BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Dengan Segala Respek, Hanya Ada Satu Pemain Terbaik: Lionel Messi!

20-11-2020 10:00 | Richard Andreas

Lionel Messi di laga melawan Leganes pada pekan ke-29 La Liga, Rabu (17/6/2020) dini hari WIB. (c) LaLiga
Lionel Messi di laga melawan Leganes pada pekan ke-29 La Liga, Rabu (17/6/2020) dini hari WIB. (c) LaLiga

Bola.net - Ivan Rakitic sekali lagi menegaskan bahwa Lionel Messi tidak bisa dibandingkan dengan pemain-pemain terbaik lainnya. Benar ada banyak pemain top, tapi Messi lebih dari itu.

Rakitic tiba di Barcelona dari Sevilla pada tahun 2014. Dia pun menempuh lebih dari 300 pertandingan di semua kompetisi, mencetak 35 gol dan 42 assists, lalu dilepas pergi musim panas lalu.

Messi adalah salah satu pemain yang paling sering menikmati operan-operan Rakitic. Mereka berdua saling membantu meraih empat gelar La Liga dan satu Liga Champions.

Kini Rakitic kembali bicara soal kualitas mantan rekannya itu. Apa katanya? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!

1 dari 3 halaman

Maaf, hanya ada satu si nomor satu

Messi umum disebut sebagai pesepak bola terbaik sepanjang masa, enam Ballon d'Or jadi saksi. Kini, Rakitic pun menjamin bahwa pandangan itu benar, bahwa Messi benar si nomor satu di antara yang terbaik.

"100 persen. Tidak penting siapa Anda, Anda hanya perlu menonton dan menikmati pemain yang satu ini. Dia ada di level berbeda," kata Rakitic di laman resmi FIFA.

"Dengan segala respek untuk pemain-pemain hebat lainnya, hanya ada satu pemain nomor satu -- itu Leo. Memainkan 311 pertandingan di samping dia adalah mimpi."

"Saya sangat menikmati masa-masa itu. Saya hanya ingin berkata: 'Terima kasih untuk segalanya, Leo, sebab Anda tidak pernah tahu betapa besar kesempatan bermain di samping Anda'," imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Bagian dari sejarah

Kepergian Rakitic dari Barcelona mungkin buruk, seolah-olah habis manis sepah dibuang. Namun, dia hanya bisa merasa bangga ketika menengok ke belakang.

"Enam tahun, 311 pertandingan -- pemain asing dengan jumlah pertandingan keempat terbanyak di bawah Messi, Dani Alves, dan Mascherano -- 13 gelar," lanjut Rakitic.

"Saya kira sayha boleh berkata bahwa saya adalah bagian dari sejarah klub. Saya mendapatkan begitu banyak hal dalam enam tahun itu."

3 dari 3 halaman

Selalu Barcelona

Sebab itu, Rakitic mengaku tidak pernah bisa membenci Barca. Memang kepergiannya buruk, tapi dia punya terlalu banyak kenangan manis.

"Saya akan terus menempatkan Barcelona di hati untuk sisa hidup saya, soal klub, kota, orang-orangnya," sambung Rakitic.

"Keluarga saya tumbuh di sana, anak perempuan termuda saya pun terlahir di Barcelona. Saya sangat bangga akan masa-masa saya di sana," tandasnya.

Sumber: FIFA

KOMENTAR