BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Felipe Melo: Saya Bisa Saja Buat Sejarah Bersama Real Madrid

12-06-2020 07:59 | Yaumil Azis

Mantan pemain Inter Milan, Felipe Melo. (c) Inter.it Mantan pemain Inter Milan, Felipe Melo. (c) Inter.it

Bola.net - Mantan gelandang Juventus dan Inter Milan, Felipe Melo, mengakui bahwa dirinya nyaris bergabung dengan Real Madrid. Namun insiden dengan Arjen Robben membuat kepindahannya urung terjadi.

Dengan usianya yang sudah menyentuh angka 36 tahun, kini Melo sedang menikmati masa-masa terakhirnya bermain di rumput hijau. Sekarang ia sedang memperkuat klub Brasil, Palmeiras.

Melo mungkin boleh membanggakan karirnya kepada anak cucunya. Bagaimana tidak, ia pernah merasakan berbagai pentas sepak bola papan atas bersama klub besar seperti Juventus dan Inter Milan.

Bahkan, pada satu titik, ia bisa saja bergabung dengan skuat Galacticos Real Madrid. Sayangnya satu insiden yang juga melibatkan Arjen Robben membuat kepindahannya gagal terjadi.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Gara-gara Menginjak Kaki Robben

Saat berbincang dengan AS, Melo mengakui bahwa dirinya sudah mencapai kesepakatan dengan klub berjuluk Los Merengues tersebut. Sampai sebuah insiden terjadi dalam ajang Piala Dunia 1010.

Kala itu, Melo sedang memperkuat Timnas Brasil yang bertemu dengan Belanda. Pada suatu waktu, ia diganjar kartu merah lantaran menginjak kaki Arjen Robben yang sebenarnya sudah tidak lagi memperkuat Real Madrid.

"Kami sudah mencapai kesepakatan, semuanya sudah selesai, namun, ya, itu terjadi dan seperti itulah adanya. Saya bertahan di Juve lalu pindah ke Galatasaray," ujarnya.

Melo tidak menyesali kegagalan itu. "Di sana, saya menjadi pemain Brasil terbaik dalam sepak bola Turki, menjuarai beberapa trofi: delapan dalam empat tahun. Itu luar biasa," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Bisa Membuat Sejarah di Madrid

Ia percaya bahwa dirinya bisa menciptakan sejarah di Real Madrid. Namun, seandainya kepindahannya ke Santiago Bernabeu terealisasi, maka Melo tidak bisa menjadi sosok idola di Galatasaray.

"Saya bisa saja membuat sejarah dengan Real Madrid, tapi mungkin saya tidak akan merasakan pemujaan yang saya dapatkan hari ini di Galatasaray, klub yang akan tetap ada di hati saya selamanya," pungkasnya.

Melo bermain untuk Galatasaray selama empat musim sebelum tawaran dari Inter Milan datang pada tahun 2015. Dalam kurun waktu itu, ia mencatatkan total 18 gol dari 154 penampilan di semua kompetisi.

(Football Italia)

KOMENTAR