BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Juventus Inginkan Ansu Fati, Barcelona Katakan Tidak!

28-05-2020 16:20 | Serafin Unus Pasi

Bintang muda Barcelona, Ansu Fati, merayakan golnya bersama Lionel Messi. (c) AP Photo Bintang muda Barcelona, Ansu Fati, merayakan golnya bersama Lionel Messi. (c) AP Photo

Bola.net - Asa Juventus untuk mendapatkan tanda tangan Ansu Fati harus kandas di tengah jalan. Barcelona diberitakan sama sekali enggan melepas pemain muda berbakat mereka ke Juventus.

Beberapa pekan terakhir, Barcelona diberitakan tengah mengadakan diskusi dengan Juventus. Tim asal Catalunya itu diberitakan ingin membajak gelandang milik Si Nyonya Tua, Miralem Pjanic.

Pihak Juventus disebut tidak keberatan melepaskan Pjanic ke Barca. Namun sebagai gantinya, mereka menginginkan penyerang muda milik Barca, Ansu Fati.

Sport mengklaim bahwa harapan Juventus untuk merekrut Fati harus pupus. Pasalnya Barca ogah melepaskan sang pemain di musim panas nanti.

Simak situasi transfer Fati selengkapnya di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Aset Berharga

Menurut laporan tersebut, Quique Setien menolak wacana pertukaran Ansu Fati dan Miralem Pjanic.

Setien dan tim pelatih Barcelona menilai Fati merupakan pemain muda dengan bakat yang luar biasa besar. Ia diyakini bisa menjadi sosok Lionel Messi yang baru untuk skuat Barcelona.

Untuk itu Setien mewanti-wanti manajemen Barca untuk tidak mendengarkan tawaran apapun yang masuk untuk Fati.

2 dari 3 halaman

Bakal Lebih Dilibatkan

Menurut laporan tersebut, Setien juga sudah punya rencana untuk Fati di musim 2020/21 mendatang.

Sang pelatih berencana lebih memberikan jam bermain untuk sang pemuda. Ia ingin memacu perkembangan sang pemain di skuat Barcelona.

Harapannya pemain kelahiran Guinnea-Bissau itu bisa semakin memberikan kontribusi bagi lini serang Barcelona musim depan.

3 dari 3 halaman

Situasi Kontrak

Pihak Barcelona punya posisi yang kaut untuk mempertahankan Fati di musim panas nanti.

Ia baru meneken kontrak di Camp Nou hingga tahun 2022 dengan opsi perpanjangan dua tahun hingga tahun 2024.

(Sport)

KOMENTAR