti dia. Itu membuat Messi mempertimbangkan masa depannya, terutama karena ada Piala Dunia dalam dua tahun mendatang. Saya yakin dia berambisi ada di sana dan menjadi juara," tutur Calderon.

"Jadi, mungkin dia merasa bahwa masa depan Barcelona bukanlah yang terbaik bagi tujuannya dan dia mengambil keputusan tersebut," imbuh Calderon.

"Hal ini sedikit mengejutkan saya karena saya pikir dia sudah memutuskan untuk mengakhiri karier di Barcelona, tetapi sepertinya situasi terkini mempengaruhi dia untuk hengkang," tukasnya.

Sumber: Stats Perform News

KOMENTAR