BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Dari Dani Alves Hingga Ronaldinho, Ini 10 Rekan Terbaik Lionel Messi

24-06-2020 21:35 | Dimas Ardi Prasetya

Lionel Messi (c) LaLiga Lionel Messi (c) LaLiga

Bola.net - Inilah rangking 10 besar rekan terbaik Lionel Messi baik di Timnas Argentina dan di Barcelona, yang dinilai berdasarkan koneksinya dengan La Pulga di atas lapangan.

Messi memang seorang superstar yang sangat hebat. Pemain yang genap berusia 33 tahun pada 24 Juni 2020 ini telah mencetak ratusan gol dan assist.

Namun performanya yang apik di lapangan tentu juga tidak lepas dari bantuan pemain lain. Para pemain ini membantunya dengan berbagai cara.

Mereka mampu membentuk kerjasama dan koneksi yang solid dengan La Pulga. Lalu siapa saja 10 pemain itu dan di rangking mana mereka berada?

Simak informasinya di bawah ini, seperti dilansir oleh Bleacher Report.

1 dari 10 halaman

1. Dani Alves

Lionel Messi dan Dani Alves bermain bersama sebanyak 349 kali di Barcelona. Mereka bekerja sama dari tahun 2008 hingga 2016.

Mereka kerap bekerja sama karena bermain di area kanan Barca. Alves sering bekerjasama dengan Messi untuk memporak-porandakan pertahanan lawan dari sektor ini, khususnya dengan umpan satu-dua meski berada di area yang sempit.

Alves akan menyerang dengan memanfaatkan lebar lapangan. Ia juga mengawal area kanan tersebut di saat Messi bergerak menusuk masuk.

Alves pun paham dengan pergerakan Messi. Alhasil bek asal Brasil ini menjadi pemain yang sering memberikan assist pada La Pulga. Di La Liga saja, ia tercatat telah memberikan 26 assist kepadanya.

Alves juga sangat krusial dalam permainan Lionel Messi. Sebab ia sering membantu Messi melaksanakan kewajibannya dalam bertahan. Dengan demikian La Pulga tak terkuras energinya dan bisa fokus untuk meneror pertahanan lawan.

(Bleacher Report)

2 dari 10 halaman

2. Luis Suarez

Lionel Messi dan Luis Suarez telah saling bekerjasama sejak tahun 2014. Keduanya kini sudah bermain bersama sebanyak 248 kali di Barcelona.

Sebenarnya keduanya sempat tak menjalani start dengan mulus. Sebab ada pertanyaan terkait di mana dan bagaimana keduanya harusnya ditempatkan. Suarez awalnya ditempatkan di sisi kanan dan Messi diposisikan untuk menyerang dari tengah.

Namun kemudian diputuskan bahwa Suarez akan dimainkan sebagai penyerang tengah. Messi pun kembali ke kanan. Keduanya beroperasi di posisi aslinya dan akhirnya mereka membentuk kerjasama yang padu.

Mereka mencetak banyak gol dan saling memberikan assist satu sama lain. Bahkan pada akhirnya Suarez mampu melampaui rekor assist Dani Alves pada Messi pada tahun 2018 lalu.

3 dari 10 halaman

3. Andres Iniesta

Lionel Messi dan Andres Iniesta bermain bareng di Barcelona dari tahun 2004 hingga 2018. Mereka tercatat berlaga di lapangan bersama-sama sebanyak 489 kali.

Iniesta sendiri lebih sering diasosiasikan dengan partnernya di lapangan tengah yakni Xavi. Namun demikian, pemain asal Spanyol ini juga mampu membentuk kerjasama yang padu dengan Messi dan membantu Barca meraih sukses.

Kedua pemain ini bahkan seperti memiliki kemampuan bertelepati. Mereka bisa kerap bertukar posisi dan saling melengkapi. Keduanya pun sering bekerjasama dengan umpan satu-dua maupun umpan terobosan.

Hal ini terjadi karena dari tiga pemain di lini tengah, Iniesta adalah pemain yang paling sering bergerak maju. Perpaduannya dengan Messi terlihat indah dan sulit dihentikan.

4 dari 10 halaman

4. Sergio Busquets

Salah satu dari sedikit pemain yang masih aktif bermain di Barcelona yang masuk di daftar ini. Sergio Busquets sendiri telah bermain bersama Lionel Messi sebanyak 515 kali sejak tahun 2008.

Keduanya sebenarnya terpisah cukup jauh di lapangan karena tugas mereka memang berbeda. Meski demikian hal tersebut tak menghalangi keduanya untuk bisa menciptakan gol bagi Barca. Busquets mampu memberikan umpan pada Messi di depan dari lini tengah.

Busquets kerap menggunakan penyamaran yang luar biasa pada operan-operannya dan pergerakannya, terus menerus mengirim bek-bek lawan (dan mata penonton) melihat ke arah yang salah, menciptakan jalur untuk menemukan Messi. Dan dari sana, Messi berbalik dan mendatangkan malapetaka bagi tim lawan.

Bahkan setelah sekian lama, lebih dari satu dekade, jalur untuk mengumpan ini terus terbuka dan sering digunakan. Tidak ada yang bisa menghentikannya, dan itu tetap merupakan prinsip penting dalam permainan tim.

5 dari 10 halaman

5. Pedro

Pedro dan Lionel Messi bermain bersama sejak tahun 2008 hingga 2015. Mereka bermain bersama sebanyak 270 kali.

Nama Pedro tidak sementereng Neymar atau Ronaldinho. Namun ia termasuk salah satu pemain paling cerdas yang pernah bermain bersama Messi.

