BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Dani Alves: Wajar Jika Lionel Messi Mengamuk di Barcelona

19-07-2020 20:00 | Ari Prayoga

Ekspresi Lionel Messi dalam laga Barcelona vs Osasuna dalam pentas La Liga pekan ke-37 di Camp Nou, Jumat (17/7/2020). (c) AP Photo Ekspresi Lionel Messi dalam laga Barcelona vs Osasuna dalam pentas La Liga pekan ke-37 di Camp Nou, Jumat (17/7/2020). (c) AP Photo

Bola.net - Mantan bek Barcelona, Dani Alves turut mengomentari situasi terbaru Lionel Messi. Alves menilai wajar jika pemain asal Argentina itu marah besar di skuat Barcelona baru-baru ini.

Asa Barcelona untuk mempertahankan gelar juara La Liga mereka musim ini harus kandas. Rival mereka, Real Madrid berhasil menyalip perolehan poin El Blaugrana dan dinyatakan sebagai juara La Liga pada hari Jumat (17/7) kemarin.

Messi sendiri marah besar setelah kegagalan Barca mengamankan gelar juara La Liga. Ia mengatakan bahwa Barcelona yang sekarang terlalu lemah, dan berpotensi terdepak dari Liga Champions.

Alves menilai sangat wajar ketika Messi marah atas situasi Barcelona saat ini. "Leo adalah pemenang sejati, dan ia benci kalah," ujar Alves kepada Catalunya Radio.

Baca komentar lengkap sang bek di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Mental Juara

Alves yang pernah menjadi rekan setim Messi menilai sang penyerang adalah sosok yang memiliki mentalitas juara. Untuk itu ia sangat tidak senang ketika timnya harus kalah, terutama dari rival mereka Real Madrid.

"Ketika tim ini kalah, sangat normal jika ia marah. Dia selalu ingin menang, karena dia mirip dengan saya, yaitu kami sama-sama slealu ingin menang."

"Dia sudah melakukan pekerjaannya untuk waktu yang lama. Ia tahu apakah timnya bermain dengan baik atau buruk. Itulah mengapa ia bisa berkata-kata seperti itu, karena dia memang tahu kondisinya."

2 dari 3 halaman

Kurang Dukungan

Alves juga menilai wajar jika Messi mengeluhkan kualitas Barcelona secara blak-blakan di Media.

Ia menilai bahwa saat ini manajemen Barcelona kurang memberikan dukungan kepada skuat El Blaugrana untuk menjadi juara, sehingga ia merasa kecewa ketika El Blaugrana gagal menjadi juara.

"Dia sudah menghabiskan bertahun-tahun di Barca, dan ia sudah mengalami banyak hal di sana. Dia tahu apa yang dibutuhkan timnya untuk menjadi juara, dan dia melihat - seperti yang juga saya lihat - bahwa tim ini kurang dukungan." ujarnya.

3 dari 3 halaman

Fokus Terakhir

Barcelona masih memiliki satu kesempatan untuk mengakhiri musim 2019/20 dengan trofi Juara.

El Blaugrana akan menargetkan memenangkan Liga Champions musim ini, di mana mereka akan menghadapi Napoli di leg kedua babak 16 besar Liga Champions.

(Catalunya Radio)

KOMENTAR