BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Courtois vs Oblak: Derby Madrid untuk Berebut Zamora Trophy

03-06-2020 08:28 | Asad Arifin

Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois (c) AP Photo Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois (c) AP Photo

Bola.net - Jan Oblak mendapat tantangan berat untuk mempertahankan gelar Zamora Trophy. Kiper Atletico Madrid itu harus bersaing dengan andalan Real Madrid, Thibaut Courtois.

Zamora Trophy diberikan kepada kiper terbaik La Liga dalam semusim. Jan Oblak sangat dominan dalam perebutan gelar terbaik. Pria asal Slovenia sudah empat musim beruntun meraih Zamora Trophy.

Jan Oblak pertama kali meraih gelar Zamora Trophy pada musim 2015/2016. Kala itu, dia hanya kebobolan 18 gol dari 38 laga yang dimainkan di La Liga bersama Atletico Madrid.

Courtois juga punya pengalaman meraih Zamora Trophy. Kiper asal Belgia tersebut punya dua gelar, musim 2012/2013 dan 2013/2014. Saat itu, Courtois bermain untuk Atletico Madrid.

1 dari 2 halaman

Thibaut Courtois vs Jan Oblak

Terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi seorang kiper La Liga untuk meraih Zamora Trophy. Bukan hanya soal jumlah kebobolan yang sedikit, nominasi peraih Zamora Trophy juga harus memainkan minimal 28 laga, dengan catatan satu laga minimal 60 menit.

Jan Oblak telah memainkan 27 laga di La Liga. Semuanya sebagai pemain inti. Mantan kiper Benfica tersebut juga tidak pernah digantikan. Dia selalu bermain penuh pada laga yang dimainkan Atletico Madrid.

Dari 27 laga, Jan Oblak baru 21 kali kebobolan. Artinya, rasio kebobolan penjaga gawang 27 tahun mencapai 0.78 per laga.

Sementara itu, Thibaut Courtois baru memainkan 24 laga untuk Real Madrid. Mantan kiper Chelsea itu hanya kebobolan 16 gol. Rasio kebobolannya mencapai 0.67 persen gol per laga.

Real Madrid dan Atletico masih punya 11 laga untuk dimainkan. Artinya, keduanya masih punya peluang mencapai minimal 28 laga dan bersaing sebagai kiper terbaik La Liga musim 2019/2020.

2 dari 2 halaman

Tantangan Berat Thibaut Coutois

Peluang Courtois meraih Zamora Trophy sebenarnya cukup besar. Sebelum kompetisi ditangguhkan, dia dalam performa terbaik. Lini belakang Real Madrid menjadi yang paling kokoh di La Liga, baru 19 kali kebobolan.

Andai Courtois mampu meraih Zamora Trophy, maka dia bakal menyamai catatan Iker Casillas. Santo Iker menjadi kiper Real Madrid terakhir yang mampu meraih Zamora Trophy, musim 2007/2008.

Gelar Zamora Trophy juga bisa menjadi bukti bahwa Courtois layak menjadi pemain Real Madrid. Sebab, dia tampil buruk pada musim 2018/2019 lalu dan mendapat banyak kritik dari fans Real Madrid.

Sumber: Marca

KOMENTAR