Pedro pada dasarnya menyerupai Thomas Muller versi Spanyol di Barca. Ia bereaksi dan bergerak sesuai dengan ruang yang terbuka ketika Messi mengeluarkan sihirnya.

Ia mengubah gerakan dan momen kecil ini menjadi nyaris 100 gol untuk Barca di semua kompetisi. Pedro merupakan seorang oportunis yang luar biasa dan finisher dua kaki yang keren, Pedro melakukan lebih banyak untuk Barca daripada banyak pemain dengan talenta yang lebih hebat darinya karena ia mengerti bagaimana menggunakan kecemerlangan Messi untuk keuntungan dirinya (dan timnya).

6 dari 10 halaman

6. Neymar

Lionel Messi dan Neymar bermain bareng dari Barcelona dari tahun 2013 hingga 2017. Mereka berduet sebanyak 161 kali di atas lapangan.

Neymar termasuk pemain yang suka berlama-lama menggiring bola. Ia akan menjadi pusat permainan satu tim. Tipe pemain seperti ini biasanya akan bentrok dengan Messi di Barca.

Ada beberapa pemain yang gaya mainnya mirip Neymar di Barca dan kemudian gagal berkembang. Contohnya saja Philippe Coutinho, dan kini mungkin saja Antoine Griezmann.

Namun demikian Neymar dan Messi ternyata mampu bekerjasama dengan baik di atas lapangan. Mereka saling membantu di depan dan saling bergiliran mencetak gol. Mereka akan mustahil dihentikan ketika bermain dalam kondisi terbaiknya.

7 dari 10 halaman

7. Xavi

Xavi dan Lionel Messi bermain bersama di Barcelona dari tahun 2004 hingga 2015. Mereka tampil bersama-sama sebanyak 399 kali di atas lapangan.

Dari periode 2008 hingga 2014, lini tengah Barcelona menjadi lini tengah yang sangat tangguh. Mereka memiliki Xavi, Andres Iniesta, dan Sergio Busquets. Gaya main ala tiki-taka pun menjadi tren dan membuat Blaugrana meraih banyak trofi juara.

Xavi sendiri memiliki koneksi yang kuat bersama Messi. Sebab keduanya sama-sama bermain di sisi kanan Barcelona. Keduanya tentu saling bertukar umpan.

Namun umpan-umpan dari Xavi pada Messi tentu bukan umpan biasa. Ia kerap memberikan umpan meski di area yang penuh kerumunan pemain lawan. Umpan seperti ini akan sulit diciptakan pemain biasa.

8 dari 10 halaman

8. Ronaldinho

Lionel Messi dan Ronaldinho bermain bersama hanya sebanyak 80 kali. Keduanya bermain bareng di Barcelona dari tahun 2004 hingga 2008.

Memang ada banyak pemain yang lebih sering tampil bersama Messi ketimbang Ronaldinho. Namun tak banyak yang mampu mengklaim memiliki pengaruh besar pada La Pulga seperti yang dilakukan legenda asal Brasil tersebut.

Gol perdana Messi di Barca tak lepas dari bantuan Ronaldinho. Sejak saat itu keduanya membentuk kerjasama yang sangat apik di atas lapangan.

Ronaldinho tentu sangat berjasa membantu mengembangkan bakat yang dimiliki oleh Messi. Alhasil hanya dalam beberapa tahun La Pulga mampu berkembang jadi pemain kelas dunia.

9 dari 10 halaman

9. Jordi Alba

Jordi Alba telah bermain bersama Lionel Messi sebanyak 290 kali. Keduanya telah bermain bersama di Barcelona sejak tahun 2012.

Banyak serangan berbahaya Barcelona tercipta berkat kerjasama kedua pemain ini, meski keduanya terpisah jauh dalam posisinya di atas lapangan. Uniknya pola serangannya seringkali mirip.

Hampir semua assist Alba pada Messi merupakan bola rendah ke dalam kotak penalti. Alba sendiri mampu memahami dan mengantisipasi pergerakan La Pulga dengan baik.

Dari tahun 2012 hingga 2016, kita sering melihat Alba melakukan overlap pada winger kiri, meminta bola dan kemudian mengumpankannya pada Messi. Sejak tahun 2017, koneksi keduanya makin kuat dan mereka bahkan sering terlihat melakukan taktik one-two untuk menembus pertahanan lawan.

10 dari 10 halaman

10. Javier Mascherano

Lionel Messi dan Javier Mascherano bermain bersama selama 413 pertandingan. Mereka bermain bareng di Barcelona (2010-2018) dan timnas Argentina (2005-2018).

Unsur klub plus negara itu adalah alasan utama mengapa ia masuk dalam daftar ini. Interaksi mereka di lapangan di Barcelona terbatas karena fakta Mascherano bermain sebagai bek tengah daripada di posisi aslinya sebagai gelandang bertahan. Namun di panggung internasional mereka bergabung untuk membentuk dua titik referensi paling penting di lapangan: jenderal lini tengah dan bintang penyerang.

Kegagalan Argentina yang tidak dapat dijelaskan untuk memenangkan trofi internasional selama karir Messi menjadi cerminan buruk pada banyak pihak (pemain dan manajer), tetapi tidak demikian dengan Mascherano. Ia menjalankan tugasnya sebagai bek yang membuat lini belakang menjadi sulit ditembus dan menstabilkan lini tengah sehingga Messi bisa melakukan tugasnya di lini serang dengan tenang.

KOMENTAR