BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Dendam Kesumat Deschamps Terhadap Benzema: Saya Takkan Lupa Kata-katanya

18-01-2021 14:07 | Yaumil Azis

Karim Benzema menjadi pahlawan kemenangan Real Madrid atas Athletic Bilbao, Rabu (16/12/2020) (c) AP Photo Karim Benzema menjadi pahlawan kemenangan Real Madrid atas Athletic Bilbao, Rabu (16/12/2020) (c) AP Photo

Bola.net - Bos Timnas Prancis, Didier Deschamps, menyimpan dendam terhadap Karim Benzema. Ia mengaku takkan melupakan kata-kata menyakitkan hati yang pernah diutarakan oleh penyerang Real Madrid tersebut.

Sampai sekarang, Benzema belum pernah lagi mengenakan seragam Timnas Prancis. Bukan karena hubungannya dengan Deschamps yang retak, melainkan kasus lain yang melibatkan mantan rekannya, Mathieu Valbuena.

Kasus tersebut terjadi pada tahun 2015. Namun Benzema sendiri percaya bahwa dirinya 'diasingkan' dari Timnas Prancis lantaran latar belakangnya yang berasal dari negara Timur Tengah, Aljazair.

"Deschamps tunduk terhadap tekanan dari bagian rasis Prancis," kata Benzema kepada Marca pada tahun 2016 lalu.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Deschamps Takkan Lupa

Ungkapan tersebut benar-benar disimpan oleh Deschamps. Bahkan, ketika sudah empat tahu berlalu, rasa sakitnya masih sama. Pernyataan tersebut membuat keluarganya juga ikut terlibat sampai mendapatkan ancaman.

"Perkataannya meninggalkan bekas. Meski kata-kata itu telah sedikit luntur karena waktu, saya tidak bisa melupakannya," ungkap Deschamps kepada RTL.

"Ini bukan cuma soal Karim Benzema saja, ada komentar dari orang lain yang membawa kekerasan terhadap keluarga saya," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Cantona Pernah Berkomentar Serupa

Deschamps pernah melayangkan tuntutan kepada Benzema karena klaim itu, di mana rumahnya mendapatkan serangan dari orang-orang pro-Benzema. Sayangnya, pengadilan tidak memberikan hukuman kepada pria berumur 33 tahun itu.

Bukan cuma Benzema yang memiliki keyakinan seperti itu. Legenda Prancis dan Manchester United, Eric Cantona, juga pernah mengungkapkan hal serupa saat berbincang dengan the Guardian pada tahun 2016 lalu.

"Benzema dan [Hatem] Ben Arfa adalah dua pemain terbaik Prancis dan takkan bermain di Euro. Dan pastinya, Benzema dan Ben Arfa, merupakan keturunan Afrika Utara. Jadi, debat ini masih berlanjut," katanya.

(Marca)

KOMENTAR