BERITA PIALA EROPA BUNDESLIGA LAINNYA

Grogi, Ronald Koeman Gak Kuat Nonton Real Madrid vs Sevilla

11-05-2021 14:59 | Richard Andreas

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, melakukan protes pada wasit usai laga melawan Sevilla di pekan ke-35 La Liga 2020/2021 (c) AP Photo Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, melakukan protes pada wasit usai laga melawan Sevilla di pekan ke-35 La Liga 2020/2021 (c) AP Photo

Bola.net - Ronald Koeman mengaku tidak sanggup menonton pertandingan Real Madrid vs Sevilla sampai tuntas. Laga itu jadi laga penentu perebutan gelar juara La Liga 2020/21.

Andai Madrid memenangi pertandingan itu, Barca hanya bisa gigit jari. Madrid akan otomatis naik ke peringkat pertama dan unggul dalam persaingan merebut gelar juara.

Untungya laga tersebut berakhir imbang 2-2. Artinya posisi tim tidak berubah, Atletico masih di puncak, Madrid di peringkat dua, dan Barca di peringkat tiga.

1 dari 2 halaman

Gak kuat nonton

Sebelum laga tersebut, Barcelona bermain imbang 0-0 dengan Atletico Madrid. Padahal jika menang seharusnya Barca bisa naik ke puncak klasemen sementara.

Karena itulah duel Madrid vs Sevilla juga penting bagi Koeman dan Barca. Menariknya, Koeman ternyata hanya bisa menonton sekitar 20 menit awal pertandingan.

"Saya menonton 20 menit pertama pertandingan Madrid, tapi lalu menggantinya ke laga Milan lawan Juventus karena saya merasa sedikit grogi menontonnya," kata Koeman kepada Marca.

"Saya lebih suka menonton pertandingan lain, lalu mencari cari hasil akhirnya ketika pertandingan rival sudah selesai."

2 dari 2 halaman

Masa depan di Barca

Di sesi wawancara yang sama, Koeman kembali ditanyai wartawan soal masa depannya di Barca. Kali ini dia sepertinya sudah terlalu kesal untuk menjawab. Koeman heran mengapa di Spanyol masa depannya selalu jadi topik utama.

"Saya kira bukan hanya masa depan saya yang dibicarakan," sambung Koeman.

"Ada pelatih-pelatih lain yang masa depannya juga dibahas. Mungkin hal itu sudah biasa di sini [Spanyol], dan saya tidak punya hak untuk mengubahnya."

"Penting menganalisis musim kami dan perubahan-perubahan yang terjadi," tutupnya.

Sumber: Marca

KOMENTAR